
Acara minum teh berjalan lancar, tak banyak yang di katakan oleh ibu Suri Amer, setelah melihat apa yang dilakukan Ruby membuat ibu Suri sadar kalau Ruby tidak sebodoh yang ia pikirkan.
Ruby yang akhirnya pamit undur diri karena ia rasa sudah selesai, di ikuti oleh Ratu yang pergi bersama Ruby.
“Aku tak menyangka jika Ibu Suri Amer memanggilmu minum teh bersama,” kata Ratu yang tidak tahu jika Ruby diundang untuk minum teh bersama, padahal tahu jika ibu suri Amer tidak suka dengan Pangeran Azlan.
Jelas Ratu merasa heran, ia yang harus minum teh bersama dengan ibu Suri sore ini. tapi karena ada kegiatan. Jadi Ratu datang lebih awal, tak menyangka jika rugi juga diundang minum teh bersama dengan ibu Sugi. Hal itu membuat Ratu jadi tertarik dan akhirnya dia minum teh bersama. Disanalah atau mulai tahu apa maksud ibu Suri memanggil Ruby, selain Dia penasaran dengan kemampuan yang dimiliki oleh ruby dia juga ingin tahu sejauh mana Ruby berbahaya atau tidak.
Persaingan kerajaan memang ketat jadi mereka biasanya melihat lawan dengan cara menemuinya secara langsung, apalagi Ibu Suri selama ini memang benar-benar sangat cerdik memainkan siasatnya.
Selain orang lain tidak akan sadar apa yang sedang direncanakan oleh ibu Suri, kebanyakan juga terperangkap dengan apa yang dikatakan oleh itu biasanya manipulatif.
Maka dari itu Ratu pun tetap berada di sana selama Ruby ada di sana. Karena Ratu juga khawatir pada ruby takut jika ruby terperangkap dengan perkataan Ibu Suri.
Maka dari itu Ratu berusaha mengawasinya dan tidak cepat pergi dari sana, sampai acara minum teh itu selesai. Karena jelas Ia juga ingin mendengar dan ingin tahu apa saja yang ditanyakan oleh ibu Suri, dan bagaimana tanggapan dari Ruby setelah dia mendapatkan peringatan dari Raja, untuk menunjukkan dirinya yang sebenarnya dan tidak boleh lemah di hadapan musuh.
“Ibunda juga diundang oleh ibu Suri?” tanya Ruby yang merasa penasaran kalau melihat Ratu ada di tempat Ibu Suri. Karena sebelumnya ia tidak mendapatkan pemberitahuan jika Ratu ikut minum teh bersama mereka.
Jadi dalam perjalanan pulang ruby mencoba bertanya hal tersebut kepada Ibu Ratu, karena jalan dokter ke menuju kediaman ruby tentunya akan melewati kediaman atau terlebih dahulu. Hal itu jelas membuat mereka jalan bersama setelah selesai minum teh perjalanan mereka memang belum cukup tidak jauh karena masih dalam di istana kerajaan.
Tapi mereka memang berjalan pelan hingga membuat Rubi bisa sedikit berbicara dengan ratu dalam perjalanannya. Hal itu jelas membuat lebih pun merasa ingin tahu dengan apa yang dilakukan, padahal sebelumnya Ruby tidak menyangka jika Ratu ada di sana, akan minum teh bersama dengan ibu Suri berdua Saja.
Tapi ternyata Ratu ada di sana cukup membuat lebih merasa tenang, hingga ia bisa menjawab semua perkataan dari ibu Suri dengan tenang pula dan tanpa kesalahan sedikitpun tentunya.
“Kurang lebih begitu, tapi aku datang lebih awal, berbeda dari waktu undangan,” jawab Ibu Ratu yang memang mendapatkan undangan minum teh
Hanya saja dia yang bertang lebih awal membuat dia bisa bertemu dengan Ruby, ibarat itu sendiri juga tidak menyangka jika ruby datang dan ikut minum teh bersama di sana.
Maka dari itu pun Ratu merasa perlu tahu juga Apa alasan dimusuri berbagai, jika memang Ibu Suri menganggap dia lebih merupakan musuh yang perlu diwaspadai tentunya. Ia tidak sampai repot-repot untuk menyiapkan pertemuan tersebu, hal itu menunjukkan jika Ibu Suri benar-benar mewaspadai Ruby dengan mencari tahu siapa lebih yang sebenarnya dan langsung memanggilnya minum teh bersama.
Terlihat jelas dari gelapnya tidak mungkin Ibu sering menjalin kerjasama dengan ruby, karena dari awal juga Ruby, sudah menunjukkan dukungannya kepada Pangeran Azlan, hingga membuat semua orang yang mencoba untuk mengajak lebih bekerjasama pun tahu siapa orang yang akan dibela oleh lebih.
Yang mana membuat Ibu Suri sadar dan paham jika menghadapi Robin dan membawanya ke dalam pihaknya itu adalah kesalahan besar titik yang mana sudah jelas pasti lebih berada di pihak Pangeran Azlan.
Hal itu akan sangat sulit untuk mereka karena kecerminkan yang dimiliki Ruby, berpengaruh kepada hasil yang akan mereka lakukan dan mereka sudah merencanakan untuk bisa membuat Pangeran Zain menggantikan Pangeran Azlan untuk bisa menjadi seorang Raja.
Agar Pangeran Azlan dan tidak menjadi seorang raja, dengan tersebut telah membuat Ibu Suri selalu coba yang terbaik dan mencari orang-orang yang mau mendukungnya. Bahkan para pejabat tinggi kerajaan yang tidak suka dengan kelumpuhan Pangeran Azlan dan dimanfaatkan juga oleh ibu Suri.
Tapi dengan cara melakukan pertemuan dan pembicaraan serta menggerak-gerakan mahasiswa, sehingga banyak orang yang sudah terpengaruh Ibu Suri dan akhirnya pun mendukung beliau yang mahal itu membuat paralel juga merasa takut jika Ruby bisa saja terpengaruh dan akhirnya memusuhi Pangeran.
Maka dari itu sejak awal lebih ingin bertemu dengan ibu Suri pangeran sudah menghentikannya terlebih dahulu, karena ia tidak ingin kehilangan dukungan dari Ruby. Meskipun tidak berpengaruh besar di kerajaan tersebut karena rumor yang beredar sudah buruk dan dia merupakan Putri kedua.
Tapi kemampuan menyembuh yang luar biasa yang membuat makanan juga masih terus sumber energi. Ia masih menunggu saat-sangat lebih bisa menggunakan kekuatannya tersebut untuk menyembuhkan dirinya, Karena penyakitnya adalah penyakit yang sangat sulit untuk bisa melakukan dan bukan penyakit yang bisa disembuhkan begitu saja.
Jadi juga tidak akan membuat permasalahan jika kalian baik-baik saja, tapi karena kemampuan itulah yang membuat Ibu Suri terus saja menyuarakan pendapatnya, agar anaknya yang akan menjadi raja selanjutnya.
Karena Pangeran sein adalah seorang pangeran yang luar biasa juga seperti dan juga memiliki prestasi di kerajaan, jadi bisa sangat mudah dan mengajukan barang untuk bisa menjadi Raja selanjutnya. Apalagi banyak dukungan yang diberikan oleh para petinggi kerajaan.
“Kenapa demikian?” Ruby berbalik melihat ke arah Ratu, menunggu jawaban dengan serius, bukan curiga hanya ingin tahu alasannya.
Seperti anak kecil yang penasaran dengan satu cerita, bahkan Ruby menunggu jawaban dari Ratu dengan tidak sabar, banyak hal yang belum Ruby ketahui jai melihat hal itu jelas memb