Raksa

Raksa
Night



Happy Reading.


***


Alysa kembali memandangi penampilannya dari atas sampai bawah cukup sederhana namun mampu membuat Alysa menjadi anggun hanya gaun panjang berwarna Biru gelap dengan tambahan manik manik bergambarkan kupu-kupu kecil sudah cukup membuat wajah cantik Alysa tambah cantik.


Rakha masuk ke kamar Alysa melihat penampilan tunangannya itu. Rakha tersenyum melihat Alysa yang sedang berputar putar melihat penampilan nya.


"Udah cantik sayang gak usah muter muter gitu gak bisa balik tuh badan tau rasa," ucap Rakha mengejek Alysa, Alysa menyengir memperlihatkan gigi putihnya


"Beneran udah cantik kan?" tanya Alysa yang mendapat anggukan dari Rakha.


"Iya udah, ayo turun Mami Papi udah nungguin di bawah." Rakha merangkul pinggang Alysa posesif membawa gadisnya itu berjalan di sampingnya.


Benar saja saat mereka sampai dibawah orang tua Rakha sudah menunggu mereka, mereka tersenyum manis saat melihat Rakha yang merangkul Alysa sangat serasi begitu fikir mereka.


"Mami jadi gak sabar gendong cucu," goda Renata saat Rakha dan Alysa sudah berdiri di depannya. Alysa menundukkan kepalanya menyembunyikan wajahnya yang mulai memerah karena malu.


"Mami jangan di godain gitu dong Alysa nya, dandanannya jadi menor kan." Rakha juga ikut menggoda Alysa membuat pipi Alysa tambah merah mereka tertawa melihat Alysa yang menunduk karena malu.


"Sudah sudah kasian Alysa nya kalian godain, ayo berangkat," ajak Bryan yang mendapat anggukan dari yang lainnya. Bryan merangkul pinggang Renata sama seperti yang Rakha lakukan pada Alysa.


Mereka menaiki mobil masing-masing Rakha bersama Alysa dan supir mereka begitupun dengan orang tua Rakha.


***


Alysa menatap berbinar banyak makanan di depannya, senyuman di wajah Alysa mengembang lebar membuat Rakha mengernyit bingung melihat mata berbinar Alysa lalu saat Rakha melihat arah pandang Alysa Rakha menggeleng menyadari jika kekasihnya itu tengah menatap binar pada makanan di depannya.


"Sampek segitunya liatin makanan," ucap Rakha menggelengkan kepalanya sambil terkekeh.


"Abisnya makanannya kayak yang enak semua," ucap Alysa sambil menyengir menampilkan deretan gigi putihnya.


"Kita ke Kakek aku dulu nanti kamu boleh makan sepuasnya," ucap Rakha yang mendapat anggukan semangat dari Alysa. Rakha mengelus kepala Alysa lembut lalu merangkul posesif pinggang Alysa dan membawanya menuju kakek dan neneknya.


"Malem Kek, Nek," sapa Rakha dan Alysa berbarengan.


"Malem juga," sapa Amira dan Ridwan. Mereka menyalami Ridwan dan Amira bergantian.


"Alysa kapan balik ke Indonesia?" tanya Amira pada Alysa.


"2 hari lagi Oma," ucap Alysa dengan senyumnya.


"Oh begitu, ya sudah oma sama kakek ke sana dulu ya," ucap Amira sambil menunjuk tamu yang lain dengan dagunya. Rakha dan Alysa hanya mengangguk sambil tersenyum.


Kini Rakha mulai mengikuti Alysa yang sedang mencicipi semua jenis makanan yang berada di sana.


"Sumpah makanannya enak semua," ucap Alysa dengan senyumannya.


"Ya udah kamu makan aja dulu, aku mau ke toilet dulu," ucap Rakha sambil mengelus puncak kepala gadisnya itu dan segera berlalu meninggalkan gadisnya.


Alysa masih terus mencicipi makanan yang berada di sana sampai gadis itu merasa haus dan memutuskan untuk mencari minum. Matanya tertuju pada deretan minuman warna warni di depannya lalu mengambil salah satunya.


"Ini air putih kali ya, bening gini," ucap Alysa pada dirinya sendiri dan menegak minumannya hingga tandas.


"Tapi kok rasanya beda ya?" gumam Alysa kembali dan mengambil segelas minuman yang ia minum tadi. Saat berniat kembali meminum Rakha yang baru saja datang sudah mengambil gelas di tangan Alysa.


"Kok di ambil sih? Aku masih aus tau," ucap Alysa kesal pada Rakha yang mengambil minumannya.


"Ini bukan air sayang, ini tuh bir," ucap Rakha pada Alysa


"Yah pantes aku pusing," ucap Alysa sambil memegangi kepalanya karena pusing yang melanda.


"Ya udah kita pulang aja," ucap Alysa dan membawa Alysa untuk duduk di sofa karena iya akan menemui orang tuanya untuk berpamitan.


"Kamu tunggu di sini dulu, aku cari Mami Papi dulu," ucap Rakha yang mendapat anggukan dari Alysa.


Rakha segera berjalan meninggalkan Alysa dan sekarang gadis itu hanya duduk sendiri di sofa pojok ruangan. Tiba-tiba saja ada seorang laki-laki yang menghampiri nya, Alysa menyipitkan matanya melihat laki-laki yang kini duduk di samping nya itu. Karena matanya sudah sedikit kabur Alysa jadi harus menyipitkan matanya saat melihat sekeliling agar terlihat jelas. Dan kini Alysa bisa melihat laki-laki tampan dengan balutan tuxedo nya tengah tersenyum padanya.


"Kau hanya sendiri?" tanya laki-laki itu sambil tersenyum pada Alysa. *Fyi anggep aja semua percakapan mereka pakek bahasa Inggris . Alysa yang ditanya hanya menjawabnya dengan gelengan saja.


"Perkenalkan namaku Alex," ucap nya sambil mengulurkan tangannya yang dibalas uluran tangan Alysa.


"Alysa," ucap Alysa singkat. Tanpa Alysa sadari laki-laki itu kini sudah mendekatkan wajahnya pada wajah Alysa. Alysa memejamkan matanya saat hembusan nafas laki-laki itu kini sudah mengenai kulit wajahnya.


Cup


Laki-laki itu mencium bibir Alysa,


Tak beberapa lama Alysa merasa ciuman mereka terlepas dan melihat laki-laki yang mencium nya itu sudah terkapar di lantai lalu matanya tertuju pada tunangannya yang kini sudah berdiri di samping nya dan membantu Alysa untuk bangun dari duduknya.


"Saya peringatkan pada tuan untuk menjaga batasan anda, dia tunangan saya jadi tolong bersikap sopan," ucap Rakha dan segera membawa gadisnya itu tanpa memperdulikan tatapan yang kini menatapnya.


Rakha mendudukkan kekasihnya itu di kursi penumpang samping kemudi lalu mengitari mobil dan duduk di kemudi, Rakha segera melajukan mobilnya untuk menuju ke rumahnya.


Saat sampai di rumahnya Rakha tak langsung turun ia menatap Alysa yang kini masih memegangi kepalanya dan gadis itu sepanjang perjalanan tak ada hentinya berbicara bahkan gadis itu menceritakan saat ia di cium oleh laki-laki bernama Alex itu membuat  Rakha menahan amarahnya.


"Aku gak suka kamu di cium laki-laki lain," ucap Rakha sambil menatap Alysa.


"Aku juga gak suka, tapi enak tau ciuman dia," ucap Alysa sambil memegangi bibirnya. Rakha yang kesal mendengarnya langsung saja menyambar bibir Alysa.


"Udah aku bersihin awas aja ada yang cium selain aku lagi, aku potong bibir kamu," sarkas Rakha yang membuat Alysa mengerucutkan bibirnya kesal mendengar ucapan Rakha.


✨✨✨✨✨✨


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini


akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak


asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy


Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan


@Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


 @ALYSAEVELYAA_


 @ALVANDOJERRY_


 @ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_