Raksa

Raksa
Promnight



Happy Reading.


 


 


***


Senyum manis gadis cantik dengan rambutnya yang di gerai kini masih terpatri indah diwajah cantiknya, seakan senyum itu adalah senyum terindah yang tak boleh dilewatkan oleh tunangannya itu.


 


 


"Kamu kenapa sih senyum mulu?" tanya laki-laki di depannya dengan kernyitan di dahinya.


 


 


"Emang kenapa? Gak boleh?" sewot gadis itu dan seketika senyumnya luntur digantikan dengan kerucutan dibibir mungilnya.


 


 


"Kan aku cuman nanya Yang, gak usah segala ngambek gitu," laki-laki itu terkekeh melihat tunangannya yang ngambek. Gadis itu mengalihkan tatapannya pada TV di depannya. Mereka sedang berada di ruang keluarga laki-laki itu.


 


 


"Rakha, Alysa," suara hangat Mami Rakha menyapa indra pendengaran sepasang tunangan itu.


 


 


"Kenapa Mi?" tanya Alysa sambil tersenyum menatap Mami Rakha.


 


 


"Kalian mending siap-siap deh acaranya nanti malam kan?" tanya Renata yang dijawab anggukan oleh Alysa. Nanti malam akan ada acara promnight disekolah mereka sedangkan acara perpisahan sudah digelar pada siang harinya.


 


 


"Ayo sayang biar Mami bantu siap-siap," ajak Renata pada Alysa. Renata sudah berjalan terlebih dahulu meninggalkan Alysa, Alysa berjalan menghampiri Renata tapi tangannya terlebih dulu ditarik oleh Rakha hingga Alysa terduduk dipangkuan Rakha. Rakha tersenyum pada Alysa sambil menunjuk bibirnya mengisyaratkan pada Alysa agar mencium bibirnya. Alysa mendengus kesal tapi tetep saja ia mencium bibir Rakha dan segera meninggalkan Rakha yang masih tersenyum menatap punggung Alysa yang mulai menjauh.


 


 


🍀🍀🍀🍀🍀


 


 


"Ini gimana Mi?" Alysa menunjukkan gaun berwana pink yang akan terlihat imut jika Alysa menggunakan nya dan tentu saja mendapat gelengan dari Renata.


 


 


"Ini terlalu imut untuk kamu sayang, kita harus cobak yang diluar batas sayang" Renata menyeringai lalu memilih baju yang ia rasa cocok untuk Alysa.


 


 


"Nah yang ini gimana?" Renata menunjukkan baju yang ia maksud dan langsung mendapat gelengan tidak setuju oleh Alysa. Baju berwarna hitam dengan punggung yang hampir meng-expost semua bagian. Tentu saja Alysa langsung menggeleng bisa kena amuk Rakha dia jika Rakha melihatnya memakai gaun itu.


 


 


Renata kembali menunjukkan gaun panjang berwarna biru namun gaun itu terdapat belahan sampai di atas lutut dan bagian depan di dada sedikit turun. Tidak terlalu buruk jadi Alysa hanya mengangguk. Renata tersenyum senang laku membawa Alysa untuk dia make over Renata hanya memoles wajah Alyaa dengan sedikit make up setelah dirasa cukup Renata segera menyuruh Alysa untuk mengganti pakaiannya.


 


 


Tak butuh waktu lama Alysa sudah berdiri di depan Renata dengan menggunakan Dress yang dipilih Renata. Dress tersebut sangat pas dibadan Alysa menampilkan lekukan tubuh langsing Alysa, sesuai perkiraan di bagian dada dress tersebut sedikit memperlihatkan bagian dada Alysa dan belahan pada bagian bawah di atas lutut. Alysa meringis melihat dirinya didepan cermin, Cantik dan Alysa terlihat lebih dewasa dari sebelumnya tapi perasaan takut Rakha akan memarahinya membuat Alysa meringis.


 


 


"Mi kalau Rakha marah dan nyuruh aku ganti gimana?" Tanya Alysa pada Renata yang tengah mengagumi kecantikan calon menantunya itu.


 


 


"Hmm gimana ya?? " Renata memikirkan berbagai cara agar Rakha tak dapat menyuruh Alysa untuk berganti pakaian.


 


 


"Nah gini aja sayang, kamu pakai cardigan aja nanti kalau sudah sampai kamu buka, kan gak bisa deh Rakha nyuruh kamu ganti pakaian" Ucap Renata dengan senyum nya. Alysa menimbang-nimbang usul Renata lalu mengangguk pasrah. Masalah nanti Rakha akan marah ia bisa menghadapi laki-laki dengan bantuan Mami Rakha.


 


 


"Ini sayang" Renata menyerahkan cardigan panjang pada Alysa yang langsung dipakai oleh Alysa.


 


 


"Ya udah Mi aku turun dulu, sekalian mau berangkat" Ucap Alysa yang mendapat anggukan dari Renata. Alysa mencium tangan Renata dan segera turun untuk menemui Rakha yang sepertinya sudah menunggunya.


 


 


Benar saja saat Alysa sampai di depan rumah Rakha, laki-laki itu sudah bersandar di samping mobilnya dengan menggunakan tuxedo berwarna senada dengan gaun yang digunakan Alysa.


 


 


"Sudah siap?" Tanya Rakha yang mendapat anggukan oleh Alysa. Rakha membukakan pintu untuk Alysa setelahnya ia langsung mengitari mobil menuju kemudi.


 


 


🍁🍁🍁🍁🍁


 


 


 


 


Rakha menatap tajam kearah Alysa setelah melihat baju yang digunakan gadisnya itu. Rahang Rakha mengeras saat pandangannya mengitari area parkiran dan melihat para kaum adam tengah menatap Alysa seakan siap menghabisi gadis itu. Rakha menarik Alysa agar gadis itu berdiri di sampingnya lalu merangkul posesif tunangannya itu.


 


 


"Jangan ada yang berani mandang kearah Alysa atau gue congkel mata lo satu-satu" Ancam Rakha yang membuat takut Siswa lainnya dan langsung mengalihkan pandangannya dari Alysa. Alysa menundukkan kepalanya menggigit bibir bawahnya takut.


 


 


"Kamu harus dihukum Alysa" Bisik Rakha lalu segera membawa Alysa memasuki hotel mewah yang sudah dipesan untuk acara promnight. Alysa menggerutu merutuki kebodohannya karena mau saja mengikuti kemauan Mami Rakha.


 


 


"Ya ampun Neng Alysa Sexy banget sih, pulang dari sini langsung mesen kamar kuy sama A'a" Aldo tersenyum menggoda kearah Alysa yang langsung mendapat pelototan tajam dari Rakha.


 


 


"Sekali lagi lo ngomong gue silet bibir lo" Rakha menatap kesal kearah sahabatnya itu. Yang malah menyegir watados.


 


 


"Maap Kha gak lagi" Ucap Aldo yang membuat temennya yang lain terkekeh.


 


 


"Oh iya kenalin ini Shinta pacar gue" Josep mengenalkan kekasihnya pada Alysa dan Rakha yang baru datang.


 


 


Diacara Promnight kali ini hanya anak kelas 12 yang diijinkan datang bersama pasangan mereka yang mereka bawa. Dan Aldo bersama Lia, Gian bersama Retta, Veno bersama Adrien, dan Aji yang juga datang bersama kekasihnya. Jangan tanyakan bagaimana bisa Ketiga sahabat Alysa dan sahabat Rakha bisa jadian karena Alysa juga tak mengetahuinya bahkan mereka baru mengungkapkan nya tadi siang saat acara perpisahan.


 


 


"Ini cewek gue Vira" Ucap Aji mengenalkan kekasihnya juga.


 


 


"Gue Rakha dan dia tunangan gue Alysa" Ucap Rakha mengenalkan dirinya dan Alysa yang dibalas senyuman oleh Shinta dan Vira.


 


 


"Aku ambil minum dulu" Ucap Alysa hendak melepas rangkulan Rakha padanya tapi Rakha tak juga melepas rangkulannya.


 


 


"Aku ikut" Rakha berjalan beriringan di samping Alysa masih terus merangkul pinggang tunangannya itu dengan posesif.


 


 


Setelah mengambil minum untuk mereka, mereka kembali menuju sahabat mereka.


 


 


"Posesif banget sih bang" Ucap Aldo sambil terkekeh.


 


 


"Iya lah secara tunangan gue modelan kayak gini, beda sama pacar lo yang modelan kayak gitu" Rakha menunjuk Lia dengan matanya. Sahabat mereka menahan tawa mendengar hinaan Rakha sedangkan Aldo melotot memandang Rakha, dan Lia sudah menatap kesal kearah Rakha yang menghina nya.


 


 


"Lo ya kalau ngomong gak pakek bismillah" Ucap Aldo yang kesal kekasihnya dihina memang ya tak ada yang bisa menebak bagaimana takdir seseorang, Lia yang selalu berantem dengan Aldo kini malah saling melindungi dan menyayangi satu sama lain.


 


 


"Bismillah" Rakha berucap datar yang langsung memecahkan tawa sahabatnya yang lain. Sedangkan Lia hanya mengerucut kesal.


 


 


Jangan terlalu membenci karena benci itu beda tipis sama cinta, lihat saja kini Aldo dan Lia yang saling mencintai padahal sebelumnya saling membenci.


 


 


****


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan @Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


@ALYSAEVELYAA_


@ALVANDOJERRY_


@ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_