
"Benarkah, kami tidak tahu. Maaf putri," kata Leni merasa bersalah, karena tidak tahu ternyata kehidupan putri Ruby begitu menderita.
Melihat apa kan oleh Ruby tidak ada kebohongan, hingga membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan percaya. dan terlihat jelas jika dari perawakan Ruby yang kurus dan tidak mengetahui tentang tata krama kerajaan, jelas sudah menjadi bukti bahwa Ruby memang tidak diperhatikan oleh kedua orang tuanya dan bahkan dijahati oleh kakaknya sendiri.
"Tidak apa-apa, tapi kenapa Pangeran lama?" tanya Ruby yang sudah rapi dan bersiap untuk pergi berangkat ke pesta. Ia melihat dandanan dirinya di kaca rias yang benar-benar cantik dan penampilannya memang benar-benar sangat memukau membuat Ruby pun tidak sabar untuk menghadiri pesta.
Maka dari itu dia bertanya keberadaan pangeran, Karena Pangeran Azlan sudah berjanji akan berangkat ke pesta bersama-sama, jadi jelas membuat lebih menunggu sampai Pangeran datang. Karena pangeran yang tahu di mana pesta itu akan diadakan jadi lebih cukup mengikuti Pangeran saja.
Dari tadi Ruby tidak mendengar suara Pangeran datang dan juga tidak mendengar suara Pangeran memanggil, jadi dia pun berusaha menanyakan keberadaan pangeran
"Aku sudah menunggu mu dari tadi di sini. Kenapa kau bertanya tentang aku?" tanya Pangeran Azlan saat itu membuat Ruby terdiam dan juga tersenyum ke arah pangeran.
Ia tidak menyadarinya sama sekali jika pelanggaran sudah berada di sana. Hal itu membuat lebih benar-benar malu karena dari tadi dia asik bercerita tentang dirinya, tambah memperhatikan kedatangan Pangeran. Yang ternyata pangeran sudah berada di sana dan mendengarkan cerita Ruby tentunya.
"Pangeran." Ruby langsung melihat ke arah pangeran yang didampingi oleh Dion karena dia merupakan orang kepercayaan Pangeran jadi dia tentunya ada bersama pangeran.
Seketika Leni dan para Dayang yang lain langsung memberi hormat pada Pangeran.
Pangeran Azlan menyuruh mereka pergi, karena Ruby akan datang ke pesta penyambutan bersama dengannya.
"Apa kau sudah siap?" tanya Pangeran Azlan memastikan jika ruby sudah bersiap sesuai dengan janjinya. Pangeran datang untuk menjemput Ruby, agar mereka bisa datang ke pesta itu bersama-sama. Apalagi pesta penyambutan yang diadakan oleh sang raja dikhususkan untuk menyambut Ruby sebagai menantunya.
Yang jelas hal itu membuat Pangeran juga tidak sabar lagi ingin menghadiri pesta tersebut dan melihat orang-orang yang akan datang di acara pesta itu.
Masih banyak sekali yang tidak suka dengan pesta tersebut karena terlalu berlebihan. Tapi menurut Pangeran itu lebih baik daripada orang-orang tidak tahu siapa istri yang sebenarnya karena semua pasti mengira jika Pangeran Azlan menikah dengan Putri Alinza yang merupakan Putri pertama dari kerajaan Teratai.
Yang nyatanya bukan seperti itu ketika ini pesta tersebut merupakan pesta di mana raja akan memberitahukan kebenarannya, kepada semua keluarga Kerajaan. Hingga membuat Pangeran juga tidak sabar lagi ingin melihat ekspresi mereka pasti akan bermacam-macam. Itu merupakan hal yang pasti menggembirakan untuk musuh adalah putri kedua kerajaan teratai terkenal begitu buruk hingga membuat Pangeran masih akan dapat cibiran.
"Jelas sudah, bagaimana penampilanku?" tanya Ruby sambil berdiri dan berputar secara anggun di depan Pangeran.
"Tentu saja cantik," kata Ruby lagi yang memuji dirinya sendiri daripada menunggu pendapat Pangeran Azlan yang malah diam tak berucap.
"Kalau tahu kau cantik kenapa meski bertanya padaku," kata Pangeran Azlan yang tidak bisa mengucapkan pujian itu yang malah sudah terucap oleh Ruby sendiri.
Ruby yang tersenyum senang dengan jawaban dari pangeran, Ia tidak menyangka jika Pangeran asuran bisa malu seperti itu. Padahal dia hanya bercanda menanyakan tentang penampilannya, tapi tidak mengira jika dia melihat ekspresi berbeda dari Pangeran yang jarang sekali ia lihat.
"Aku hanya ingin menaikkan peran," kata Ruby lagi yang ingin memberikan kejutan untuk keluarga kerajaan yang hadir di pesta penyambutan.
Ruby jelas tahu bagaimana yang diharapkan oleh orang-orang yang benci dengan pangeran, apalagi pangeran yang menikah dengan Ruby yang juga memiliki kekurangan yang sama jelas akan membuat mereka senang. Tapi Ruby juga tidak ingin semua kesenangan mereka akan berjalan mulus, karena setidaknya dia ingin memberikan kejutan juga pada orang-orang
"Apa maksud mu?" Pangeran Azlan yang tidak tahu apa maksud Putri lebih yang sebenarnya ya.
Ia tidak ingin rugi membuat keributan di istana kerajaan apalagi saat pengumuman yang akan disampaikan oleh sang raja. hal itu jelas membuat Pangeran merasa khawatir jika terjadi sesuatu kepada Ruby, padahal sudah benar apa yang dilakukan oleh raja mengumumkan kepada pihak keluarga Kerajaan saja tapi jika Ruby mau ikut campur dan juga membuat kebenaran jelas membuat Pangeran apa yang dilakukan oleh Putri ruby maka dari itu pun dia segera bertanya apa maksud dari ingin melakukan pameran.
"Lihat saja nanti saat di pesta, aku akan buat kejutan," kata Ruby yang lagi-lagi tidak memberitahukan kepada Pangeran apa yang ingin dia lakukan. Hal itu membuat Pangeran semakin penasaran.
"Jangan bertindak macam-macam," kata Pangeran Azlan memperingati ruby untuk tidak bertindak macam-macam, karena hal itu juga akan bisa membahayakan nyawa Ruby. Apalagi Ruby yang baru pertama kali di kerajaan Lion.
Tentunya belum menyesuaikan diri dia yang selama ini tinggal di kerajaan teratai, pastilah tidak tahu apa yang ada terjadi di kerajaan Lion karena permusuhan antara keluarga itulah yang membuat Pangeran Azlan dan juga semakin merasa khawatir jika akan terjadi sesuatu kemudian Ruby.
Maka dari itu dari awal ia sudah memperingati lebih dan memberitahukan siapa saja orang yang perlu dibaspadai, tapi tidak takut akan hal itu dan malah sekarang membuat Pangeran makin merasa khawatir dengan rugi karena tingkahnya yang sulit untuk ditahan dan juga bertindak semuanya sendiri itulah yang membuat Pangeran juga tidak bisa berbuat apa-apa jika aku sudah melakukan sesuatu.
"Tentu saja tidak, aku akan selalu ada di dekat Pangeran. Jadi tidak perlu khawatir," kata Ruby yang memberitahukan kepada Pangeran jika dia tidak akan melakukan hal-hal yang akan membuat Pangeran kesulitan dan dia akan terus berada di dekat Pangeran.
Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh pangeran titik tentunya hal itu akan membuat Pangeran lebih legal lagi jika rugi tidak pergi jauh dari dekatnya. Apalagi mendengar Ruby akan berulah jelas membuat Pangeran juga khawatir tapi mendengar jawabannya itu membuat Pangeran juga menegaskan sekali lagi kepada ruby.
"Aku pegang kata-kata mu, kita berangkat sekarang," kata Pangeran Azlan yang akhirnya pun mengajak lebih untuk berangkat bersama.