Raksa

Raksa
Persiapan kelulusan



Happy Reading.


****


Seisi SMA HB kini tengah sibuk mempersiapkan acara kelulusan yang akan di laksanakan dua minggu lagi. Sudah lama berlalu sejak Alysa melabrak Cantika dan kini gadsi itu tak lagi memunculkan wajahnya di hadapan Alysa ataupun Rakha dan Alysa beruntung akan hal itu. Ia sudah muak hubungannya di ganggu oleh pihak ke tiga.


 


 


Alysa baru saja keluar dari kelasnya untuk menemui kekasihnya saat namanya di panggil.


"Alysa." Alysa langsung membalikkan tubuhnya menghadap bu nanik yang ternyata memanggilnya.


 


 


"Ada apa ya bu?" tanya Alysa saat ia sudah berada di hadapan bu nanik.


 


 


"Jadi begini, nanti saat kelulusan akan ada putra putri sekolah dan guru-guru meminta kamu untuk jadi putri sekolah bersama Farrel," ucap Bu Nanik dengan senyumannya. Alysa merasa tidak enak jika harus menolak bu Nanik tapi bagaimana dengan Rakha? laki-laki itu sangat posesif dan Farrel juga kekasih Eliza. Alysa bingung sendiri harus menjawab apa.


 


 


"Mau ya Al," ucap Bu Nanik yang tambah membuat Alysa mimbang namun akhirnya Alysa mengangguk tidak enak menolak bu Nanik.


 


 


"Terima kasih ya Al, nanti bisa kan kumpul dulu setelah istirahat," ucap bu Nanik yang kembali di angguki oleh Alysa sambil tersenyum.


 


 


"Baik bu," jawab Alysa dan bu Nanik tersenyum.


 


 


"kalau gitu saya permisi dulu ya," pamit Bu Nanik dan segera pergi meninggalkan Alysa yang di balas anggukan oleh gadis itu. Alysa menghembuskan nafasnya gusar lalu berjalan kearah kantin karena temannya sudah menunggunya.


 


 


"Dari mana aja?" tanya Rakha saat Alysa duduk di sampingnya.


 


 


"di panggil bu nanik," ucap Alysa dan Rakha hanya mengangguk menjawab ucapan gadisnya itu.


 


 


"Mau makan apa?" tanya Rakha menawarkan Alysa.


 


 


"kayak biasa aja," ucap Alysa dan Rakha mengangguk setelahnya laki-laki itu sudah pergi untuk memesan makan Alysa. sedangkan makanannya sudah berada di meja mereka.


 


 


"Gue denger ada yang baru jadian ya? kenapa gak bersuara dah? kalau mintain pj aja semangat sekarang giliran dia malah pada diem," ucap Anji menyindir sahabatnya yang entah siapa.


 


 


"Ok pesen aja tar gue bayar," ucap Aldo tiba-tiba yang membuat mereka mengalihkan tatapan pada Aldo.


 


 


"Si Aldo jadian sama siapa? patah dah hati Lia," ucap Retta menatap Lia yang kini malah bersemu merah. Ok mereka paham sekarang.


 


 


"Cahhh bilangnya ogah tapi sekarang jadian juga lo," ucap Alysa pada Lia dan Aldo. Yap Aldo dan Lia mereka jadian menjadi tanda tanya besar mengapa bisa musuh bebuyutan seperti mereka jadian. memang yang namanya benci dan cinta itu beda tipis.


 


 


"Nih Yang," ucap Rakha sambil membawakan makan untuk Alysa.


 


 


"Kha si Aldo sama Lia jadian tau," ucap Alysa memberi tahu kekasihnya itu.


 


 


"udah tau mangkanya aku pesen makanan dari tadi gak bayar," ucap Rakha dengan santai membuat Aldo melotot pasalnya makanan yang sedari tadi Rakha pesan cukup banyak.


 


 


"Sialan makanan lo banyak banget Njir," ucap Aldo yang hanya di tanggapi Rakha dengan mengedikkan bahunya. Aldo hanya bisa pasrah sekarang jika dompetnya akan kosong padahal ia baru saja mendapat uang bulanan.


 


 


*****


 


 


setelah dari kantin sesuai ucapan nya Alysa kini sudah berada di ruang kesenian untuk berkumpul bersama petugas acara lainnya.


 


 


banyak pengumuman yang di sampaikan mulai dari tatanan acaranya hingga hal lainnya.


 


 


"Baik sekarang kita coba latihan di lapangan ya," ucap Bu Nanik selaku ketua dalam acara ini.


 


 


 


 


"Alysa gandeng ya Farrel nya," ucap Bu Nanik dengan ragu Alysa mulai menggandeng Farrel dan mulai mengikuti arahan selanjutnya yang di berikan oleh Bu Nanik.


 


 


"Alysa jangan kaku ya, Farrel juga jangan kaku dong," ucap Bu Nanik memperingati.


 


 


"Kenapa harus saya Bu? saya kan ketua OSIS," ucap Farrel yang sebenarnya memang tidak tertarik apa lagi bersama Alysa. ia hanya tidak mau jika harus berurusan dengan Rakha mengingat bagaimana posesif nya laki-laki itu.


 


 


"Kalian berdua itu cocok tau cantik + ganteng pokoknya udah pas banget deh," ucap Bu Nanik memuji mereka.


 


 


"Gak, ganti sekarang atau acara ini batal," ucap suara bariton di belakang Bu Nanik. Bu Nanik membalikkan badannya menghadap Rakha yang sudah berdiri dengan Maminya di samping laki-laki itu.


 


 


"Bu Renata selamat datang bu," sapa Bu Nanik pada Renata yang di balas senyuman oleh Renata.


 


 


"Siapa yang mau di ganti Rakha? sudah cocok," ucap Bu Nanik kekeh dan langsung mendapat tatapan tajam dari Rakha.


 


 


"Rakha aja Bu yang jadi pasangan Alysa," ucap Farrel menawarkan.


 


 


"Gak bisa Farrel, Rakha udah kelas dia belas dan ini acara kelas dua belas bagaimana bisa kalau di ganti," ujar Bu Nanik. Rakha mendengus sejenak.


 


 


"Kalau begitu Alysa saja yang di ganti, kalau tidak ada yang di ganti acara ini tidak usah di adakan saja sekalian," ucap Rakha dengan tegas. Renata hanya menggeleng melihat putra nya itu ia tahu bagaimana posesif nya Rakha pada Alysa.


 


 


"Turuti saja Bu, Rakha memang begitu sangat posesif pada Alysa," ucap Renata menengahi mau tidak mau akhirnya Bu Nanik lebih memilih mengganti Alysa karena tidak mungkin ia menjadikan Rakha bagaian dari Acara.


 


 


" Ganti sama Eliza aja Bu, mereka cocok," ucap Alysa yang di jawab anggukan dari Bu Nanik lalu guru wanita paruh baya itu berjalan untuk mencari Eliza sedangkan Alysa sudah di bawa oleh Rakha. Renata hanya membiarkan kepergian anak dan calon mantunya itu.


 


 


"Mau kemana sih Kha?" tanya Alysa saat Rakha membawanya entah kemana.


 


 


"Ke rooftop aku lagi pengen di sana," ucap Rakha dan Alysa hanya mengangguk setuju mengikuti laki-laki itu menuju rooftop.


 


 


Tentang Cantika gadis itu sudah tidak pernah mengganggu Alysa dan Rakha entah apa yang Rakha katakan padanya namun hal itu mampu membuat Cantika tidak pernah terlihat lagi oleh mereka. dan Alysa bersyukur akan hal itu ia sudah mulai lelah dengan hubungannya yang selalu saja ada pengganggu.


 


 


"Sayang sini deh," ucap Rakha sambil berdiri di pagar ujung rooftop dari sana dapat terlihat pemandangan indah kota. jika di lihat pada malah hari Alysa yakin akan lebih indah. dari sana dapat di lihat bagaimana macetnya ibu kota ini.


 


 


Rakha memeluk Alysa dari belakang menyandarkan dagunya pada pundak Alysa menghirup wangi Alysa yang selalu menjadi candu baginya.


 


 


"I love you Alysa," ucap Rakha sambil memejamkan matanya.


 


 


"I Love you to Tarakha," jawab Alysa dengan senyumannya dan mengelus tangan Rakha yang melingkar di perutnya.


 


 


Alysa kini hanya bisa berharap tidak ada lagi ombak yang akan membuat kapal mereka karam sudah terlalu banyak penghalang yang selalu datang dan membuat mereka hampir putus asa dengan semua halangan yang selalu menghadang mereka. untung saja mereka salalu bisa bangkit dan kembali memulai semuanya.


 


 


***.


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan @Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


@ALYSAEVELYAA_


@ALVANDOJERRY_


@ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_