Raksa

Raksa
Fitting



Happy Reading.


***


Alysa menatap ke depannya menunggu Rakha menjemputnya. Kini Alysa masih berada di depan kampusnya dengan ponsel yang berada dalam genggamannya dengan sesekali melihat ponselnya. Semenjak kejadian di mall Devin sudah tidak pernah mengganggunya ataupun menemuinya entah apa yanga Rakha lakukan pada laki-laki itu hingga ia sudah tak berani lagi muncul di depan Alysa tapi Alysa cukup bersyukur kini laki-laki itu tak lagi mengganggu nya.


Suara klakson mobil menyadarkan Alysa dari lamunannya, mobil fortune hitam berhenti di depannya dengan segera Alysa langsung memasuki mobil tersebut setelah melihat Rakha yang tengah tersenyum padanya dari balik kemudi. Alysa membalas senyuman laki-laki itu sebelum masuk ke mobil.


"Kamu udah makan?" tanya Rakha saat Alysa sudah memasuki mobilnya. Gadis itu tanpa cantik walau dengan pakaiannya yang sederhana hanya menggunakan dress sepanjang lutut berwarna coksu dengan make up tipis yang terlihat begitu natural, Alysa memang selalu bisa tampil sempurna.


"Udah," ucap Alysa singkat. Setelah kejadian dikamar Rakha, Alysa jadi tidak terlalu banyak bicara dan takut untuk memandangnya. Rakha hanya menghembuskan nafasnya melihat sikap Alysa yang sedikit berubah kepadanya. Rakha sedikit menyesali tindakannya saat itu karena Alysa yang berubah padanya namun ia juga bersyukur karena dengan begitu Alysa mau menikah dengannya. Rakha memang sangat susah mengontol dirinya apa lagi jika itu menyangkut gadisnya itu.


Tanpa bicara lagi Rakha langsung melajukan mobilnya menuju butik milik tantenya. Keadaan hening menyelimuti keadaan mobil hanya suara deru dari pengendara lain yang menjadi teman. Rakha yang sudah tidak tahan dengan Alysa yang masih mendiamkannya akhirnya menepikan mobilnya.


Alysa mengernyitkan keningnya bingung saat Rakha menepikan mobilnya, tapi ia tak berani bersuara. Setelah kejadian dirumah Rakha, Alysa menjadi malas untuk berbicara setelah aksi pemaksaan Rakha.


"Aku minta maaf Lys atas kejadian waktu itu please jangan diemin aku kayak gini," ucap Rakha sambil menggenggam tangan Alysa erat. Rakha menatap dalam pada Alysa yang menundukkan kepalanya tak mau menatap Rakha.


"Aku ngelakuin semua itu karena aku gak mau hubungan kita terus di ganggu orang ketiga," ucap Rakha melanjutkan ucapannya. Alysa mengalihkan tatapannya keluar jendala disampingnya.


"Please Lys ngertiin aku, aku gak mau kehilangan kamu lagi. Aku hancur Lys saat kamu pergi dari aku dan aku gak mah kejadian itu terulang lagi," ucap Rakha masih menatap Alysa dalam. Alysa menatap Rakha mencari kebohongan dalam tatapan laki-laki itu dan Alysa tidak menemukannya hanya ada ketakutan yang besar dalam tatapannya.


"Maafin aku karena udah egois," ucap Alysa yang air matanya sudah mengalir di pipi putihnya. Ia tahu Rakha sangat menyayanginya tak seharusnya ia mendiamkan tuanangannya itu.


"Hey jangan nangis," ucap Rakha lalu membawa Alysa kedalam pelukannya menenangkan gadisnya itu mengelus rambut Alysa penuh sayang.


"Udah sekarang kita mending lanjut ke butik," ucap Rakha menghapus air mata gadisnya di pipi Alysa sambil tersenyum menenangkan Alysa.


Mereka akhirnya melanjutkan perjalanan menuju butik dengan tangan Alysa yang berada di dalam genggaman Rakha yang ia letakkan diatas pahanya.


****


Alysa dan Rakha berjalan bersama memasuki butik yang cukup besar milik tantenya. Rakha dengan setia merangkul pinggang Alysa posesif.


Di dalam sudah terlihat Mami dan Mamanya yang sudah menunggu kedatangan anaknya sambil mengobrol bersama tante Rakha.


"Nah ini dia, calon pengantin nya udah dateng," ucap Renata saat melihat anak dan calon menantunya yang berjalan ke arah mereka.


"Langsung ke ruang fitting aja yuk," ajak Tia—tante Rakha, yang mendapat anggukan dari orang yang berada di sana.


"Sinta, Ara, Fani bantu Alysa untuk memilih baju," ucap Tia pada karyawannya yang langsung mengajak Alysa menuju ruangan yang digunakan untuk memilih baju pengantin.


"Rakha ayo ikut tante," ucap Tia lalu berjalan menuju baju pengantin laki-laki. Sedangkan para orang tua sibuk memilih baju untuk mereka kenakan.


Tak beberapa lama Rakha sudah selesai memilih bajunya, lalu mencobanya. Rakha menunggu Alysa untuk melihat gadis itu.


Tak beberapa lama Alysa keluar dengan baju pengantin yang sudah ia kenakan. Alysa menatap kagum pada Rakha yang menggunakan jas berwarna putih, dengan kemeja berwarna senada dengan dasi putih di hiasi warna hitam di sampingnya dan celana putih sangat tampan dan menawan.


"Ganteng kan Yang?" tanya Rakha dengan menaik turunkan alisnya menggoda Alysa yang tidak melepas pandangannya.


"Apa sih?" tanya Alysa dengan pipinya yang bersemu merah. Sedangkan Rakha malah tertawa melihat Alysa yang blushing.


"Gimana?" tanya Alysa meminta pendapat pada Rakha tentang baju yang di pakainya. Rakha diam sebentar menilai penampilan Alysa lalu ia menggeleng.


"Terlalu terbuka, aku gak suka berbagi," ucap Rakha saat melihat punggung Alysa yang terekspos.


"Bentar aku coba yang lain," ucap Alysa lalu kembali masuk untuk mengganti.


Tak beberapa lama Alysa kembali keluar dengan punggungnya yang tertutup dan lengan panjang. Namun lagi-lagi Rakha menggeleng.


"Pecahan di paha terlalu tinggi, aku gak suka punya aku dilihat orang lain," ucap Rakha kembali menilai. Alysa menghembuskan nafasnya lalu kembali masuk untuk mengganti bajunya yang lain.


Alysa kembali keluar dengan gaun panjang tanpa belahan di bagian bawah ataupun punggung yang terbuka. Namun lagi-lagi Rakha menggeleng membuat Alysa kesal.


"Belahan dada terlalu rendah, mana lengannya gak ada lagi," ucap Rakha yang malah kesal melihat baju yang Alysa pakai.


"Terus kamu maunya yang kayak gimana Tarakha?" tanya Alysa yang mulai jengah dengan Rakha yang selalu menggeleng dia kira tidak capek terus memilih gaun dan mencobanya stau persatu?


Alysa keluar dengan gaun yang benar-benar tertutup dan jika Rakha masih tetap menggeleng maka biar ia yang menggunakan jas Rakha dan Rakha yang memakai gaunnya.


"Rakha," panggil Alysa saat Rakha masih fokus dengan ponselnya.


Rakha mengalihkan tatapannya pada Alysa yang kini berdiri di depannya. Matanya menatap tak berkedip pada Alysa yang terlihat begitu cantik dengan gaunnya. Rakha jadi tidak sabar untuk segera menikahi Alysa dan mengurungnya di rumah agar tidak ada laki-laki lain yang bisa melihat gadis cantiknya itu.


"Aduh jadi gak sabar pengen dinikahin," ucap Rakha sambil menatap Alysa dengan penuh kagum.


"Sabar 4 hari lagi," ucap Alysa sambil mengelus puncak kepala Rakha sambil terkekeh.


"Wah kalian serasi banget," ucap Renata yang baru saja selesai memilih gaun untuk keluarga bersama Karin.


"Udah kan? Mending sekarang kalian langsung ganti baju dan ambil pesanan cincin pernikahan kalian," ucap Karin yang mendapat anggukan dari anaknya. Setelahnya mereka langsung berjalan kearah ruang ganti.


***


Alysa dan Rakha dua pasang kekasih itu kini tengah berada di hotel yang akan di gunakan untuk resepsi pernikahan mereka. Setelah tadi mengambil cincin. Para orang tua menyuruh mereka untuk datang ke tempat yang akan digunakan untuk resepsi.


Ruangan sudah mulai di hias. Terlihat sangat luas dan meriah padahal dekorasi belum selesai 100%.


"Rakha ini gak terlalu mewah ya?" tanya Alysa sambil menatap ruangan yang terlihat sangat luas dan megah.


"Engga kok sayang, tamu undangan kita juga banyak jadi gak masalah kan?" tanya Rakha balik.


"Banyak banget? ntar kalo kaki aku patah gimana?" tanya Alysa mendramatisir.


"Lebay banget," ucap Rakha sambil menyentil kening Alysa membuat gadis itu mengerucutkan bibirnya kesal.


Akhirnya penantian mereka akan segera berakhir, segela rintangan yang sangat sulit selama hubungan pacaran mereka akan selesai. Kini hubungan rumah tangga akan menanti mereka entah hubungan itu akan berjalan sesulit hubungan saat mereka masih pacaran atau malah hubungan rumah tangga mereka akan jauh lebih mudah. Kita tidak akan ada yang tau hanya takdir dan skenario Tuhan yang akan terus berjalan yang dapat menentukannya.


Kisah sepasang kekasih yang harus menghadapi rumitnya hubungan semasa pacaran akan berakhir sebentar lagi dengan senyuman mengembang penuh bahagia.


 


 


*****


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini


akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak


asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy


Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan


@Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


 @ALYSAEVELYAA_


 @ALVANDOJERRY_


 @ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_