
"Ternyata pendirianmu terlalu berlebihan," kata Pangeran Azlan tak mengerti, ia tak menyangka jika Ruby akan marah padanya.
Padahal Iya benar-benar memuji Ruby. tidak ada sedikitpun ingin membuatnya marah ataupun membuatnya kesal, tapi ternyata apa yang dikatakan pangeran sudah menyinggung perasaan rugi hingga membuat ruby pun marah kepadanya.
"Maksudnya aku lebih mengerikan begitu?" tanya Ruby lagi yang sudah terlanjur marah.
Ruby yang saat itu benar-benar berperan sebagai antagonis dan menjawab semua apa yang ditanyakan oleh Paman Zamir dengan nada tidak suka serta bisa membalas Apa yang dilakukan oleh sang Pangeran.
Padahal Pangeran menyukai hal itu dan ingin memujinya tapi sayang semua itu malah dianggap salah oleh ruby dan dikira jika pangeran sudah menyindirnya.
Hal itu benar-benar membuat Pangeran tidak mengerti dengan apa yang dilakukan oleh Ruby, hingga ruby marah kepadanya.
"Sudahlah mari kita kembali," jawab Pangeran Azlan bingung mau bicara apalagi agar Ruby paham.
Pangeran Azlan tidak ingin kesalahpahaman ruby semakin besar, Ia pun akhirnya menghentikan percakapan mereka titik karena tahu mereka tidak akan bisa mencapai percakapan yang benar jika di antara mereka memiliki anggapan yang berbeda.
Tapi, hal itu membuat Ruby kesal dengan apa yang dikatakan oleh pangeran Karena Dia disuruh berhenti titik ia tidak mau sama sekali Jika disuruh berhenti begitu saja Padahal mereka sedang bicara.
Maka dari itu ruby benar-benar kesal dengan pangeran yang menghentikan percakapan mereka dan tidak mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang ingin kalian rugi.
Karena apa yang dilakukan oleh pangeran benar-benar sudah membuat rumah sakit hati dan bahkan heran tidak berterima kasih ataupun meminta maaf, tapi dia malah menghentikan percakapannya.
"Tunggu dulu pertanyaanku," kata Ruby kesal mendengar apa yang dikatakan oleh Pangeran Azlan.
Pangeran Azlan yang tiba-tiba ingin kembali ke kediamannya. Padahal dia tidak belum menjawab apapun, atas apa yang di tanyaka.
Akhirnya Ruby berjalan di depan Pangeran Azlan dan tak menghiraukannya, ia benar-benar kembali ke kediaman lebih awal dan tidak mau bersama Pangeran.
Setiap kali mereka bicara, pasti akan selalu ada pertengkaran yang membuat keduanya benar-benar tidak akur.
Ruby yang kesal datang ke kamar lebih dulu, ia juga bilang untuk tidak ada yang boleh mengganggunya begitu juga Pangeran Azlan.
Ruby yang masuk ke kediaman dengan cepat tanpa Pangeran Azlan jelas membuat Leni heran. Karena Ruby pergi bersama Pangeran tapi datang sendirian Hal itu membuat Leni generasi merasa penasaran ada apa sebenarnya yang terjadi titik apalagi melihat muka Ruby yang begitu kesal pasti terjadi sesuatu.
"Kenapa putri terlihat kesal?" tanya Leni yang melihat ruby terlihat begitu kesal setelah menemui Pangeran. Ia jelas ingin tahu Apa masalah yang dihadapi oleh Ruby.
Leni tidak mengerti kenapa Ruby tidak menyukai Pangeran, padahal jelas Pangeran begitu memperhatikan ruby.
Hal itu juga membuat Leni merasa penasaran kenapa mereka selalu saja bertengkar dan permasalahan mereka bukan hal yang serius kadang mereka bertengkar karena hanya karena permasalahan yang kecil, hal itu juga membuat Leni benar-benar prihatin dengan hubungan keduanya yang tidak akur.
"Seperti biasa Pangeran Azlan sekali untuk diajak bicara. Kami memang benar-benar memiliki pendapat yang berbeda," kata Ruby yang masih kesal jika mengingat Apa yang dilakukan oleh pangeran.
Karena Pangeran terlihat tidak menghargainya, menghentikan percakapan mereka begitu saja. dan mengakhirinya serta menyuruhnya pergi dari sana jelas hal itu membuat Ruby benar-benar merasa kesal dengan apa yang dilakukan oleh pangeran.
Hal itu jugalah yang membuat ruby marah dan bahkan dia kembali ke kediamannya sendiri dan meninggalkan pangeran dia tidak bersama dengan pangeran seperti biasanya padahal Ia berangkat bersama-sama, hal itu jelas sekali jika Ruby sedang marah.
"Mungkin karena Putri belum lama di sini masih butuh menyesuaikan diri lagi," kata Leni mencoba untuk membujuk ruby agar tidak marah kepada pangeran, Karena hubungan mereka benar-benar disayangkan jika ada keretakan diantara keduanya. Padahal ruby sangat berpengaruh sekali untuk bisa mendukung pangeran dan hal itu jelas membuat Reni berusaha sebisa mungkin untuk menenangkan Ruby, agar dia tidak cepat marah.
Karena memang mungkin mereka juga masih dalam penyesuaian dan belum lama ini kenal jelas mereka juga masih belum bisa memahami satu sama lain sehingga ruby masih tetap saja terbawa emosi jika ada suatu hal yang dikatakan oleh pangeran tidak sesuai dengan keinginannya.
Hal itu juga membuat ruby cepat marah dan bahkan bisa saja mempengaruhi hubungan mereka.
"Menyesuaikan diri yang bagaimana aku sudah cukup sabar, untuk bisa menyesuaikan diri di sini," kata Ruby memang selalu saja keras kepala seperti biasanya.
Mungkin bagian ini itu sudah biasa dia lebih sabar menghadapi rubik karena sudah tahu sifat lebih, tapi tidak pergi pangeran yang sama-sama juga keras kepala dan kadang memiliki pendapat yang berbeda hingga membuat mereka kadang tidak mencapai kesepakatan hingga akhirnya jadi salah paham.
"Mungkin juga maksud Pangeran lain dan juga ingin memperhatikan Putri," kata Leni yang masih mencoba untuk membujuk ruby agar mau memaafkan Pangeran. Jika mereka berdua terus bertengkar seperti itu akan sangat buruk untuk pangeran dan juga posisi Ruby di sana.
Sebenarnya mereka bisa saling menguntungkan satu sama lain hanya saja mereka yang masih keras kepala dan belum bisa menyesuaikan satu sama lain, menjadikan dada diantara keduanya yang kadang-kadang masih selalu saja salah paham teknik itulah yang membuat Leni selalu menasehati Ruby.
Agar bisa menerima pangeran dan tidak terlalu marah dengan apa yang dilakukan oleh pangeran. Mungkin dibalik semua itu ada hal yang di tunjukkan oleh pangeran dan juga berusaha disambungkan untuk bisa menyesuaikan diri dengan Ruby, karena memang mereka berada di lingkungan yang berbeda serta mereka juga memiliki pendapat yang berbeda pula hingga harus bisa memahami satu sama lain dan harus ada yang mengalah.
"Memperhatikan dari mana? yang ada dia dari awal juga sudah membenciku dan tidak pernah menyukaiku," kata Ruby lagi masih dengan ada kesal dan masih dengan ada yang tidak suka dengan pangeran. Ia benar-benar tidak mau menerima nasihat dari Leni dan masih tetap dalam pendiriannya, yang mengira sikap Pangeran membencinya dan bahkan tidak suka kepadanya.
Uang mana hal itu benar-benar membuat Leni pun makin bingung Bagaimana cara agar bisa membuat Ruby mengerti dan juga menasehati ruby agar tidak terlalu keras kepala tapi Leni juga tidak berhak ikut campur antar hubungan keduanya.