
"Kenapa kau yang terlibat bersemangat?" tanya Pangeran Azlan merasa penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Ruby.
Ruby yang terlihat senang dan bersemangat saat ia bilang untuk terus bersama Pangeran Azlan. Jadi jelas terlihat aneh, karena Pangeran Azlan tahu, Ruby tidak mungkin suka padanya.
Dari semua tindakan Ruby juga Pangeran Azlan tahu, jika selama ini dia hanya mendekati Pangeran Azlan karena memiliki tujuan, jika mungkin tak memiliki tujuan bisa saja Ruby tidak akan menikahi Pangeran Azlan.
Dengan paras cantik dan ceria ia mungkin bisa lebih mudah mengenal orang yang lebih baik dari Pangeran Azlan. Tapi tanya menolak pernikahan itu dia mau saja menggantikan kakaknya.
Yang mana pangeran asuran sadar jika pernikahannya memang tidak ada cinta sama sekali, jadi mana mungkin Ruby bisa senang jika terus bersama dengan dirinya.
"Karena aku juga bisa ikut keluar dengan mu," kata Ruby yang benar-benar bisa keluar menikmati udara segar.
Bisa jalan-jalan bebas bahkan tanpa halangan, tidak terus berada di dalam ruangan dan merasa sesak. Hal itu jelas membuat ruby sangat senang karena dia bisa keluar bersama dengan pangeran.
Karena Ruby juga ingin melihat dunia kerajaan di luar sana ingin memperhatikan masyarakat yang ada di sana. Ia ingin memperhatikan juga bagaimana orang-orang dan juga kehidupan di kerajaan itu hal itulah yang membuat lebih bahagia saat dia bisa terus bersama Pangeran Azlan. Karena lebih merasa Pangeran pasti memiliki kegiatan lain di luar sana maka dari itu pikiran lebih langsung menuju ke luar dan ingin bersenang-senang berada di luar sana.
"Salah aku tidak pernah keluar," ucap Pangeran azan yang tidak pernah keluar dari kerajaan sama sekali. Selain kondisinya yang tidak memungkinkan, ia menghabiskan waktunya di dalam ruangan mengisi dokumen serta mengamati yang ada di kerajaan.
Ia mengutus para pengawalnya dan orang-orang dipercaya untuk mengawasi di luar dan untuk menjadi mata-mata di tempat lain agar dia bisa mengetahui banyak informasi.
Pangeran Azlan sendiri juga memiliki banyak orang kepercayaan dan juga memiliki pasukan yang selalu melindunginya. Maka dari itu kekuasaannya di dalam kerajaan tentu tidak bisa dengan mudah digoyahkan, sebagai putra mahkota yang pernah jaya tentunya Dia memiliki banyak koneksi.
Sebelum dia lumpuh dia juga pernah berada di medan perang menjadi pasukan yang kuat dan juga memiliki pendukung yang kuat juga.
Maka dari itu ia masih memiliki beberapa pengawal yang bisa diandalkan dan orang-orang kepercayaannya yang membantunya selama ini. Jadi walaupun Pangeran Azlan terus berada di kediamannya dan tidak keluar sama sekali. Ia mendapatkan informasi tentang dunia luar dan juga orang-orang yang ada di dalam kediamannya dengan mudah.
"Lalu kau tahu informasi banyak dari mana?" tanya Ruby yang benar-benar penasaran dan tidak mengerti dengan apa yang dilakukan oleh pangeran selama ini. Jika dia tidak pergi bagaimana dia dapat informasi dan Ruby, mengira jika Pangeran selama ini sering keluar tapi ternyata semua itu salah.
Jadi untuk apa dia merasa senang kalaupun akhirnya sama dia tidak bisa keluar dari istana dan masih terus berada di dalam istana bahkan dia tidak bisa mendapatkan kebebasan sama sekali.
Ia berusaha sebisa mungkin untuk bisa mengetahui dunia di luar sana ternyata sangat sulit, padahal Ia bisa saja pergi semuanya sendiri jika dia tidak terikat apapun sayangnya banyak hal yang tidak bisa ia lakukan. Walaupun dia meminta pada Pangeran sekalipun tentunya itu tidak akan disetujui dengan mudah.
Tapi sayangnya Pangeran tidak pernah keluar sama sekali hingga membuat ruby benar-benar merasa penasaran Dari mana datangnya informasi tersebut
"Dari orang kepercayaan ku," jawab Pangeran Azlan yang dengan mudah mendapatkan informasi dari orang-orang kepercayaannya. Ia bisa dengan mudah mendapatkan informasi apapun yang dia mau meskipun dia tidak pergi dari tempat duduknya sekalipun..
Jawaban Pangeran benar-benar membuat Ruby, pun semakin kesal senyuman yang tadinya lebar kini berubah jadi muka yang datar karena mengetahui semua apa yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasinya. Ia berpikir bisa pergi keluar bersama dengan pangeran tidak bisa sama sekali semua keinginannya dan juga harapannya untuk bisa jalan-jalan di luar istana pun susah.
Ruby pun hanya bisa mengikuti apa yang dikatakan oleh pangeran untuk bisa melancarkan rencananya tersebut l, untuk balas semua itu juga akan sangat sulit karena orang-orang di istana Pangeran juga begitu mengesalkan hingga Ruby merasa tidak nyaman berada di sana.
"Yah," keluh Ruby gagal untuk bisa keluar.
Dengan muka masam dan juga cemberut Ruby dimakan hal itu benar-benar membuatnya frustasi. sebelumnya belum pernah dengar sama sekali jika ada pangeran yang tidak pernah keluar dari istana. Hal itu jelas di luar pemikiran Ruby karena biasanya Pangeran posisi buruk dengan kegiatan yang ada di luar ataupun di dalam sana.
"Kenapa?" tanya Pangeran Azlan yang tidak mengerti kenapa Ruby diam tiba-tiba terdiam dan juga terlihat begitu kesal.
Padahal tadi Ruby terlihat baik-baik saja dan bahkan tersenyum dengan senang. Tapi ekspresinya dengan cepat berubah menjadi kesal dan juga terlihat tidak senang. Padahal Pangeran Azlan mengatakan hal yang sebenarnya, Pangeran sendiri tidak ingin membohongi Ruby bahwa dia juga tidak pernah keluar dari istana. Setelah ia lumpur dan bahkan menyelesaikan semua pekerjaannya juga di dalam istana.
Ruby tak menjawab dan memilih diam dan datang mengerti dengan apa yang dilakukan oleh pangeran Azlan selama ini.
Ruby mantap Pangeran Azlan dengan sedih tanpa penjelasan membuat Pangeran Azlan makin bingung apa yang sebenarnya diinginkan Ruby.
Pesta masih terus berlangsung, di saat semua orang sibuk dengan kegiatannya sendiri-sendiri titik cuman makanya begitu luar biasa hingga membuat orang-orang yang ada di sana juga menikmati hidangan yang ada.
Pesta penyambutan yang benar-benar meriah yang memang diadakan oleh sang raja khusus untuk menyambut Ruby, yang bersal dari kerajaan Teratai datang ke kerajaan Lion.
Pesta yang sangat menyenangkan saat banyak orang ingin mengucapkan selamat, Ruby hanya berusaha bersembunyi dibelakang Pangeran Azlan. Hingga Pangeran Azlan yang mengurus semua tamu dan keluarganya yang ingin berbincang dengan Ruby.
Mereka benar-benar tidak bisa bicara dengan Ruby yang terus menpel pada Pangeran Azlan, jelas membuat semua orang yang hadir di sana mengira jika Ruby benar-benar tidak bisa berbaur dan penakut.