
Happy Reading.
****
Alysa menatap ruangan di depannya dengan cemas, didalam ruangan yang kini Alysa tatap sahabatnya tengah di tangani oleh dokter, Alysa hanya bisa berdoa agar tidak terjadi hal buruk pada sahabatnya itu.
Sahabat Alysa yang lain juga menunggu Eliza dengan cemas, begitupun orang tua Jerry yang sudah berada di rumah sakit setelah Jerry menghubungi orang tuanya iu. Jika kalian bertanya orang tua Eliza atau keluarga nya? Mereka semua tak ada yang pernah menjenguk Eliza saat gadis itu harus di rawat orang tua Eliza hanya mencukupi Eliza dengan materi tanpa mencukupi Eliza dengan kasih sayang mungkin hal itu yang membuat Eliza menjadi hancur dan terjerumus pada pergaulan bebas. Dan orang tua Jerry yang sering menjenguk Eliza.
Dokter Firman, dokter muda yang usianya kira-kira 25 tahun yang merupakan Dokter pribadi Eliza keluar dari ruangan Eliza bersama beberapa perawat yang membantunya. Dengan cepat Alysa menghampiri dokter tersebut.
"Bagaimana keadaan Eliza dok?" tanya Eliza pada dokter Firman.
"Bisa ikut saya ke ruangan saya?" ucap dokter Firman dengan senyumnya. Lalu berjalan terlebih dahulu menuju ruangannya yang di ikuti Alysa dan orang tua Jerry di belakangnya.
"Silahkan dudu." Dokter Firman mempersilahkan Alysa dan Jerry untuk duduk setelah mereka sampai di ruangan Dokter muda tersebut.
"Jadi bagaimana keadaan Eliza dok?" tanya Tiara- Mama Jerry, yang sudah tidak sabar. Dokter Firman menarik nafasnya dalam mengumpulkan tenaga untuk menyampaikan keadaan pasiennya itu.
"Kanker yang di alami Eliza sepertinya kembali menyebar, kami akan segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui ukuran tumor dan stadium kanker yang di derita Eliza," jelas dokter Firman yang langsung membuat Alysa dan Mama Jerry menangis.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
"Alysa." Eliza memanggil Alysa dengan suaranya yang masih sangat lemah. Dengan cepat Alysa langsung menoleh kearah Eliza.
"Jer panggil dokter jer," ucap Alysa pada Jerry karena hanya laki-laki itu yang kini sudah bangun, sedangkan sahabatnya yang lain masih tertidur.
"Lo udah bangun? Lo mau apa? Mau minum?" Alysa langsung menyodorkan segelas air pada Eliza dan langsung di terima oleh Eliza.
"Gimana, masih pusing?" tanya Alysa dengan raut khawatirnya.
"Masih dikit doang," ucap Eliza yang mendapat anggukan dari Alysa.
"Selamat pagi," sapa dokter Firman saat memasuki ruang inap Eliza.
"Pagi dok," sapa Eliza dan Alysa bersamaan dengan senyuman manis mereka.
"Biar saya periksa dulu ya." Dokter Firman mulai memeriksa keadaan Eliza. Alysa memperhatikan dokter Firman yang sedang memeriksa Eliza dengan intens membuat dokter Firman salah tingkah di buatnya.
"Kondisi Eliza sudah lebih baik dari kemarin," ucap dokter Firman dengan senyumnya membuat Alysa dan Jerry tersenyum senang.
"Kapan saya boleh pulang dok?" tanya Eliza pada Dokter Firman.
"Mungkin besok kamu sudah boleh pulang, kalau begitu saya permisi dulu ya," ujar dokter Firman.
"Iya dok, Terima kasih," ucap Alysa yang di jawab anggukan oleh dokter Firman.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"Gimana keadaan Eliza?" tanya suara bariton di sebrang sana.
"Udah baikan, hari ini juga udah boleh pulang," ucap Alysa dengan senyumann0ya. Pandangan Alysa fokus pada bunga yang berada di depannya, gadis itu sedang berada di taman rumah sakit menunggu Eliza yang sedang di periksa oleh dokter Firman.
"Syukur kalau gitu"
"Kamu apa kabar di sana? Aku kangen banget sama kamu," ucap Alysa pada kekasihnya itu.
"Aku baik, aku juga kangen kamu," ada nada sedih dari setiap kata yang Rakha ucapkan dan Alysa bisa mendengarnya dengan jelas.
"Aku tutup dulu ya, nanti aku telfon lagi," ucap Alysa.
"Ok, bye honey," ucap Rakha lalu menutup telfonnya.
Alysa menarik nafas dalam lalu menyimpan ponselnya di tas yang ia bawa.
"Alysa?" Alysa mengalihkan tatapannya pada laki-laki yang kini duduk disampingnya.
"Kamu sedang apa disini?" tanya dokter Firman sambil menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi yang mereka duduki.
"Lagi cari udara segar aja dok," jawab Alysa dengan senyuman canggungnya. Yang hanya di balas anggukan oleh dokter Firman.
"Dokter sudah selesai memeriksa Eliza?"
"Sudah, Eliza sedang membereskan bajunya dibantu teman kamu yang lain"
"Kalau begitu saya permisi dulu ya dok, mau bantu Eliza," ucap Alysa dan segera beranjak dari duduknya setelah mendapat anggukan dari dokter Firman.
✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨
Rakha menatap gadis didepannya dengan kesal, pasalnya gadis itu terus saja mengikuti Rakha. Kemanapun Rakha pergi gadis itu selalu mengikutinya seperti ekor.
"Mengapa kau terus saja mengikutiku?" tanya Rakha kesal pada gadis blasteran Indonesia-spanyol itu.
"Apa tidak boleh?" tanyanya dengan wajah polosnya pada Rakha. Rakha menggeram kesal lalu menatap gadis didepannya dengan tatapan intensnya.
"Ayo lah Jessica aku ingin pergi kekamar mandi jadi tolong jangan mengikutiku," kesal Rakha lalu kembali berjalan tanpa menghiraukan Jessica yang mengerucutkan bibirnya.
"Rakha tunggu aku." Jessica berlari mengejar Rakha sampai gadis itu kini berjalan di samping Rakha.
"Huufft, kenapa kau terus saja mengikuti ku? Apa saat aku pergi ke neraka kau juga akan mengikuti ku?" tanya Rakha yang mulai kesal dengan temannya yang satu ini. Rakha mengenal Jessica karena gadis itu adalah anak dari dosennya, dan dosennya meminta Rakha untuk menjaga anaknya mengingat bagaimana manjanya gadis itu.
"Jika kita pergi bersama maka aku akan ikut," jawab gadis itu polos.
"Kalu begitu aku akan mengajakmu kesana, setelah itu aku akan mengunci mu pada neraka yang paling bawah dan aku akan kembali ke dunia dan menemui kekasihku," geram Rakha. Jessica mengerucutkan bibirnya lucu jika saja yang melihat nya bukan Rakha tetapi laki-laki lain mungkin laki-laki itu sudah gemas dengan Jessica. Gadis itu sangat cantik dan imut, menjadi incaran laki-laki tapi gadis itu malah sibuk mengejar Rakha yang sudah sering menolaknya bahkan Rakha sudah mengatakan jika ia sudah memiliki kekasih namun tetap saja Jessica tidak perduli dan memilih tetap untuk mengejar cinta Rakha.
"Kau sangat jahat Rakha," dengus Jessica kesal mendengar jawaban Rakha.
"Ya aku memang sangat jahat, karena kebaikan ku hanya untuk orang yang aku sayang dan kau tidak masuk kedalam daftar itu," ucap Rakha dan segera meninggalkan Jessica yang masih berdiri di tempat nya.
****
Thank For Reading.
Hai All im back setelah lama gak nulis di sini
akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak
asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy
Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.
Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan
@Wphilmiath_
Follow juga akun rp ini ya guys
@TRAKHAAKDNA_
@ALYSAEVELYAA_
@ALVANDOJERRY_
@ARETTAEMILJ_
@SHE_LIAANGGRAINI
@ADRIENVERVER_