Raksa

Raksa
Makasih Rakha



Happy Reading.


***


Hawa dingin malam di


Spanyol menyapa kulit Alysa saat gadis itu menginjakkan kakinya di luar


Bandara.


Alysa menatap


sekeliling mencari orang suruhan Papi Rakha untuk menjemputnya.


"Permisi


Nona," sapa laki-laki paruh baya pada Alysa, Alysa mengerutkan keningnya


saat melihat laki-laki paruh baya dengan aksen Indonesia tengah berdiri


didepannya.


"Iya?" jawab


Alysa bingung melihat laki-laki itu.


"Perkenalkan nona


nama saya Adrian saya orang yang ditugaskan untuk menjaga nona selama nona di


sini oleh Mr. Briyan anda nona Alysa?" ujar laki-laki itu yang sepertinya


tau bahwa Alysa sedang kebingungan, Alysa mengangguk singkat sambil tersenyum


pada Adrian


"Ahh ya saya


Alysa," jawab Alysa sambil menampilkan senyumnya.


"Mari nona, saya


bantu membawa kopernya," ucap laki-laki itu sambil mengambil koper milik


Alysa dan berjalan ke arah mobil Maserati Levante Trofeo berwarna biru navy


yang berada tak jauh dari mereka.


Saat di perjalanan


Alysa hanya diam menatap kosong keluar jendela memikirkan laki-laki yang


membuatnya harus ke negara ini. Memikirkan apa yang akan terjadi dengan


hubungannya setelah ini.


"Kita sudah


sampai nona," ujar Adrian menyadarkan Alysa dari lamunannya. Alysa


tersenyum lalu keluar dari mobil berjalan memasuki hotel mewah yang akan jadi


tempatnya menginap selama di Spanyol. Alysa memang sengaja tidak menginap di


rumah Rakha karena ia tidak ingin laki-laki itu tau jika ia sedang berada di


sini dan kata Alysa buat prepare juga kalo hubungannya dengan Rakha benar-benar


akan berakhir.


"Anda bisa


menghubungi saya jika nano ingin keluar, ini kartu nama saya," Adrian


menyodorkan kartu namanya pada Alysa yang diterima dengan senyuman manis oleh


gadis itu.


"Thank Mr.


Adrian," ujar Alysa dengan ramah.


"Sama-sama, Kalau


begitu saya pergi dulu, persimi." Pamit Adrian setelah nya laki-laki paruh


baya itu sudah pergi dari hadapan Alysa.


***


Alysa menidurkan


tubuhnya di kasur kamar hotelnya setelah tadi ia selesai Mandi. Tubuhnya sangat


lelah tidak hanya fisiknya tapi batin nya juga lelah mengingat permasalahannya


dengan Rakha membuatnya pusing namun rasa lapar membuat Alysa tidak jadi untuk


tidur dan memilih menuju resto yang ada di hotel ini.


Alysa berjalan dengan


santai menuju resto sampai saat keluar dari lift Alysa tidak sengaja menabrak


seorang pria membuat Alysa hampir saja terjatuh tapi untung saja laki-laki itu


lebih dulu menangkapnya.


"Aishh im sorry


and thank," ujar Alysa pada laki-laki di depannya, laki-laki ini


menurutnya tidak asing Alysa seperti pernah melihat laki-laki ini tapi di


mana??


"Its ok, eh


tunggu Lo Alysa kan?" tanya laki-laki tampan di depannya itu, Alysa


mengerutkan dahinya tapi tak urung Alysa mengangguk menjawab pertanyaan


laki-laki di depannya ini.


"Lo siapa ya?"


tanya Alysa yang bingung karena ia lupa siapa laki-laki di depannya ini.


"Gue Ibram


temennya Rakha, inget?" tanya Ibram pada Alysa, Alysa nampak berfikir


sebelum menjawabnya.


"Ahh iya inget,


sorry gue lupa tadi udah lama soalnya," ucap Alysa merasa tidak enak.


"Haha gak papa


udah biasa gue mah selalu terlupakan," ucap Ibram sambil tertawa dan hal


itu juga membuat Alysa tertawa.


"Eh btw , gimana


kalo kita ngobrol sambil makan?" tanya Ibram menawarkan dan dibalas


anggukan oleh Alysa karena kebetulan ia juga ingin makan.


Ibram dan Alysa


berjalan kearah resto sambil sesekali bercanda, Ibram orang yang asik laki-laki


itu terus saja berceloteh dengan candaannya.


Mereka mendudukkan


bokong mereka di kursi setelahnya mereka langsung memesan makanan. Tak beberapa


lama makanan mereka sudah tersaji di depan mereka. Mereka makan dalam diam


hanya suara dentingan sendok yang menemani mereka.


Setelah selesai dengan


kegiatannya Ibram yang terlebih dulu membuka pembicaraan.


"Jadi lo kesini


buat ketemu Rakha?" tanya Ibram. Ya tadi Alysa sudah mengatakan jika ia ke


Spanyol untuk menemui tunangannya itu.


"Yap," ujar


Alysa sambil mengangguk.


"Gue gak tau


harus ngasih tau ini atau engga sama lo, tapi gue rasa harus agar lo bisa


mempersiapkan hati lo setelah ini. Tapi lo tanang aja gue gak kalah ganteng kok


dari Rakha," ujar Ibram dengan  senyuman nakalnya di akhir katanya.


Alysa mengerutkan dahinya apa maksud Ibram mengatakan itu? Apa yang Alysa


pikirkan tentang tunangannya itu benar? Oh god tolong jangan katakan jika itu


iya.


"Maksud lo apa


ya?" tanya Alysa yang sudah deg degan menunggu jawaban dari Ibram.


"Gue gak tau


pasti ya Al tapi udah beberapa bulan ini Rakha dan Jessica deket banget gue


sampek ngira mereka pacaran," ucap Ibram tidak enak, sebenarnya ini bukan


hak nya untuk memberi tahu Alysa tapi ia merasa kasihan dengan gadis itu, ia


rela datang jauh-jauh dari Indonesia untuk menemui tunangannya tapi


tunangannya? Aish Damn it ini benar-benar gila.


"Gue tau."


Alysa menampilkan senyum manisnya tapi siapa pun tau itu bukan senyum yang


tulus tapi senyum di paksakan.


"Lo yang sabar ya


Sa, tenang masih ada gue yang gak kalah ganteng dari Rakha," ucap Ibram


"Bram gue duluan


ya, capek mau istirahat," ucap Alysa dan segera pergi meninggalkan Ibram.


Ibram menatap punggung Alysa yang mulai menjauh dengan perasaan iba bagaimana


Rakha tega menyakiti gadis secantik dan sebaik Alysa? Ya Alysa memang gadis


yang sangat baik, hatinya bak malaikat saat Jerry menyakitinya ia masih bisa


memaafkan Jerry dan Saat Rakha menyakitinya karena Eliza , Alysa cukup sabar


dan mau memaafkannya. Dan Keni? Mengapa harus selalu Alysa yang tersakiti?


Namun hebatnya gadis itu tidak pernah mengeluh pada takdir dan menerimanya


dengan sabar.


****


Alysa menatap rumah di


depannya sekali lagi sebelum menginjakkan kakinya kembali pada rumah yang dulu


menyimpan kenangannya bersama tunangannya.


Ya saat ini Alysa


sedang berada di rumah Rakha, ia tidak datang sendiri tapi ia datang bersama


Ibram yang dengan baiknya mengantar gadis itu untuk menemui tunangannya


"Udah siap?"


tanya Ibaram meyakinkan Alysa. Alysa menarik nafasnya dalam dalam sebelum ia


hembuskan dengan kasar. Alysa mengangguk mantap sambil menatap Ibram yang


berdiri di samping nya.


"Gue tau lo kuat,


lo gadis yang kuat," ucap Ibram sambil mengelus pundak Alysa menyalurkan


kekuatan pada gadis itu.


Alysa memencet bel


rumah Rakha beberapa kali, sampai tak beberapa lama seorang wanita paruh baya


membuka kan nya pintu. Wanita itu tersenyum menatap Alysa dan di balas senyuman


pula oleh gadis itu.


"Nona


Alysa?" tanya wanita itu meyakinkan dan dibalas anggukan oleh Alysa.


"Rakha ada?"


tanya Alysa pada wanita yang merupakan asisten rumah tangga di mansion rumah


Rakha itu.


"Ada, Tuan Rakha


sedang di kamar tapi..." ucapan Wanita itu ia gantung membuat Alysa


mengerutkan dahi nya bingung.


"Ada apa? Ah biar


saya langsung ke sana saja," ucap Alysa lalu gadis itu segera berjalan


menuju kamar Rakha.


Alysa membuka pintu


kamar itu yang syukurnya tidak dikunci oleh pemiliknya. Alysa tercekat melihat


pemandangan di depannya. Matanya sudah mulai berair melihat laki-laki yang


sangat ia kenali tengah mencium seorang gadis dengan gadis itu yang berada di


pangkuan Rakha.


Dua sejoli yang sedang


berciuman itu tidak menyadari kehadiran Alysa saking hanyut nya mereka dalam


permainan mereka. Alysa terduduk di atas lantai marmer kamar Rakha lalu gadis


itu mengeluarkan dompet, HP, dan paspor di tasnya menyisakan make up nya lalu


Alysa melemparkan tas nya itu pada sepasang kekasih itu dan sukses hal itu


membuat Rakha dan gadis itu langsung menjauh. Rakha menatap tidak percaya pada


gadis yang kini tengah berdiri sambil menghapus air matanya kasar itu.


Sedangkan gadis yang bersama Rakha tersenyum kemenangan karena sudah membuat


tunangan Rakha itu marah.


"Gue rasa semua


nya udah bener-bener selesai. Thank Tarakha buat semuanya," ujar Alysa


sambil melepaskan cincin yang melingkari jari manisnya dan melemparkannya


kearah Rakha.


"Gue pikir selama


ini lo beneran sibuk, sapai gue dengan setia dan bodoh nya nungguin lo yang gak


ada kabar tapi ternyata." Alysa tertawa hambar dan hal itu sukses menampar


Rakha. Hati nya sangat sakit melihat gadis yang sangat di cintainya itu kini


tengah menangis dan semua itu karena nya betapa bodohnya ia menyakiti gadis


itu? Berselingkuh dengan wanita lain di saat ia sudah memiliki tunangan.


"Sayang aku minta


maaf please dengerin aku," ucap Rakha sambil berjalan ke arah Alysa yang


sudah menangis.


"Stop jangan


deket-deket gue, gue alergi sama buaya kayak lo," ujar Alysa meninggikan


suaranya.


"Nyesel gue


nyia-nyia in waktu gue selama ini cuma buat cowok brengsek kayak lo, mati aja


lo sono anjing," ujar Alysa dan segera pergi dari sana meninggalkan tas nya


yang hanya berisi make up, untung ia sangat pintar sebelum ia melemparkannya


pada Rakha ia sudah mengeluarkan barang yang sangat penting.


Semua berjalan sesuai


takdir nya, semua sudah di tentukan oleh sang pembuat skenario dan Alysa harus


bisa menerimanya lagipula ia sudah terbiasa tanpa Rakha jadi pasti tidak sulit


untuk melupakan laki-laki buaya seperti Rakha.


"Rakha, Alysa


udah single kan? Thank ya mantan lo buat gue aja, bay," teriak Ibram


dengan cengiran nya dan hal itu sukses membuat Rakha tambah emosi.


"Akhhhrrr


brengsek," umpat Rakha sambil melemparkan segala benda yang ada di


sekitarnya.


"Rakha udah,


masih ada aku," ujar gadis yang sedari tadi bersama Rakha.


"Semua ini karena


kau Jessica, pergi kau Kaparat dan satu lagi aku mau kita putus," ujar Rakha


dengan  emosinya. Jessica yang di bentak langsung pergi dengan air mata


yang terus membanjiri wajahnya.


Penyesalan memang


selalu datang di akhir bukan? Tidak ada penyesalan itu di depan jadi selamat


menikmati penyesalan mu Tarakha.


****


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini


akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak


asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy


Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan


@Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


 @ALYSAEVELYAA_


 @ALVANDOJERRY_


 @ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_