
Happy Reading.
***
Silau matahari masuk ke dalam kamar pasutri yang kini tengah tertidur sambil memeluk satu sama lain. Sang surya mengintip dengan malu melalui celah jendela kamar yang sedikit terbuka.
Rakha mengerjapkan matanya berkali-kali menyesuaikan cahaya yang menyilaukan retinanya, saat matanya sudah sepenuhnya terbuka hal yang pertama ia lihat adalah istrinya yang sedang tertidur dengan lelapnya. Rakha tersenyum melihat Alysa yang sedang tertidur dengan iseng Rakha mengambil ponselnya dan memfoto istrinya itu yang terlihat sangat cantik saat tertidur. Betapa beruntungnya Rakha memiliki istri seperti Alysa, tak salah jika Rakha begitu memperjuangkan Alysa untuknya. Rakha mengecup kening Alysa lama. Setelah itu ia tersenyum begitu manis pada gadisnya itu.
Rakha mencium bibri Alysa lalu segera berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai Rakha langsung membangunkan Alysa yang masih tertidur dengan begitu lelap sebenarnya ia tak tega membangunkan Alysa tapi ia ingin menunjukkan indahnya dunia pada gadisnya itu.
"Sayang bangun udah pagi," ujar Rakha sambil menggoyangkan tangan Alysa. Alysa mengerang karena merasa tidurnya terganggu.
Alysa mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya yang masuk ke manik matanya.
"Buruan mandi sana," ucap Rakha pada Alysa yang hanya mengangguk lalu segera berjalan ke arah kamar mandi untuk segera mandi.
Rakha kini tengah berbaring di sofa kamarnya sambil menatap kearah jendela menunggu Alysa selesai dengan kegiatannya. Rakha sudah terlihat begitu rapih dengan pakaian santainya yang membuatnya begitu tampan. Merasa bosan Rakha mengeluarkan ponselnya dan membuka sosmednya untuk mengunggah foto Alysa yang baru saja ia ambil tadi saat gadisnya itu tertidur.
trakhaakdna_
Disukai oleh alviando_jerry dan 12.335 lainnya
trakhaakdna ❤ @alysaevelyaa
alviando_jerry yang lagi honeymoon mah beda
gianorlando_ oleh-oleh jangan lupa
aldoadtm_ jangan lupa bikinin keponakan
"Rakha udah ayo berangkat," ucap Alysa yang sudah selesai bersiap. Rakha yang asik sendiri dengan ponselnya tidak menyadari jika gadisnya sudah selesai bersiap. Gadisnya itu terlihat cantik dengan pakaian santainya karena memang kali ini mereka berencana untuk ke pantai.
"Emang mau kemana?" ujar Rakha sambil mengernyitkan keningnya bermaksud menggoda Alysa.
"Jalan lah," ucap Alysa sinis sambil menarik tangan Rakha untuk segera berdiri.
"Engga, kamu belum ngasih hak aku jadi mending sekarang kamu kasih hak aku aja dulu," ucap Rakha yang kambali duduk dengan Alysa yang berada di pangkuannya. Rakha memeluk Alysa dengan erat sesekali mengecup leher Alysa.
"Ihh itu bisa kapan-kapan sekarang kita jalan dulu," ucap Alysa sambil berusaha berdiri tapi tetap di tahan oleh Rakha.
"Gak mau," ujar Rakha yang malah menciumi leher Alysa menghirup aroma gadisnya itu dalam.
"Nanti malam deh, sekarang kita jalan," ucap Alysa ragu, entah kenapa ia bisa berbicara seperti itu padahal ia juga belum siap untuk memberikan apa yang Rakha mau.
"Janji ya." Rakha menyodorkan jari kelingkingnya pada Alysa yang di terima oleh Alysa dengan mengaitkan jari kelingking mereka.
"Iya, ayo buruan aku juga udah laper," ujar Alysa sambil cemberut. Rakha terkekeh melihat gadisnya yang cemberut dengan gemas Rakha mencium pipi Alysa lalu segera berdiri dan membawa Alysa untuk menuju restoran hotel untuk sarapan.
Rakha merangkul pinggang Alysa posesif sambil menatap tidak suka jika ada yang berani menatap gadisnya. Alysa hanya miliknya dan ia tak suka jika miliknya di tatap dengan penuh kekaguman dengan laki-laki lain yang menatap penuh minat untuk menerkam gadisnya itu.
Tak beberapa lama setelah selesai sarapan kini Alysa dan Rakha memutuskan untuk menuju salah satu pantai yang berada di Miami mereka bahkan juga sudah membawa baju ganti.
Saat sampai di pantai tersebut Alysa menatap kagum pemandangan di depannya. Laut yang sangat indah dan tidak terlalu banyak orang yang datang bahkan bisa dihitung dengan jari berapa banyak pengunjung yang datang, mungkin mengingat hari ini bukan hari libur.
Rakha dan Alysa berjalan ke ruang ganti untuk mengganti pakaian mereka. Rakha beralih hanya memakai boxernya dan Alysa memakai baju pendek dan hal itu sontak membuat Rakha marah.
"Kamu ngapain pakai baju gini?" tanya Rakha tidak suka melihat penampilan Alysa sudah di bilang bukan, Rakha tidak ingin berbagi dan kini Alysa malah memakai pakaian yag sangat pendek.
"Terus kudu pakek bikini?" tanya Alysa lagi mengerutkan keningnya yang malah membuat Rakha tambah marah.
"Pakai yang tertutup sayang," ucap Rakha berusaha sabar. Ia tak suka melihat pakaian minim yang Alysa gunakan ia tak ingin ada yang melihat aset yang hanya miliknya. Rakha sangat tidak suka berbagai jika itu berkaitan dengan Alysa.
"Di sini itu panas Rakha lagian masak renang pakek hijab," ujar Alysa memutar matanya malas. Dan akhirnya Rakha bisa mengalah karena memang cuaca di sini sedang panas.
"Ya udah lah," ucap Rakha dan segera merangkul Alysa untuk menuju ke arah pantai.
Rakha sudah berenang di pantai, sedangkan Alysa masih bermain pasir di bibir pantai namun tubuhnya sudah basah karena terkena ombak.
Rakha berjalan kearah tasnya lalu mengambil kamera dan memfoto Alysa dengan iseng, gadis itu tengah tertawa entah karena apa dan saat menyadari ada kamera Alysa langsung berpose.
"Sini gantian," ucap Alysa dan langsung mengambil kamera milik Rakha dan mulai memfoto Rakha. Setelah merasa puas mereka meletakkan kembali kameranya dan mulai bermain.
*****
Setelah puas dengan bermain air mereka segera mengganti baju mereka dan kini Alysa dan Rakha tengah berada di salah satu kapal yang di sewakan di sana untuk para pengunjung yang ingin menikmati pantai lebih jauh.
Alysa bersender pada dada bidang Rakha sambil menikmati hembusan angin yang membelai wajahnya.
"Emang kenapa?" balas Alysa yang memang tidak tahu. Lagi pula Alysa bukan bagian dari nasa ataupun anak geografi jadi mana tahu dia tentang iklim dan laut. Coba saja Rakha bertanya tentang kesehatan tentu Alysa tahu.
"Karena laut tengah merenung dan menatap iri pada aku yang memiliki pendamping hidup yang sangat cantik," ucap Rakha dengan senyumannya yang mampu membuat Alysa merona karena gombalan Rakha.
"Please deh gak usah ngardus tengah laut, aku tenggelamin tau rasa," ketus Alysa yang malah merusak suasana.
"Ngerusak suasana," dengus Rakha kesal menatap malas pada Alysa yang malah terkekeh. Ia memang sangat suka mengerjai suaminya itu dan membuat suaminya itu kesal dengan tingkah atau ucapannya.
"Gemes banget sih," ucap Alysa sambil menjawil pipi Rakha gemas.
"Kamu tau kenapa langit berwarna biru?" tanya Alysa sambil menatap langit di atasnya. Rakha sudah kembali tersenyum karena Alysa akan menggombalinya.
"Emang kenapa?" tanya Rakha dengan senyumannya.
"Gini nih orang nanya malah balik nanya, aku nanya karena aku gak tau kenapa malah balik nanya?" tukas Alysa yang kembali membuat Rakha kesal tadi ia sudah sangat senang karena merasa Alysa akan menggombalinya tapi ternyata tidak.
Setelahnya tidak ada pembicaraan di antara mereka, mereka hanya diam menikmati hembusan angin yang menjadi teman mereka. Dengan Rakha yang masih kesal dengan Alysa.
*****
Alysa kini tengah sibuk dengan ponselnya sambil menidurkan tubuhnya di sofa sedangkan Rakha tengah membersihkan tubuhnya. Mereka sudah kembali dari pantai saat hari sudah gelap.
Suara ketukan pintu membuat Alysa berjalan dengan malas menuju pintu kamar hotelnya. Ternyata seorang pelayan hotel yang membawakan pesanan makanan Alysa dan Rakha yang datang. Setelah mengucapkan terimakasih kasih Alysa segera masuk menunggu suaminya itu selesai mandi.
"Siapa yang?" tanya Rakha saat baru saja keluar dari kamar mandi.
"Makanan," ucap Alysa singkat. Rakha segera menuju istrinya itu dan ikut makan bersama. Rakha hanya menggunakan jubah mandinya tanpa mau berganti baju terlebih dulu dan malah langsung ikut memakan makanannya.
"Pakai baju sama," ucap Alysa setelah mereka selesai makan.
"Engga ah, biar cepet bukanya kan kamu udah janji sekarang mau ngasih jatah," ucap Rakha dengan senyumannya. Alysa sudah menelan selivanya susah mendengar ucapan Rakha mengingatkan gadis itu untuk mengubahnya menjadi wanitanya.
"Ayo yang bikin debay sekarang," ucap Rakha lalu menggendong Alysa dan melemparkannya ke tengah kasur king size nya membuat Alysa memekik terkejut.
"Baru aja selesai makan, masih kenyang Kha," ucap Alysa mengelak.
"Nah itu Yang sekalian olahraga," ucap Rakha dan langsung menindih Alysa menciumi gadisnya itu dengan penuh nafsu.
Dan malam ini mereka melakukannya Alysa bukan lagi gadis Rakha tapi wanita Rakha. Kalian pasti tau apa yang terjadi selanjutnya. Biarkan hanya mereka yang tau dan memiliki privasi mereka.
****
Thank For Reading.
Hai All im back setelah lama gak nulis di sini
akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak
asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy
Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.
Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan
@Wphilmiath_
Follow juga akun rp ini ya guys
@TRAKHAAKDNA_
@ALYSAEVELYAA_
@ALVANDOJERRY_
@ARETTAEMILJ_
@SHE_LIAANGGRAINI
@ADRIENVERVER_