
Pagi harinya sesuai dengan apa yang di rencanakan oleh Ruby ia berniat untuk bertemu dengan Pangeran Azlan. Ia tak ingin lagi berjauhan seperti ada masalah.
Ruby ingin segera berdamai dan berusah kembali pada rencana awal untuk menyembuhkan pangeran. Tapi ternyata untuk bisa dekat dengan Pangeran Azlan ternyata sulit.
"Leni bantu aku berdandan," pinta Ruby yang ingin segera bertemu dengan pangeran asinan karena ada hal yang ingin Ia sampaikan.
Semenjak semalam dia bertemu dengan pangeran rasanya tidak kenal sama sekali, kini ia berusaha untuk bisa menemui Pangeran agar bisa meluruskan permasalahan. ia tidak lagi terus berada jauh dari pangeran Karena Hal itu membuat lebih benar-benar merasa tidak nyaman.
Yang seharusnya mereka dekat dan berusaha membantu satu sama lain tapi karena masalah kecil ia akhirnya pun berpisah. Dimana Hal itu membuat Rubi benar-benar berpikir untuk bisa menemui pangeran dan ia akan meminta maaf serta meluruskan tujuan awalnya.
Dimana ruby sendiri yang menawarkan bantuan untuk bisa menyembuhkan Pangeran Azlan. Tapi kini ia sendiri yang menjauh dari pangeran. hal itu memang di luar dugaan karena dia sendiri juga tidak sependapat dengan pangeran yang mana akan sangat sulit untuk bisa berbicara dengan pangeran.
"Putri akan kemana?" tanya Leni yang saat itu penasaran ke mana Putri akan pergi.
Karena hal itu membuat Leni pun bingung sebelumnya tidak ada janji untuk pergi biasanya jika ada undangan atau janji pasti Reni akan memberitahukan kepada ruby Tapi kali ini Ruby berinisiatif untuk pergi sendiri hingga Reni tidak tahu kemana Sang Putri akan pergi dan membuatnya pun bertanya kepada Ruby.
Leni yang saat itu berada di belakang Ruby dan membantunya menyisir rambut Ruby, karena ia juga membantu untuk mendandani ruby di mana Leni yang sekarang begitu dekat dengan Ruby.
Karena banyak hal yang sering dibicarakan oleh rugi. sebagai seorang putri Ruby benar-benar tidak pernah memandang rendah pelayan. Hal itulah yang membuat Leni merasa nyaman terus berada di dekat Ruby.
Ia bahkan diperlakukan berbeda tidak seperti para pelayan lainnya, yang melayani para putri yang tentunya mereka akan direndahkan. Tapi tidak mengalami yang seperti dianggap teman oleh Ruby, dengan membuat Leni benar-benar menghargai ruby.
"Menemui Pangeran Azlan," jawab Ruby yang ingin pergi untuk menemui pangeran Azlan. Ia jelas ingin meminta maaf dan meluruskan kembali niatnya untuk menyembuhkan kaki Pangeran Azlan.
Karena niat awal Ruby adalah menyembuhkan makanan untuk bisa mendapatkan bantuan agar ia bisa menyerang kerajaannya. tapi jika mereka tidak segera secepatnya menyembuhkan kaki Pangeran Azlan.
Maka akan sangat sulit untuk bisa mendapatkan pasukan dari kerajaan yang tentunya Pangeran akan kehilangan kekuasaannya sebagai putra mahkota. Waktu pun berjalan begitu cepat hingga membuat Pangeran pun harus cepat-cepat pulih karena waktu setahun itu tidaklah lama.
Apalagi sudah berjalan beberapa bulan yang mana Hal itu membuat lebih berusaha dengan keras untuk bisa menyembuhkan Pangeran.
Tapi permasalahan kecil kadang muncul hingga membuat Ruby menjaga jarak terlebih dahulu dan menenangkan diri untuk bertemu dengan pangeran agar bisa lebih tenang lagi.
"Apa mau dibuat kan janji dulu?" tanya Leni yang alangkah baiknya membuat janji terlebih dahulu karena belum tentu Pangeran berada di tempat kerja.
Hal itu membuat Ruby juga bisa lebih santai lagi dalam mendatangi. Karena tidak langsung bertemu dengan pangeran dan lebih tepat jika membuat janji terlebih dahulu.
"Tidak perlu, aku langsung ke sana saja," kata Ruby yang tidak mau membuat janji terlebih dahulu dan lebih memilih untuk langsung menemui Pangeran Azlan.
Apa yang dilakukan oleh Ruby memang benar-benar sudah lama dan harus secepatnya untuk meminta maaf kepada Pangeran. Semakin lama dia menunda akan semakin lama menunda pula untuk menyembuhkan kaki Pangeran sesuai dengan janji yang dilontarkan oleh Ruby, akan menyembuhkan kaki Pangeran tapi jika mereka berjauhan tentunya tidak bisa mengkoordinasi dengan baik gimana.
Hal itu membuat Ruby sadar jika dirinya harus mengalah sikap bersama dengan pangeran.
Ruby sendiri tahu jika Pangeran begitu keras kepala Sama halnya dengan dirinya jika hal itu dilanjutkan oleh Ruby. Tentu saja mereka akan terus bermusuhan tapi Ruby tidak ingin mereka terus berjuang seperti itu. Akhirnya Ia memutuskan untuk bertemu dengan pangeran dan meluruskan permasalahannya yang sedang mereka hadapi.
Walaupun permasalahan kecil tapi jika tidak jika tidak diselesaikan dengan benar hal itu akan semakin membesar dan akan semakin sulit, untuk bisa diselesaikan maka dari itu sebelum permasalahan tersebut semakin besar alangkah baiknya apabila langsung menemui pangeran dan meminta maaf pada Pangeran.
Serta meluruskan kembali rencana awal mereka yang sudah disusun. Lebih tidak menyangka jika pangeran dan mengerti tidak tinggal semalam dan langsung pergi meninggalkannya.
Di mana hal itu langsung membantu, Ruby benar-benar merasa bersalah dengan apa yang sudah dilakukan oleh nya dengan mengambilkan Pangeran adalah hal yang membuat ruby juga diabaikan oleh Pangeran Azlan, saling mengabaikan satu sama lain makin membuat hubungan mereka renggang.
"Putri tidak kesulitan jika Pangeran Azlan tidak ada di sana?" tanya Leni yang tidak biasanya Pangeran berada di satu tempat pastinya Pangeran ada di tempat lain.
Hingga membuat mereka harus membuat janji terlebih dahulu kepada Pangeran Azlan dalam setiap pejabat tinggi kerajaan juga selalu saja membuat janji dengan pangeran Azlan, mereka biasanya bertemu di tempat berbeda dengan waktu yang tepat karena di sana benar-benar dihormati.
Jadi jika sudah berjanji akan datang sesuai dengan gaya pangeran Azlan. Maka mereka harus datang dan hal itu juga yang dilakukan oleh orang-orang yang ingin bertemu dengan pangeran.
Walaupun dia sedang sakit, tapi hari semuanya dan juga orang-orang yang percaya pada Pangeran pun sangat luar biasam. Sehingga membuat lebih paham jika Pangeran memiliki banyak dukungan di kerajaan itu.
"Aku akan menunggu, jika Pangeran Azlan tidak ada di tempat kerjanya," kata Ruby yang benar-benar mau menunggu sampai Pangeran datang ke tempat kerjanya.
Walau nanti iya kan kecewa jika Pangeran tidak ada di tempat, atau dia sudah berusaha sebisa mungkin untuk hadir dan datang menemui Pangeran Azlan.
Walaupun kosong di tempat kerja Pangeran, karena tempat tersebut adalah tempat yang paling nyaman untuk bisa berkerja, karena banyak hal yang harus diselesaikan antara Ruby dan Pangeran Azlan.