Raksa

Raksa
Marah mode on



Happy Reading.


***


"Sayang dengerin aku dulu bentar," bujukan Rakha sedari tadi namun tetap saja di hiraukan oleh Alysa gadis itu sudah merebahkan tubuhnya dengan selimut yang menutup seluruh tubuh hingga wajahnya dan membelakangi Rakha. Mood nya sedang tidak baik hanya untuk melihat laki-laki itu ia masih kesal dengan Rakha.


"Pergi sana, kasian MANTAN PACAR kamu jauh-jauh dari Spanyol kamu tinggalin, Atau masih jadi pacar?" ucap Alysa dengan sinis dan menekankan kata MANTAN PACAR membuat Rakha menghela nafasnya. Jessica memang hanya menjadi perusuh di hubungannya dengan Alysa. Apa tak cukup gadis itu pernah menghancurkan hubungannya hingga kini ia harus kembali mengusik rumah tangganya?


"Sayang dia itu di sana karena ada kerja sama bisnis sama perusahaan aku, aku juga gak tau kalo perusahaan dari Spanyol yang mengadakan kerja sama dengan perusahaan aku itu perusahaan tempat Jessica kerja. Lagian mana mungkin aku bisa selingkuh dari kamu." Jelas Rakha yang hanya di anggap angin lalu oleh Alysa gadis itu tidak menghiraukan ucapan Rakha ia hanya fokus pada pikirannya sendiri bagaimana caranya ia segera mengusir Rakha dari kamar mereka agar Alysa tidak usah sibuk menutupi wajahnya dengan selimut ia mulai pengap berada di dalam selimut terlalu lama.


Sepertinya ada yang salah dengan ucapan laki-laki itu yang melupakan jika ia pernah menyelingkuhi Alysa saat itu memikirkan itu Alysa menjadi bergidik ngeri takut jika Rakha akan kembali melakukan hal yang sama. Alysa tak akan pernah rela jika hal itu terjadi.


"Sayang maaf ya, aku janji deh bakal memutuskan kerja sama itu perusahaan. Tapi kamu maafin aku ya," ucap Rakha namun Alysa tetap lah Alysa wanita keras kepala yang tidak akan menghiraukan ucapan Rakha.


"Pergi sana tidur di luar, jangan coba-coba buat tidur di kamar manapun apa lagi tidur di sini kalau gak mau tidur di luar selama seminggu kalau kamu ketahuan tidur di kemar," ucap Alysa final tanpa mau repot membuka selimutnya. Rakha hanya menghembuskan nafasnya berat ia harus menuruti ucapan istri nya itu jika tidak mau Alysa tambah marah kepadanya.


Alysa merasakan kepalanya di elus dengan lembut tak lama Alysa juga meradang kasurnya sedikit bergerak menandakan Rakha sudah berdiri tak lama suara pintu di buka dan di tutup kembali menandakan Rakha sudah benar-benar pergi.


Alysa segera membuka selimutnya dan menghirup udara dengan rakus. "Ya ampun pengap juga ternyata," ucap Alysa yang mulai netralkan napasnya.


"Sayang kamu gak kenapa-napa kan ya? Maafin Buna ya," ucap Alysa sambil mengelus perutnya yang membuncit. Alysa merasakan anaknya menendang membuat senyuman terbit di wajah cantik Alysa.


Tak beberapa lama Alysa mulai memejamkan matanya mencoba untuk tertidur namun yang ia lakukan malah hanya bergulung ke sana kemari dengan tidak jelas.


Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari tapi Alysa masih belum bisa tertidur wanita itu kini malah merindukan usapan Rakha pada perutnya membuat Alysa frustasi, ia sedang marah dengan Rakha namun anaknya itu tidak bisa di ajak kompromi seperti tidak suka jika Daddy dan MOMMY nya bertengkar dia malah membuat Alysa tidak bisa tidur tanpa Rakha.


Alysa memutuskan untuk berjalan keluar dari kamarnya yang kini berdasarkan di lantai satu, semenjak Alysa hamil 7 bulan kamarnya memang di pindah ke bawah agar ia tidak kesusahan naik turun tangga.


Tujuan Alysa kini adalah mencari Rakha, Alysa harus menurunkan gengsinya demi anaknya dan matanya agar bisa tertidur. Anak nya itu memang begitu rewel hingga ia tak bisa tertidur jika Rakha tak mengelus perutnya.


Alysa berjalan menuju ruang keluarga untuk mencari Rakha dan benar saja laki-laki itu tengah tertidur di sofa yang ukurannya lumayan lebar. Alysa berjalan kearah Rakha tanpa mengucapkan apapun Alysa langsung menidurkan dirinya di samping Rakha dan memeluk tubuh Rakha.


Wangi Rakha kini bagai candu yang menenangkan bagi Alysa hingga gadis itu mengeratkan pelukan nya dan menghirup wangi Rakha. Alysa mencari posisi ternyaman nya hingga membuat Rakha sedikit terganggu karena merasakan pergerakan di sebelahnya. Rakha membuka matanya dan langsung mendapati istri nya yang memeluknya.


Senyuman terbit di wajah Rakha melihat istri nya itu. "Ngapain di sini hmm?" tanya Rakha pada Alysa ia tahu gadis itu belum tidur karena Alysa tidak bisa berhenti bergerak.


"Dedeknya minta di elus Daddy nya," ucap Alysa ketus. Rakha sepertinya harus berterimakasih pada anaknya itu setelah ia lahir nanti.


Rakha membawanya tangannya untuk mengelus perut Alysa dengan lembut ia juga mengecup puncak kepala Alysa.


"Tidur ya sayang, udah malam. Anak Daddy jangan nakal ya kasian Buna nya capek," ucap Rakha dan mulai memejamkan matanya begitupun Alysa.


Tak beberapa lama akhirnya mereka mulai memasuki alam mimpi mereka dengan tidur sambil berpelukan dengan Rakha yang masih mengelus perut Alysa.


*****


"Rakha ihh kamu kok gitu sih? Nanti kalo anak kamu ileran gimana?" tanya Alysa dengan wajah sendunya karena Rakha tak mau menuruti permintaanya.


"Minta yang lain aja, gak usah minta yang aneh-aneh gitu," ujar Rakha masih fokus pada makanannya mereka kini masih berada di ruang makan.


"Ya udah nanti aku ikut," ucap Rakha menawarkan namun langsung di balas celengan oleh Alysa.


"Aku bosen jalan sama kamu, jadi mending kamu kerja aja bentar lagi aku mau lahiran jadi kamu harus cari duit yang banyak ok," ucap Alysa sambil mengelus rambut Rakha membuat laki-laki itu memelototkan matanya mendengar ucapan Alysa.


"Aku gak menerima penolakan Rakha," ucap Alysa menirukan ucapan Rakha membuat laki-laki yang akan membuka suaranya itu mengurungkan nya dan hanya bisa menghela nafasnya pasrah.


"Ok, nanti aku anter ke kantor Jerry," ucap Rakha akhirnya membuat Alysa mengangguk semangat.


Setelah selesai menyelesaikan sesi makannya akhirnya sesuai ucapan Rakha kini laki-laki itu akan mengantar Alysa ke kantor Jerry sebelum berangkat ke kantornya.


Rakha melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menembus padatnya ibu kota di pagi hari. Setelah melalui perjalanan yang cukup lama karena macet akhirnya mereka sampai di kantor Jerry. Rakha dan Alysa langsung saja berjalan menuju ruangan Jerry banyak karyawan yang menatap bingung pada pasangan itu. Tidak lebih tepatnya bos mereka memang selalu membuat mereka bingung dengan hubungan bosnya itu, Jerry sering mengajak Alysa ke kantornya dan banyak yang mengira bahwa mereka adalah suami istri namun belakangan ini Tiara juga sering datang ke kantor Jerry untuk mengajak kekasihnya itu makan siang bersama dan hal itu membuat karyawan Jerry bingung dan kini Alysa malah bersama Rakha.


Sangat memusingkan bukan?.


 


 


****


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini


akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak


asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy


Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan


@Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


 @ALYSAEVELYAA_


 @ALVANDOJERRY_


 @ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_