
Pangeran Azlan yang bingung dengan apa yang sedang dilakukan Ruby, ia tidak mengerti kenapa Ruby kesal padanya.
"Kenapa diam begitu, apa aku membuat ke salahan?" tanya Pangeran Azlan mulai khawatir dengan tingkah Ruby.
Melihat Ruby yang diam saja, dan tidak menjawab pertanyaan Pangeran titik tentunya membuat Pangeran Azlan merasa penasaran apa yang membuat ruby jadi murung, padahal sedari tadi Dia terlihat begitu ceria dan sangat senang saat dia mengatakan jika dirinya akan terus berada di samping ruby.
Tapi apa yang di katakan Pangeran Azlan saat memberitahu jika ia tidak pernah keluar dari istana sama sekali, membuat Ruby tiba-tiba berubah jadi murung. Hal itu jelas membuat Pangeran juga merasa penasaran, alasan kenapa Ruby murung.
"Ah tidak, aku kesal karena tidak bisa keluar," jawab Ruby yang merasa kesal karena dirinya tidak bisa keluar dari sana.
Tadinya dia sangat senang bisa beredar bersama dengan pangeran setiap hari, tapi seketika Pangeran menjelaskan bahwa dia tidak pernah keluar dari istana Ruby pun tahu bagaimana rasanya terus berada di ruangan.
Jadi kesenangannya tersebut jelas membuat mobil berubah menjadi murung. Ia memberitahukan kepada Pangeran Azlan, ia merasa kesal dan juga merasa bersedih karena melihat dia tidak bisa keluar dari istana.
Ruby yang beranggapan bahwa jika dia terus berada di samping pangeran dia bisa melakukan segala sesuatu dengan mudah bisa mengikuti Pangeran, melakukan kegiatannya keluar istana ataupun berlatih. Tapi ternyata Pangeran selama ini memang tidak melakukan apa-apa.
Dikarenakan memang kelompoknya itu juga mempengaruhi kegiatannya dan hal itu jelas membuat lebih benar-benar kesal, jika dia terus berada bersama dengan pangeran sama saja dia juga tidak akan keluar istana dan pasti akan terus berada di kediaman.
"Kalau aku sembuh kau bisa keluar semau mu," kata Pangeran Azlan memberitahu ruby jika dia sembuh nanti tentunya dia juga akan keluar dari istana. dia tidak keluar dari istana dikarenakan penyakitnya yang belum sembuh.
Hal itu membuat Pangeran juga berencana untuk bisa menyembuhkan penyakitnya itu. Dengan menggunakan kemampuan yang dimiliki oleh ruby sayang ruby sendiri tidak tahu cara menggunakan kemampuannya hingga Pangeran juga perlu menyelidiki dan perlu terus berada di dekat Ruby, agar mengetahui bagaimana cara menggunakan kekuatan lebih untuk bisa menyembuhkan kakinya.
Untuk sementara ini baru tangan pangeran yang sudah bisa disembuhkan itupun dengan tidak sengaja lebih menyembuhkan tangan Pangeran Azlan. Kali ini tinggal kaki pangeran yang tidak bisa digerakkan dan Pangeran berharap ia bisa sembuh total.
"Ah tentu saja, aku akan menantikan Pangeran sembuh," kata Ruby berubah baik mendengar kesembuhan Pangeran itu yang mustahil bagi ruby.
Selain Ruby juga tidak tahu caranya melihat pangerannya lumpuh dalam kurun waktu yang lama jelas mengubah struktur tulang yang ada di kakinya. Hal itu jelas dipikir secara logika walaupun dioperasi sekalipun itu pasti akan sulit dan pastinya tidak ada alat yang secanggih itu.
Ruby sendiri tahu jika hal itu akan sangat sulit untuk bisa menyembuhkan pertumbuhan pangeran. Mungkin bisa saja Pangeran tidak memiliki kesempatan untuk sembuh dilihat dari penyakitnya yang sudah cukup parah dan juga sudah menahun hingga membuat tubuh juga tidak yakin.
"Kau benar-benar membuat ku makin tertarik dengan sikapmu yang seperti itu," kata Pangeran Azlan yang memang menyukai sikap Ruby yang spontan tiba-tiba berubah jadi baik tiba-tiba marah dan tanpa sebab dia begitu saja.
Hingga membuat Pangeran pun melihat begitu banyak ekspresi yang dikeluarkan oleh Ruby, pada mereka belum lama ini bertemu tapi Ruby sudah membuat hati Pangeran Azlan ingin terus bersama dengan Ruby.
Apalagi Pangeran juga ingin terus bisa melihat ekspresi lebih yang begitu menarik baginya. Hal itu benar-benar membuat Pangeran juga merasa nyaman jika dia berada di dekat Ruby dan mungkin itu tidak dirasakan oleh Ruby.
Ruby memiliki perasaan berbeda dengan lebih yang malah makin merasa kesal saat dia berada di samping Pangeran Azlan. Hingga membuat ruby juga dari tadi tidak nyaman, tapi mau bagaimana lagi ia harus mengikuti pesta tersebut dan berpura-pura menjadi seorang yang pemalu.
Maka dari itu dia terus berada di samping pangeran dan bahkan kadang dia menyembunyikan dirinya di belakang, walaupun mereka tapi lebih bisa dengan catatan dan cepat menggeser tempat duduknya berada di belakang Pangeran, agar orang lain tidak melihat keberadaannya.
Hal itu akan lebih baik bagi rubik karena dia bisa dengan mudah membelah diri orang-orang yang ada di sana. keberadaan lebih memang tidak terlalu mensolusi yang berusaha sebisa mungkin agar tidak diincar oleh para musuh.
Mengetahui jika musuh Pangeran banyak temannya Ruby, tidak akan bisa dengan mudah bertahan di istana tersebut tanpa ikut melakukan trik kotor dan dunia lebih harus bisa melakukannya yang terbaik.
Setidaknya kali ini ia tidak berbohong untuk semua orangnya hanya menggunakan alasan, agar ia bisa melindungi nyawanya itulah mengapa ruby bersikap seolah-olah seperti seorang putri yang bodoh dan bakal takut kepada keramaian dan terus berada di belakang Pangeran untuk mendapatkan perlindungan.
"Jangan tertarik denganku. Karena aku tidak tertarik dengan pangeran," kata Ruby menjelaskan perasaannya kepada Pangeran Azlan.
Karena Ruby selama ini tidak memiliki perasaan apapun kepada Pangeran. Selain karena keinginannya untuk menjalin kerjasama dengan pangeran dan juga ingin mendapatkan bantuan dari kerajaan lion untuk bisa mengalahkan kerajaan teratai.
Tentunya Ruby tidak memiliki rencana dan juga niat lain apalagi untuk menjalin hubungan keluarga dan juga untuk menyukai Pangeran semua itu adalah hal yang mustahil bagi Ruby. Karena semua itu memang tidak ada dalam rencana Ruby selama ini dan ia berada di kerajaan Leon benar-benar karena dia ingin membuat acara dan ingin bekerja sama dengan pekerjaan tersebut.
Bahkan sekedar hubungan pertemanan ataupun antara partner di mana ruby menginginkan sebuah pasukan dan Pangeran melainkan sebuah kesembuhan, tapi sepertinya untuk menjalin menjadi hubungan yang lebih dekat itu akan sangat sulit karena lebih sendiri juga sudah membuat batasannya dan tidak melakukan hal yang bisa mendekatkan mereka.
Kini tinggal bagaimana usaha Pangeran untuk bisa selalu bersama dengan Ruby, dan juga membahagiakan yang mungkin hanya dengan itu lebih akan bertahan dan berada di sana bersama dengan pangeran.
"Lama-lama kenapa Pangeran jadi aneh," kata Ruby menilai pangeran yang lama-kelamaan jadi aneh tidak mungkin juga orang bisa memiliki sikap suka tiba-tiba seperti itu mungkin juga Pangeran Azlan selama ini menaruh perasaan kepada Putri Aliza, yang merupakan Kakak Ruby yang akan didengarkan dengan pangeran.
Apalagi lagi hal itu juga sudah pasti tapi ternyata pernikahannya digagalkan oleh Ruby, dengan menyamar menjadi sangkaka. Walaupun yang merupakan Putri kedua.
Tapi tetap saja sang raja yang pernah menyambut kedatangan dari Ruby. Hal itulah yang membuat lebih benar-benar senang mendapatkan sebutan di kerajaan itu dan berusaha semangka untuk menunjukkan wajah berbeda, agar orang-orang tidak menyerang ataupun mengincar dirinya.
Putri merupakan kelemahan terbesar bagi Pangeran Azlan. Jika mereka tahu jika sang Putri tidak bisa berbuat apa-apa tentunya orang-orang yang akan memberontak pun semakin merasa percaya diri, memang itulah yang dia inginkan oleh lebih agar ia tahu siapa saja yang menjadi pemberontakan dan juga dalam berbalik semua pemberontakan itu.
"Tidak, aku rasa tidak ada yang aneh," kata Pangeran Azlan yang merasa tidak ada yang aneh sama sekali kepada dirinya.
Ia banyak mengagumi orang lain dan juga ia mengagumi istrinya sendiri, bukan suatu kesalahan ataupun suatu dosa besar yang harus ditanggung. Padahal memang Ia melakukan yang terbaik untuk menjaga privasi orang-orang yang ditinggalkan dan untuk menjaga harga diri.
Apa yang harus dilakukan agar mereka benar-benar bisa menyelesaikan segala sesuatunya dengan tabah dan semua itu pun akhirnya pada kembali kepada sang pencipta tidak mudah bisa menerima semua itu usaha yang sudah dilakukan.
Maka dari itu perlu lebih tidak ingin menyia-nyiakan orang tuanya dan ingin mencari tahu juga bagaimana dia bisa menggunakan kemampuannya tersebut untuk dirinya sendiri ataupun untuk orang lain.
"Pangeran menyukai kakakku?" tanya Ruby memastikan perasaan dari pangeran karena sebelumnya Pangeran berusaha untuk bisa menikah dengan Ratu pertama dari kerajaan itu.
Dimana hal itu jelas tidak diperbolehkan dalam agama apalagi dengan adanya orang-orang yang ada di dalam tentu saja akan membuat orang lain bingung, mana yang merupakan musuh dan mana yang merupakan lawan.
Karena semua itu berlalu dengan cepat dan ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi, yang jelas tidak ada hal yang perlu di khawatirkan karena semuanya juga akan baik-baik saja. Sesuai dengan arahan dari apa yang disampaikan oleh orang penting dan juga orang-orang yang merasa hal dari tempat tinggal mereka, yang tidak terlalu jauh dan akhirnya aku mencoba untuk bisa lebih kreatif.
Walaupun tanpa mengganggu karya orang lain yang mungkin untuk bisa menunjukkan kemampuannya tersebut untuk menjadi seorang terhebat dan juga.
"Pernikahan kami juga merupakan peninggalan politik jadi memang sama saja tidak diawali dengan cinta," jawab Pangeran adalah menjelaskan kepada ruby bahwa ia tidak mencintai sama sekali Putri Alisa yang merupakan calon pengantinnya.
Walaupun pernikahan mereka ditukar sekalipun ia tidak akan berpengaruh pada perasaan Pangeran Azlan.
Ruby jelas paham dengan situasi dan kondisinya dan hal tersebut jelas sudah dilakukan dan juga bagaimana cara membuat Pangeran Azlan bisa menikah dengan Alinza.
Dari apa yang selama ini Ruby tahu, jelas untuk bisa membantu ruby dan juga pangeran tentunya banyak hal yang harus dilakukan Ruby untuk bisa balas dendam.
"Oh ya, apa itu sebuah alasan," kata Pangeran Azlan yang menganggap itu semuanya sebuah alasan dan tidak terlalu percaya pada orang lain dan hal itu memang benar adanya untuk tidak percaya kepada orang lain karena
"Untuk apa aku beralasan?" tanya Ruby yang tidak tahu kenapa dia harus memiliki alasan. Padahal sudah jelas alasannya untuk pergi adalah karena dia tidak memiliki keluarga dan juga Ia tidak mampu menanggung semua dari.
"Mungkin saja karena Pangeran Azlan tidak suka dengan ku dan ingin menjebakku dengan berbuat baik," kata Ruby yang tidak suka dengan apa yang terjadi sekarang dia mengklaim jika aku yang terjadi itu merupakan perbuatannya dan menunggu, yang baik hal itu jelas benda-benda diperuntukkan untuk mereka berkerja sama.
Yang jelas tidak ada manfaatnya hingga memang mereka pun harus belajar lebih hanya karena
"Kau ini benar-benar sangat mencurigaiku dan menganggapku apa aku tidak sejahat itu?" tanya Pangeran Azlan yang terlihat begitu jahat di mata Ruby. Padahal dia melakukan yang terbaik juga untuk Ruby.
"Aku tidak akan percaya begitu saja, karena kau juga pernah marah kepadaku dan hampir membunuhku jika aku bukan istrimu," jawab Ruby membuat Pangeran kaget pasalnya Pangeran tidak pernah melakukan hal seperti itu.
Pangeran Azlan tidak ingat jika dia berniat untuk membunuh Ruby dan hal itu memang tuduhan yang tidak benar