
"Kenapa demikian, Pangeran pasti akan mengizinkan putri," kata Leni yang tahu jika tidak ada masalah antara mereka berdua, apalagi mereka yang masih pengantin baru tentunya Pangeran akan mengabulkan keinginan Putri.
Karena jelas tidak ada yang tahu jika Ruby bukanlah Putri yang akan dinikahkan dengan Pangeran. Jadi belum ada yang tahu kecuali Raja dan Ratu.
"Aku akan minta izin padanya," kata Ruby yang akan meminta izin untuk keluar istana karena keinginan ingin melihat yang ada diluar.
Mendengar penjelasan Leni membuat Ruby berfikir jika Pangeran Azlan benar-benar baik dan ingin meminta izin padanya, terlepas itu benar atau tidak.
Ruby sudah berniat dan akan keluar Tantunya membuat ia berfikir akan disetujui. Karena itu adalah hal yang mudah. Apalagi hanya memberikan izin saja pasti tidak akan terlalu sulit.
Keinginan Ruby memang tidak terlalu besar, hanya ingin keluar dan berjalan-jalan saja. Tidak ada keinginan lain. Karena ia yang sudah lama terkurung jelas ingin melihat dunia luar.
"Kalau boleh tahu Putri ingin berkunjung kemana?" tanya Leni yang ingin tahu kemana Putri akan pergi.
Melihat sang Putri yang merasa tidak yakin jika keinginan nya itu akan disetujui. membuat Leni penasaran permintaan apa yang ingin Putri Ruby inginkan. Leni jelas merasa panasaran dan ingin tahu.
"Entahlah, aku baru bebas aku ingin tahu seluruh kerajaan ini di dalam atau di luar. Jadi aku ingin jalan-jalan keluar istana," jawab Ruby yang ingin keluar dari kerajaan dan ingin melihat situasi yang ada dalam keadaan di kerajaan
Hal itu sudah jadi keinginan nya sejak awal ia berada di kerajaan. Yang mana Ruby sudah membayangkan bagaimana ke indahan dan pemandangan di sana.
Jadi ia benar-benar ingin keluar dari kerajaan itu terlepas itu sulit atau tidak tapi yang jelas Ruby juga ingin tahu banyak tentang kerajaan itu.
"Kalau di dalam kerajaan hamba bisa mengatarkan Putri," jawab Leni yang bisa mengantarkan mereka didalam kerajaan tapi tidak untuk keluar kerajaan.
Karena tentunya tidak akan masalah jika berjalan-jalan didalam kerajaan. Hal itu juga dilakukan oleh para putri dan Pangeran yang lain.
Jadi tidak akan jadi masalah menurut Leni yang sudah lama berada di sana. Yang mana hal itu juga kegiatan lumrah yang dilakukan oleh para putri dan pangeran kerajaan.
"Benarkah, kalau begitu aku akan keluar sekarang," kata Ruby bersemangat ingin keluar dari kediaman dan juga melihat kerajaan di sana. apa lagi Leni mau menemaninya jelas Hal itu membuat Rubi benar-benar sangat bersemangat dan ingin tahu kondisi yang ada di kerajaan tersebut.
Ruby yang baru saja datangnya mengetahui seluk-beluk Kerajaan Lion, tidak ada masalah jika dia hanya berkeliling di dalam kerajaan dan tidak pergi keluar Hal itulah yang membuat ia benar-benar merasa senang, saat mendengar Leni akan menemaninya dan hal itu jelas membuat Ruby pun langsung ingin keluar setelah dia selesai berdandan.
Betapa senang Ruby jika ia bisa menghilangkan rasa penat sambil berjalan-jalan di sekitar kerajaan dan juga melihat-lihat apa saja yang ada di kerajaan Lion.
"Kau tidak boleh keluar dari kediaman ini," kata Pangeran Azlan yang baru tiba dan mendengar perkataan Ruby.
Ruby juga kaget dengan kedatangan pangeran yang tiba-tiba, ia mengira jika Pangeran tidak akan datang secepat itu dan jelas itu membuat Ruby tidak menyangka jika Pangeran langsung menolaknya dan tidak memperbolehkan dia keluar dari kediamannya itu.
Hal itu benar-benar membuat Ruby merasa bersedih dengan apa yang dikatakan Pangeran, dugaan selama ini benar jika Pangeran pasti akan berusaha menghentikan Ruby.
Dari awal juga terlihat jelas ada sesuatu yang di tutupi Pangeran, entah kenapa membuat Ruby jadi merasa tidak nyaman setiap tindakan yang diinginkan oleh Ruby pasti ditolak oleh pangeran.
"Sudah ku duga, kau tidak akan mengizinkan nya," kata Ruby yang benar-benar kesal dengan apa yang dikatakan oleh pangeran Ia benar-benar tidak menyangka jika Pangeran langsung menolak yang begitu saja dan tidak memperbolehkan dia pergi dari kediamannya.
Padahal sudah sangat jelas bahwa yang menjadi keinginan Ruby. ia ingin keluar dari kerajaan untuk sekedar berjalan-jalan. Tidak disangka ia akan ditolak begitu saja.
Mendengar apa yang dikatakan oleh pangeran jelas Hal itu membuat lebih kesal dan ingin marah kepada pangeran, dengarkan penjelasan dari keseluruhan dia sudah ditolak dan tidak diperbolehkan untuk keluar.
Padahal permintaan itu bukan permintaan yang berat tapi Pangeran langsung menolak begitu saja tanpa memberikan alasan dan basa-basi lain jelas membuat Ruby juga merasa sangat kesal.
"Putri harap sopan berbicara pada Pangeran," kata Dion tidak suka dengan cara bicara Rubi yang memang terlihat begitu kesal dan juga marah kepada pangeran dan Hal itu membuat Dion selaku orang yang selalu bersama dengan pangeran jelas tidak suka dengan sikap rugi tersebut yang seakan-akan tidak menghormati pangeran.
Pangeran melarang Ruby keluar dari istana Karena untuk melindungi keselamatan Ruby, Pangeran sendiri juga tidak ingin terjadi sesuatu kepada lebih membuat makanan juga menolak lebih untuk keluar dari istana sebelum orang tahu kebenarannya.
"Sudah tidak apa-apa Dion, tinggalkan kami berdua," kata Pangeran Azlan nyuruh Dion keluar dan dia sendiri yang akan menjelaskan langsung kepada Ruby.
Situasi dan kondisi yang ada di kerajaan apa alasan kenapa Pangeran tidak mengizinkan Ruby keluar, jadi Pangeran akan menjelaskan keseluruhannya kepada ruby walaupun ruby terlihat sangat kesal. Tapi jika pangeran sudah mengatakan yang sebenarnya Ia pun tidak memiliki beban lagi.
Tak baik juga membiarkan ruby begitu saja tanpa mengetahui alasan pangeran, yang mana akan berujung kesalahpahaman itu pun akan membuat Pangeran kerepotan menghadapi Ruby.
"Tapi Pangeran," kata Dion yang enggan meninggalkan pangeran sendirian apalagi bicara dengan ruby. melihat jelas apa sikap Ruby yang begitu kasar membuat Dion juga tidak suka dengan ubi dan tidak ingin meninggalkan Pangeran Azlan sendirian bersama Ruby.
Dion takut jika Pangeran Azlan di bully karena kelumpuhan nya, atau diperlakukan buruk seperti orang pada umumnya yang membicarakan tentang kekurangan Pangeran.
"Putri tidak akan menyakiti ku, lagi pula ia akan membantu ku," kata Pangeran meyakinkan Dion yang khawatir padanya. "Bukan begitu putri?" Pangeran Azlan menatap Putri Ruby yang ada di hadapannya.
Ruby hanya memberikan tatapan sinis dan tidak suka dengan apa yang dilakukan Pangeran, yang mana hal itu membuat Dion merasa engga meninggalkan Pangeran. Tapi karena itu perintah ia pun akhirnya pergi.