
Happy Reading.
***
Sudah 10 bulan berlalu, sudah berbulan bulan pula Alysa menjalani hidupnya tanpa kehadiran Rakha. Mengingat laki-laki itu sudah 2 bulan Rakha tak menghubungi Alysa bahkan sebelum itu Rakha sangat jarang menghubungi nya mungkin hanya untuk menanyakan kabar Alysa laki-laki itu menghubungi Alysa. Alysa hanya berfikir positif dengan sikap Rakha mungkin saja laki-laki itu sedang sibuk dengan kuliah nya. Lagi pula ia juga tengah sibuk mengurusi keperluan kampusnya kini Alysa sudah masuk ke salah satu Perguruan tinggi terkenal yang ada di jakarta bersama Eliza dan Lia, sedangkan Retta gadis itu mengambil Perguruan tinggi di Amerika, dan Adrien gadis itu memasuki Perguruan tinggi di Yogyakarta.
"Alysa kok lo ngelamun sih?" Tanya Eliza menatap aneh pada Alysa. Kini Alysa dan Eliza tengah berada di kantin kampus, Alysa mengambil jurusan Kedokteran, sedangkan Eliza dan Lia gadis itu mengambil jurusan perawat.
"Gak papa," jawab Alysa singkat dengan senyumnya.
"Lo mikirin Rakha ya?" tanya Eliza yang tidak tega melihat sahabatnya yang akhir akhir ini tidak bersemangat itu.
"Iya, udah hampir dua bulan dia gak ngehubungin gue sama sekali." Alysa menghembuskan nafasnya berat.
"Lo udah coba hubungi dia duluan?" tanya Eliza yang mendapat anggukan dari Alysa.
"Percuma dia bahkan gak nge read chat gue, telfon gue selalu di matiin," rasanya mata Alysa sudah panas dan berat menahan buliran air mata yang siap jatuh kapan saja. Eliza beralih duduk di samping Alysa dan memeluk gadis itu dari samping berusaha menguat kan sahabatnya itu.
"Lo yang sabar ya, kali aja Rakha lagi sibuk mangkanya dia gak bisa ngehubungin elo," ucap Eliza yang mendapat anggukan dari Alysa.
"Ya ampun sayang kamu kenapa nangis? Pasti ulah cecurut ini ya?" todong Jerry pada Eliza. FIY Jerry juga kuliah di tempat yang sama dengan Alysa, Eliza, Lia, Aldo, Gian, Josep dan Anji.
Jerry langsung saja mengambil posisi di tengah Alysa dan Eliza lalu memeluk Alysa dari samping.
"Kamu kenapa? Cecurut ini ngapain kamu?" tanya Jerry kembali mengulang pertanyaannya.
Pletak
Satu jitakan berhasil mendarat dengan mulus di kepala Jerry. Jerry menatap Eliza dengan muka sangarnya.
"Lo apaan sih? Sakit nih kepala gua," kesal Jerry dan balik memukul kepala Eliza. Eliza dan Jerry jika bertemu memang sudah seperti tikus dan kucing tidak pernah akur.
"Gila lo ya, kepala gue sakit anjing," kesal Eliza sambil mengusap kepalanya yang sakit akibat ulah Jerry.
"Ini ada apaan sih sepi bener kayak pasar," ujar Aldo yang baru saja datang bersama Lia.
"Pasar itu rame bambang kalo sepi itu hatinya Eliza," ucap Jerry sambil tertawa yang ikuti oleh temennya yang lain.
"Jerry gila, otak tinggal separuh setres lo gak ada akhlak," kesal Eliza.
"Btw yang lain mana nih?" tanya Aldo yang melihat temennya yang lain belum hadir.
"Lagi otw katanya," ucap Jerry yang mendapat anggukan yang lainnya.
"Rakha udah ada kabar Sa?" tanya Lia yang mendapat gelengan dari Alysa.
"Tuh bocah kemana sih? Kalau udah gak mau sama Alysa kan tinggal bilang, gue siap menampung," ucap Jerry yang mendapat jitakan dari Alysa.
Jerry menyengir menatap Alysa, yang mendapat pelototan dari Alysa.
"Canda kok Yang," ucap Jerry dengan cengiran nya.
"Mungkin besok gue bakal ke Spanyol," ucap Alysa yang mendapat perhatian dari temannya yang lain.
"Lo serius?" tanya Aldo meyakinkan yang mendapat anggukan semangat dari Alysa.
"Mending nanti lo ke rumah Rakha dulu buat ngomongin ini ke orang tua Rakha," saran Eliza yang mendapat anggukan setuju dari temannya yang lain.
"Iya nanti pulang dari kampus gue langsung kerumah Rakha." Alysa memainkan ponsel nya dengan malas.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Alysa menatap pintu besar di depannya dengan nanar, sudah lama rasanya ia tak mengunjungi rumah ini. Rumah yang dulu ia anggap sebagai rumah ke dua nya. Rumah yang banyak menyimpan kenangannya bersama Rakha. Alysa sangat merindukan laki-laki itu.
"Assalamu'alaikum." Alysa memencet bel rumah Rakha, tak samapai menunggu lama pintu rumah tersebut sudah terbuka menampilkan wajah pembantu rumah Rakha yang sepertinya pembantu baru, karena wajah nya sangat asing bagi Alysa.
"Cari siapa ya non?" tanya wanita paruh baya dengan aksen medok Jawa nya.
"Mami Renata ada?" tanya Alysa yang mendapat kernyitan bingung dari pembantu itu, mungkin ia bingung mengapa Alysa memanggil Renata dengan sebutan Mami.
"Mari masuk dulu non biar bibi panggil kan," ucap wanita itu yang dibalas anggukan oleh Alysa.
Baru saja Alysa akan duduk suara Renata menghentikan nya.
"Alysa, ya ampun kamu kemana aja? Mami kangen banget sama kamu," ucap nya sambil memeluk Alysa yang di balas oleh Alysa.
"Alysa ada kok Mi, cuman lagi sibuk aja jadi baru sempet main ke sini maaf ya Mi," ucap Alysa merasa tidak enak.
"Ya udah gak papa kok sayang," ucap Renata sambil mengelus puncak kepala Alysa.
"Oh iya bi Ami kenalin ini tunangannya Rakha namanya Alysa, dan Alysa ini bi Ami pembantu baru di sini," ucap Renata mengenalkan Bi Ami. Alysa menjabat tangan Bi Ami bermaksud mencium tangan Bi Ami namun langsung di tarik oleh wanita itu. Alysa mengerutkan dahinya.
"Saya cuman pembantu non," ucap nya tidak enak.
"Gak papa bi, kan Bibi lebih tua dari saya," ucap Alysa dengan senyumannya. Renata ikut tersenyum melihat kesopanan Alysa. Rakha memang tidak salah pilih dalam mencari pasangan.
"Bi tolong buatkan minuman dan cemilan." Renata berujar yang mendapat anggukan dari Bi Ami.
"Gimana kabar kamu sayang?" tanya Renata.
"Baik kok Mi, Mami sendiri apa kabar?"
"Mami juga baik kok sayang." Renata tersenyum manis pada Alysa.
"Mi aku besok mau nyusul Rakha ke Spanyol boleh?" tanya Alysa yang mendapat ekspresi terkejut dari Renata.
"Boleh aja sih, cuman gimana sama kuliah kamu?" tanya Renata pada Alysa, ia tak tau mengapa Alysa ingin mengunjungi Rakha tapi sepertinya ada yang tidak beres.
"Aku bisa ijin satu minggu Mi," ucap Alysa memohon pada Renata.
"Kalian lagi ada masalah?" tanya Renata yang menangkap ada nya kesedihan pada mata Alysa. Alysa menunduk dalam menahan air matanya agar tak meluncur keluar.
"Kamu kenapa sayang?" tanya Renata yang melihat Alysa menunduk.
Renata membawa Alysa kedalam pelukannya setelah nya gadis itu menceritakan semua yang terjadi antara ia dan juga Rakha.
****
Thank For Reading.
Hai All im back setelah lama gak nulis di sini
akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak
asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy
Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.
Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan
@Wphilmiath_
Follow juga akun rp ini ya guys
@TRAKHAAKDNA_
@ALYSAEVELYAA_
@ALVANDOJERRY_
@ARETTAEMILJ_
@SHE_LIAANGGRAINI
@ADRIENVERVER_