
Happy Reading.
***
Alysa terbangun dengan malas karna Hp nya berbunyi. Alysa melihat Jam di Layar Hp nya yang sudah menunjukan jam 9.00 wib. Untung saja hari ini Hari Sabtu jadi sekolah libur dan Alysa bisa bersantai hari ini dan bisa tidur dengan tenang kalu saja Hp nya tidak mengganggunya.
Alysa membuka log panggilannya melihat siapa yang sudah mengganggu tidurnya. Terlihat nama Rakha terpampang di layar nya. Victoria tersenyum lebar saat melihat nama kekasihnya itu dan menunggu Rakha menelfonnya lagi, hanya butuh 2 menit untuk nya menunggu sampai Hp nya berbunyi lagi tapi nama yang tertera bukan nama orang yang di tunggunya tapi nama Jerry. Alysa menggeser tombol hijau yang tertera di sana.
"Hi, gimana kabar kamu? setelah kejadian kemarin?" cerocos Jerry di sembrang mengingat kejadian kemarin saat di sekolah.
"gak usah nanya, kamu ngeselin banget sumpah untung aku gak di terkam sama Rakha." Alysa mendelik kesal mengingat kejadian kemarin sambil melangkahkan kakinya menuju dapur.
"hahah sorry ya laki lo emang kayak monster pas lagi marah gitu," tawa Jerry di sebrang sana sambil mendelik. yang benar saja kekasihnya di katai monster.
"Gila kamu ya, modelan kayak gitu juga aku sayang," ucap Alysa membela kekasihnya itu.
"yayaya terserah kamu aja lah," ucap Jerry malas berdebat dengan Alysa.
"iya lah gue kan cantik jadi harus di iyain," ucap Alysa dengan pedenya.
"Bodo lah iya in aja," ucap Jerry yang membuat Alysa tersenyum kemenangan.
"udah ya aku mau makan dulu," ucap Alysa santai.
"mau makan apa?" tanya Jerry di sebrang sana yang kelewatan keponya.
"makan orang, bayy." Alysa menutup telfon saat sudah sampai di depan ruang makan, Alysa masuk keruang makan dengan pakaian yang acak-acakan, Rambut yg dia jepit sambarangan namun tidak meninggalkan kesan Cantik dan Cute nya. Saat sampai di ruang makan Sudah ada orang tua dan kakaknya dan....... Hah?? Rakha?? Dia sudah ada di rumah Alysa sepagi ini?? sudah tidak heran lagi laki-laki posesif dan ajaib itu selalu betah di rumah Alysa.
Alysa menyipitkan mata nya untuk melihat lebih jelas.
"Wehhh Anak cewek jam segini belum mandi, malu sama tamu" ucap Rey pada Alysa yang masih berdiri di depannya.
"Hah??? Eh iya.... gue mandi dulu" Ucap Alysa dan langsung pergi meninggal kan Rakha, Orang tua dan kakak nya.
Deg Deg Deg
Kini Alysa hanya berdoa agar tidak ada yang mendengar datak jantungnya yg tidak terkendali itu.
1 jam kemudian Alysa baru turun untuk sarapan. Lama banget ya?? Jangan tanya Alysa di kamar ngapain aja, dia harus tampil maksimal karena ada tunangannya.
"kamu tadi nelfon ya? Kenapa Kha?" Tanya Alysa saat mereka ada di ruang tamu. mereka masih dengan setia menunggu Alysa sambil bertukar cerita.
"aku cuman mau ngajak kamu jalan aja, tapi karena gak kamu jawab ya aku samperin" Ucapnya sambil tersenyum manis.
"Ok.... tar ya Kha aku siap-siap dulu" kata Alysa sambil meninggalkan Rakha.
"Lys..." panggil Rakha, baru saja Alysa berjalan Rakha sudah memanggil nya.
"Gak usah ganti baju, kamu udah cantik kok," aku Rakha, Alysa yang mendengar itu hanya bisa mengontrol hati nya baik-baik agar tidak keluar dari tempatnya dan pergi mencari Hati Rakha.
Alysa kembali dengan tas nya, tidak ada yang dia ubah dari penampilannya karna penampilannya sudah bagus.
"Yuk" ajak Alysa. Rakha bangun dan menyeimbangkan langkahnya dengan Alysa.
"Alysa" panggil Rakha yang duduk di depan Alysa saat mereka sampai di salah satu resto. Rakha yang mengajak Alysa untuk makan terlebih dulu karena gadis itu melewatkan sarapannya tadi.
"Hemm" Jawab Alysa masih berkutat dengan makananya.
"Lo Cantik apa lagi pas lagi diem gini," Ucapannya sambil tersenyum manis.
Ohh Tuhan..... Apa ini? Senyum itu sangat indah, tapi Kata-kata yang di ucapkan jauh lebih indah. memang sederhana namun mampu membuat kupu-kupu di perut Alysa berterbangan. Alysa berusahanya menyembunyikan wajahnya yang melai memerah dan dentuman jantungnya yang sudah tidak dapat di kontrol lagi.
Rakha Tertawa renyah saat melihat wajah Alysa yang sudah seperti kepiting rebus.
"kayak gak pernah di gombalin aja sok malu-malu kucing," kata Rakha di tengah tawa nya. Melihat Rakha yang seperti ini sekarang Membuat Alysa kesal. sangat perusak suana yang tadi sudah indah.
"Idihhh Apaan? Udah lah aku emang cantik lagi, kamu orang ke 2099 yang bilang ini ke aku, lagian aku udah kebal ya sama gombalan receh kami" Ucap Alysa sombong. Apa yang di ucapkan Alysa sebenarnya tidak semua salah karna memang banyak yang mengatakan dia cantik tapi orang yang mengucapkan itu tentu saja belum sampai 2099 orang.
"Pede banget yaaa" Kata Rakha sinis. menatap remeh pada kekasihnya itu.
"Idihh emang bener Kali" ucap Alysa kelewat pede.
Setelah selesai makan mereka berjalan menyusuri Mall. Rakha kembali merangkul pinggang Alysa posesif tidak membiarkan gadis itu jauh darinya.
"Sa kita ke toko buku dulu ya, ada buku yang mau gue beli" Alysa tidak menjawab dia hanya menggukkan kepalanya tanda setuju dengan Rakha.
Rakha menelusi tiap lorong buku-buku dengan seksama tapi buku yang dia cari masih tetap tidak ketemu akhirnya dia kewalahan dan mulai menghampiri Alysa yang berada di buku Bagian Novel.
"Udah ketemu kha?" Tanya Alysa saat Rakha menghampirinya. Rakha hanya menggeleng tanda bahwa dia tidak menemukan buku yang dia cari.
Mereka pun keluar dari toko buku dan berjalan menelusuri Mall itu.
"Aku kira kalo di mall banyak cewek cantik ternyata cuma satu yang cantik," ucap Rakha saat mereka sedang berjalan tak tahu mau kemana.
Alysa memelototkan matanya mendengar ucapan Rakha yang memuji gadis lain. memang dasar cowok kalau liat yang bening suka muji tanpa tau tempat.
"dan gadis itu kamu, kamu yang paling cantik di antara yang tercantik," ucap Rakha melanjutkan perkataannya yang tambah membuat Alysa blushing.
selanjutnya Alysa dan Rakga hanya berjalan jalan sambil masuk ketoko satu ke toko satu lagi tanpa tujuan yang jelas. Sampai akhirnya mereka memutuskan keluar dari mall tersebut.
Rakha mengajak Alysa ke taman karea Rakha tau Alysa sangat suka jika ia ajak ke taman. Alysa suka bunga dan melihat anak kecil yang sedang bermain di taman.
saat sampai di taman mereka langsung duduk di bangku taman menikmati hari mereka dan kebahagiaan mereka yang Alysa harap tidak akan luntur termakan waktu ataupun jarak jika suara saat nanti mereka harus LDR.
****
Thank For Reading.
Hai All im back setelah lama gak nulis di sini akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti. Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan @Wphilmiath_
Follow juga akun rp ini ya guys
@TRAKHAAKDNA_
@ALYSAEVELYAA_
@ALVANDO_JERRY
@ARETTAEMILJ_
@SHE_LIAANGGRAINI
@ADRIENVERVER_