Ruby

Ruby
Keberadaan Pangeran Zein



Pangeran Azlan memberitahu dimana Pangeran Zein yang tidak hadir dalam pesta. Karena Ruby ingin tahu bagaimana Pangeran Zein.


"Dia sedang mendapatkan tugas diluar istana," jawab Pangeran Azlan memberitahu Ruby jika Pangeran Zein yang keluar istana untuk menyelesaikan tugas di luar. Karena setelah Pangeran tidak bisa melakukan tugas di luar istana semua tugas diberikan kepada pangeran Zein.


Jadi jelas Pangeran Azlan tahu jika Pangeran Zein, merupakan persaingan yang benar-benar berat. Ia harus sembuh agar hal itu tidak terus berlanjut, karena jelas hal itu akan bisa memperkeruh suasana jika Pangeran Zein terus mendapatkan tugas.


Mengingat Pangeran Zen merupakan anak dari ibu Suri Amer. Jelas hal itu membuat Pangeran Zein juga harus diwaspadai.


"Jadi dia sibuk sekarang?" tanya Ruby lagi yang ingin memastikan kesibukan Pangeran Zein , hingga saat ini ia tidak bisa bertemu dengan Pange Zein.


Ruby yang tahu jika semua orang datang, ia bisa mengingat jelas wajah ibu suri Amer dan. Paman Zamir. Sekarang tinggal Pangeran Zein yang belum pernah ia lihat.


Ruby juga bisa memahami hal tersebut karena memang Pangeran Husein sedang sibuk titik jadi hal itu juga membuat Ruby tidak memaksakan diri untuk bisa bertemu dengan pangeran Husein menikmati pesta yang ada di kerajaan dengan baik.


"Kau benar, nanti kalau sudah kembali aku akan memberitahumu," kata Pangeran Azlan yang berjanji akan memperkenalkan Pangeran sign kepada ruby walaupun tidak secara langsung tapi ruby juga harus tahu bagaimana pangeran Zain


Banyak hal yang ada di kerajaan Lion yang tidak rugi ketahui, selain Dia bisa lebih tahu tentang kerajaan selama bersama dengan pangeran Ruby, juga bisa melatih kekuatannya untuk bisa menyembuhkan pangeran dia juga bingung bagaimana cara menggunakan kekuatannya tersebut.


Jika dia menggunakan untuk dirinya sendiri bisa dengan mudah tapi tidak bisa menggunakan untuk orang lain itulah yang menjadi kendala bagi Ruby. Yang mana hal itu juga membuat Ruby tidak bisa langsung menyembuhkan pangeran Azlan.


Padahal Pangeran Azlan sudah berharap jika dia akan secepatnya sungguh, karena sudah lama Dia menderita lumpuh.


"Aku penasaran, setelah melihat semua yang ada di sini," kata Ruby yang jadi penasaran dengan orang-orang yang ada di kerajaan itu.


Karena orang yang datang begitu banyak selain memanggil keluarga inti kerajaan raja juga memanggil petinggi kerajaan, di mana mereka tidak boleh sampai menggunakan kesempatan tersebut untuk mengadu domba antara Kerajaan Lion dan juga Kerajaan teratai.


Kali ini Ruby sudah dilindungi dan dia pun tidak akan mendapatkan hal buruk dari kerajaan Lion. apalagi memang apa yang dilakukan oleh kerajaan teratai sudah sangat keterlaluan bisa terjadi sebagai penghianatan. Tapi mendengar kemampuan Ruby, Raja memaafkan hal itu.


Kini raja yang sengaja menggelar pesta tersebut untuk menyambut ruby dan memberitahukan siapa Ruby yang sebenarnya kepada keluarga Kerajaan.


Robby sendiri ya memang sengaja tidak ingin menyapa secara langsung orang-orang yang ada di sana terus berada di samping pangeran dan bahkan menyembunyikan diri.


Sesuai dengan rumor yang beredar tentunya rugi melakukan apa yang diromorkan karena dia juga tidak ingin menunjukkan dirinya yang sebenarnya.


Maka dari itu pelanggaran menjelaskan satu persatu kepada rugi agar dia tidak penasaran lagi dengan orang-orang yang ada di istana kerajaan Lion.


"Tidak, selain yang Pangeran sebutkan kemarin aku tidak perlu waspada kan yah?" Ruby untuk tidak mewaspadai orang-orang yang tidak disebutkan oleh pangeran.


Karena dia juga membutuhkan seorang teman sebagai seorang putri tentunya dia ingin mendapatkan dukungan dan juga ingin memiliki teman yang ada di istana titik maka dari itupun ia juga harus bisa memilih teman yang bisa dia percaya setidaknya bisa mendukungnya.


Jika ada masalah titik karena melihat orang-orang yang datang cukup banyak, apalagi para pejabat jelas membawa anak dan juga istrinya hingga membuat lebih pun bisa bergaul dengan para putri dari pejabat kerajaan, yang seumuran dengannya hal itu tentu juga membuat ia tanya kepada pangeran.


Karena takut jika berteman dengan orang yang salah dan pada akhirnya juga akan menjadi bumerang untuk diri sendiri maka dari itu pun dia bertanya lebih awal.


"Tidak perlu, karena para putri raja tidak terlibat politik. Jadi tidak ada yang perlu kau takutkan," kata Pangeran Azlan yang tidak perlu mewaspadai para putri dari para pejabat karena mereka memang tidak pernah terlibat dalam masalah politik.


Hal itulah yang membuat lebih menjadi merasa tenang dan juga santai karena memang pendapat dari seorang putri biasanya tidak terlalu diutamakan dan lebih sering untuk diabaikan. Maka dari itupun rugi bisa aman jika dia tidak melakukan kesalahan dan berusaha untuk bisa memiliki teman yang bisa frekuensi dengannya, karena di istana kerajaan itu benar-benar sepi Jika dia tidak memiliki teman wanita.


Ia terus berada di samping Pangeran tentunya harus akan membuat ia merasa kesal dan hal itu juga membuat Ruby, juga tidak bisa seterusnya terus bersama dengan pangeran asli.


"Baiklah. Tapi aku ingin mengajak mereka berteman dan ingin tahu tentang mereka," ada Ruby yang memiliki niat untuk bisa memiliki seorang teman.


Jika seorang putri pun bisa berteman dengan putri lainnya tentunya ruby juga harus berhati. Jika dia salah berteman maka dari itu pun dia dari awal sudah meminta izin kepada Pangeran terlebih dahulu.


"Semua keputusan terserah padamu, aku hanya memberitahukan orang-orang yang perlu kamu waspadai," kata Pangeran Azlan menjelaskan jika semua keputusan ada di tangan Ruby. Ia mau berteman dengan siapapun, asal dia bisa menjaga diri dan bisa menjaga batasannya dan beberapa orang yang perlu diwaspadai.


Itulah yang mana membuat lebih juga harus berhati-hati karena apa yang dilakukan oleh orang-orang itu bisa sangat berbahaya bagi Ruby, tapi melihat Ruby yang kebal akan senjata jelas membuat Pangeran juga tidak perlu khawatirkan hal tersebut.


Tapi rahasia itu juga tentunya tidak boleh sampai orang lain tahu, yang mana pasti semua orang akan berusaha untuk menangkap Ruby dengan kehebatan yang dimilikinya.


"Baiklah, sekarang aku mengerti," kata Ruby yang benar-benar sudah mengerti apa yang harus ia lakukan.


Jadi tidak perlu banyak mengkhawatirkan sesuatu karena pangeran sudah mengizinkan dia untuk bisa berteman dengan orang lain. Hal itu jelas dengan syarat untuk tidak mendekati orang-orang yang sudah diwaspadai yang merupakan musuh Pangeran Azlan.