Raksa

Raksa
Kantor Rakha



Happy Reading.


***


Alysa baru saja selesai dengan kelasnya dan kini setelah selesai dengan kelasnya Alysa langsung menuju kantin bersama Klara teman satu jurusannya. Sebelum pulang Alysa memang sering ke kantin bersama teman dan sahabatnya untuk mengisi perut atau hanya sekedar untuk berkumpul.


"Sa tiga hari lagi perayaan ulang tahun kampus, lo dateng kan? alumni juga di undang kok dan kita bebas bawa pasangan," tanya Klara sekaligus memberikan informasi pada Alysa. Memang beberapa hari lagi akan di gelar perayaan kampus dan mahasiswanya yang bebas membawa pasangan mereka untuk datang bahkan alumni juga di undang.


"Masih gak tau Ra," ucap Alysa yang tidak tertarik dengan hari seperti itu yang pasti akan sangat megah karena akan di adakan pesta pada malam puncaknya. Apa lagi alumni juga di undang pastilah akan sangat banyak yang datang.


"Ayo lah Sa, lo bisa ajak Jerry juga kok kalau lo mau," paksa Klara, FYI banyak yang mengira bahwa Alysa dan Jerry sepasang kekasih karena kedekatan mereka dan Klara juga menganggap begitu.


"Liat besok aja deh gue dateng atau engga," ucap Alysa dengan senyumannya. Ia akan menanyakan terlebih dulu pada Rakha. Mengingat betapa posesifnya laki-laki itu dan tak mungkin juga ia tak datang bersama Rakha jadi ia akan mengajak laki-laki itu juga.


Mereka duduk disalah satu meja kantin den segera memesan makanannya, sebelum pulang memang Alysa lebih suka menunggu jemputannya sambil makan di kantin daripada harus capek berdiri di depan kampusnya. Lia gadis itu tadi sudah mengirim pesan jika ia langsung pulang karena Aldo yang sudah menjemputnya.


Hari ini Alysa harus menggunakan taksi pasalnya Rakha tidak bisa menjemputnya karena ia sedang ada meeting yang membuatnya tidak bisa menjemput Alysa. Alysa kini sudah berada di depan univ nya menunggu taksi yang lewat.


Hari ini Alysa berencana mengunjungi kantor Rakha, karena ia sedang tidak ada tugas dan pasti akan bosan di rumah. Jadilah, gadis itu berencana mengunjungi kantor tunangannya itu. Sebelum ke kantor Rakha Alysa menyempatkan untuk ke cafe membeli meinuman untuknya dan Rakha serta membeli beberapa makanan cepat saji. Setelah selesai dengan pesanananya dengan segera Alysa kembali menaiki taksi yang tadi ia suruh menunggu.


Setalahnya tak beberapa lama mereka akhirnya sampai di depan kantor milik Rakha. Alysa memasuki kantor Rakha dengan tenang kemudian ia berjalan ke arah resepsionis untuk menanyakan di mana Rakha dan di mana ruangan Rakha ia tidak mau menelfon Rakha karena Alysa takut Rakha sedang meeting dan akan mengganggu tunangannya itu.


"Permisi Mbak, Rakha-nya ada?" tanya Alysa pada resepsionis yang langsung menatapnya tidak suka saat ia menanyakan Rakha.


"Pak Rakha lagi meeting," jawabnya jutek, dengan wajahnya yang dibuat sedatar mungkin. Alysa mendengus kesal dengan resepsionis di hadapannya ini. Bisa ia tebak gadis itu menyukai tunangannya itu.


"Dina kamu gak boleh gitu sama tamu," ujar resepsionis lainnya menegur resepsionis dengan baju ketat yang menjawab Alysa dengan jutek tadi.


"Maaf sebelumnya mbak, mba sudah ada janji dengan pak Rakha?" tanya resepsionis yang bernama Litta di lihat dari name tag nya itu dengan lembut berbeda dengan resepeionis yang bernama Dina itu.


"Belum Mbak," ucap Alysa jujur karena ia memang belum memberi tahu Rakha jika ia akan datang.


"Anda harus membuat janji dulu sebelum bertemu pak Rakha, kalau belum lebih baik anda pulang sana," ujar Dina dengan sinis, Alysa memutar matanya malas mendengar Dina yang selalu sinis padanya. Awas saja jika ia sudah menjadi istri Rakha, pegawai sinis seperti Dina harus ia musnahkan dari kantor Rakha. Sepetinya setelah ini ia harus mengadakan seleksi kesabaran untuk pegawai Rakha.


"Ada apa ini?" tanya seorang wanita yang cukup sexy dengan pakaian ketatnya berjalan ke arah Alysa. Dan satu lagi setelah ini Alysa harus membuat peratuan tentang berbusana melihat di kantor Rakha banyak sekali cabe-cabean yang berkeliaran.


"Ini Bu, dia ingin bertemu dengan pak Rakha tapi belum ada janji," ucap Litta dengan lembut menjelaskan pada wanita yang sepertinya atasan mereka.


"Anda mau ngapain ketemu Rakha tanpa membuat janji? lebih baik Anda kembali lagi setelah membuat janji," ucap wanita itu tak kalah sinis dari Dina. Dapat Alysa tebak dua wanita yang berbicara sinis padanya itu adalah fans Rakha. Bagaimana bisa seorang pegawai berbicara sinis pada tamu? Bisa tidak ada yang mau berkerjasama dengan perusahaan Rakha jika saat mencari Rakha sudah di usir.


"Saya ini tunangannya, ngapain saya harus buat janji?" tanya Alysa akhirnya, karena mulai jengah dengan dua wanita yang selalu sinis padanya itu. Bukannya takut, mereka malah tertawa mengejek Alysa. Kini sudah banyak karyawan yang mengerumuni mereka untuk melihat apa yang sedang terjadi. Alysa merutuki Rakha yang membuat acara beberapa hari lalu tanpa mengundang karyawannya sehingga karyawannya tidak tahu padanya tapi itu bukan masalah besar juga bagi Alysa, karena ia tak membutuhkan banyak orang tahu jika Rakha adalah miliknya namun jika situasinya sudah begini ia juga jadi kesal.


"Wah macem-macem nih dua cewek, awas ya kalau gue udah nikah sama Rakha gue pecat lo berdua," ucap Alysa kesal dan tidak menggunakan bahasa formalnya lagi wjahnya ang mulai tadi menampakan raut dengan sabar sekarang sudah memerah kaerena marah mungkin mereka tidak tahu seberapa menakutkannya jika orang sabar sedang marah.


"Saya ini sekertaris sekaligus calonnya pak Rakha, jadi kamu jangan ngaku-ngaku," ucap Rosa yang tambah membuat Alysa kesal enak sekali gedis itu mengaku sebagai calon Rakha yang sudah jelas padahal Alysa lah tunangan Rakha. Alysa mengeluarkan ponselnya lalu mencari nomer tunangannya itu dengan kesal, setelah Rakha menjawabnya tanpa basa-basi Alysa langsung marah pada laki-laki itu.


"Kamu di mana?" tanya Alysa dengan suara kesalnya, kemarahannya sudah mencapai ubun-ubun dan siap meledak kapan saja.


"Aku di kantor sayang, kenapa? Hm?" tanya Rakha di sebrang sana dengan sabarnya. Ia tahu tunangannya itu sedang kesal tapi ia juga tak tahu mengapa Alysa terdengar begitu kesal.


"Turun sekarang, aku ada di resepsionis," ucap Alysa dan langsung mematikan sambungan telfonnya dengan kesal.


***


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini


akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak


asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy


Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan


@Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


 @ALYSAEVELYAA_


 @ALVANDOJERRY_


 @ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_