Raksa

Raksa
KUA



Happy Reading.


***


Malam ini adalah malam acara tahunan di kampus Alysa, dan kini gadis itu tengah menatap kembali penampilannya di cermin setelah merasa cukup Alysa turun ke ruang tamu untuk menunggu Rakha di sana.


Sembari menunggu Rakha Alysa mengeluarkan ponselnya mencari kontak Jerry di sana. Menanyakan laki-laki itu akan datang atau tidak ke acara tahunan kampus mereka mengingat jika Jerry juga merupakan alumni kampur.


Setelah menemukan kontak Jerry dengan segera gadis itu mengetikkan pesan untuk laki-laki itu. Jari tangannya menari dengan indah di atas ponsel pintarnya mengetikkan pesan untuk Jerry.


Alysa


Jer kamu dateng gak ke acara kampus?


Tak beberapa lama Jerry sudah membalas pesannya. Dan dengan segera Alysa membacanya dan kembali membalas pesan Jerry.


Jerry


Kamu pergi sama siapa?


Bukannya menjawab Jerry malah balik bertanya pada Alysa.


Alysa


Sama Rakha, kalo kamu mau bareng ayo!


Jerry


Engga, aku mau jagain Eliza aja. Kamu udah sama Rakha kan? kasian Eliza sendiri.


Alysa


Ya udah nanti kalau ada apa-apa kabarin ya.


Jerry


Siap AlySayang😘


Alysa tertawa melihat pesan dari Jerry sampai saat Rakha datang ia segera memasukkan ponselnya.


"Udah siap Yang?" tanya Rakha saat ia melihat gadisnya sudah ada di ruang tamu. Gadisnya itu malam ini terlihat sangat cantik dengan balutan dress berwarna coksu yang snagat ppas di tubuhnya.


"Udah," ucap Alysa dengan senyumannya lalu berdiri menghampiri Rakha. Selanjutnya mereka mulai berjalan menuju mobil Rakha yang terparkir di depan rumah besar Alysa.


"Ya udah ayo ke KUA," ucap Rakha menggoda gadis itu, pipi Alysa sudah memerah mendengar ucapan Rakha. Rakha memang selalu saja menggoda Alysa hingga pipi gadis itu memerah membuat Alysa kesall namun bagi Rakha itu kesenangan tersendiri baginya.


"Apa sih?" tanya Alysa yang sudah salah tingkah, pipinya sudah memanas. Alysa langsung saja masuk ek mobil Rakha tanpa menghiraukan laki-laki itu dan Rakha segera mengikuti lalu mulai melajukan mobilnya menuju kampus Alysa.


"Katanya udah siap," ucap Rakha menahan tawanya melihat gadisnya yang sudah blushing sangat menggemaskan melihat Alysa yang blushing seperti itu.


"Maksud aku tuh udah siap mau ke kampus bukan buat nikah tau," ucap Alysa memutar malas matanya. Rakha begitu senang menggoda gadisnya itu membuat pipi gadisnya memerah adalah hobby nya.


"Yah padahal aku udah siap loh halalin kamu sekarang," ucap Rakha menghela nafasnya frustasi, Rakha memang pandai berekting harusnya ia menjadi pemain film saja bukannya menjadi CEO.


"Lagian ini udah malam mana ada KUA yang buka," ucap Alysa dengan kesal, memangnya mana ada orang yang mau nikah malam-malam seperti ini? Kecuali Rakha tentunya.


"Berarti kalau besok pagi mau dong Yang," ucap Rakha yang kembali menggoda Alysa. Alysa kembali blushing karena Rakha. Rakha mencubit pipi Alysa gemas melihat tingkah gadisnya itu.


"Kamu gemesin banget sih kalau lagi blushing, jadi pengen cepet aku nikahin deh," goda Rakha lagi dan kali ini ia mendapatkan cubitan manis dari Alysa di perutnya. Ia sudah cukup kesal dengan laki-laki satu itu.


"Sakit tau kha," ucap Alysa kesal karena Rakha mencubit pipinya. Alysa mengerucutkan bibirnya yang tambah membuat Rakha gemas dengan gadisnya itu.


"Tenang Yang besok aku buat KUA 24 jam jadi kalau kita mau nikah jam 12 malam juga bisa," ucap Rakha dengan santainya.Terserah Anak sultan saja lah ya.


"Di kira UGD 24 jam, noh nikah sama mbak kunti siap dia mah kalau jam 12 malam kamu ajakin nikah," ucap Alysa kesal. Selama di perjalanan mereka tak ada hentiukan berbicara terutama Rakha yang terus memancing pembicaraan atau pertengkaran dengan gadisnya itu. Hingga tak beberapa lama akhirnya mereka sampai di tempat acara.


Alysa dan Rakha kini sudah menjadi pusat perhatian, apa lagi Rakha. Laki-laki itu sudah menjadi sorotan kaum hawa saat ia keluar dari mobilnya. Siapa yang tidak akan terpanah dengan laki-laki tampan dan mapan itu?


"Wah itu si Alysa bareng siapa woi?"


"Loh Alysa sama Jerry udah putus?"


"Cowoknya ganteng banget ya ampun"


"Loh itu kak Rakha kan? mereka masih pacaran? gue kira Alysa udah sama kak Jerry,"


Masih banyak lagi pembicaraan dari orang yang mengenal mereka ataupun tidak mengenal mereka yang terus membicarakan mereka. Tapi mereka tak menghiraukannya dan segera mencari keberadaan sahabat mereka yang lain. Karena memangsekarang anak dari semua fakultas dijadikan satu jadi wajar jika dan yang tidak mengenal Alysa


"Alysa," suara menggelegar Klara membuat Alysa menatap kearah gadis yang kini berjalan kearahnya itu dengan senyuman manisnya. Terlihat kernyitan didahi gadis itu saat melihat Rakha.


"Hai Klara," sapa Alysa pada temannya itu dengan senyuman manisnya.


"Ini siapa lo Sa?" tanya Klara melihat Rakha yang merangkul pinggang Alysa dengan posesif.


"Kenalin ini Rakha, dia tunangan gue," ucap Alysa yang membuat Klara melongo tidak percaya. Karena yang ia kira Alysa adalah kekasih Jerry namun ternyata laki-laki yang kini merangkul temannya itu adalah tunangannya?


"Lah elo sama kak Jerry?" tanya Klara bingung pasalnya ia kira Alysa dan Jerry pacaran, jika di lihat dengan kedekatan mereka.Bukan hanya Klara bahkan banya yang menganggapnya adlah kekasih Jerry.


"Dia sahabat gue sahabat Rakha juga, karena gue sama Rakha LDR jadi ya Jerry yang jagain gue," ucap Alysa menjelaskan. Klara hanya mengangguk mendengar penjelasan Alysa. Alysa memang di kelilingi laki-laki tampan.


"Em Ra gue mau nyamperin sahabat gue, lo mau ikut?" tanya Alysa menawarkan.


"Engga deh, gue kesana dulu," ucap Klara sambil menunjuk gerombolan cewek. Alysa hanya mengangguk setelahnya ia berpamitan pada Klara dan langsung mencari sahabatnya.


"Weh calon pengganti tambah lengket aja," ucap Aldo saat mereka sudah sampai pada sahabat mereka yang sudah berkumpul.


"Ia dong, biar pas kawin malam pertamanya bisa sangat kompak," jawab Rakha yang mengundang tawa sahabatnya sedangkan Alysa hanya memutar matanya malas. Sikap gila Rakha sepertinya memang tidak bisa di obati. Atau mungkin Alysa harus meminta Cleaning Service untuk embersihkan otak Rakha.


"Veno, lo kapan dateng?" tanya Rakha saat melihat Veno yang berada di sana.


"Dua hari lalu, gue denger lo sempet selingkuh ya? sayang banget gue gak disini kalau gue disini udah gue embat Alysa," ucap Veno yang kesal dengan ulah Rakha bagaimana bisa laki-laki selingkuh dari gadis dengan definisi nyaris sempurna tanpa cela seperti Alysa?


"Udah lah gak usah di bahas, khilaf gue. Lagian elo udah punya Adrin," ucap Rakha malas sambil memutar matanya. Ia sangat malas jia harus mengingat kelakuan bejatnya saat itu.


"Hehe pis Drin," ucap Veno sambil menatap Adrin. Adrin hanya menggeleng melihat tingkah Veno, ia tahu Veno hanya kesal karena sahabatnya di sakiti.


"Guys gue ke toilet dulu ya," ucap Alysa dan segera pergi tapi Rakha lebih dulu menahannya.


"Mau aku anter?" tanya Rakha menawarkan Rakha hanya tidak ingin kejadia saat di acara kakeknya terulang lagi.


"Gak usah, aku sendiri aja," ucap Alysa dan segera pergi sebelum Rakha memaksa.


***


 


 


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini


akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak


asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy


Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan


@Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


 @ALYSAEVELYAA_


 @ALVANDOJERRY_


 @ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_