Raksa

Raksa
Akhir kuman



Happy Reading.


***


Pagi yang cerah namun suasana hati Alysa kini sedang tidak baik bisa terlihat dari wajahnya yang tidak menebar senyum biasanya gadis itu tak pernah luput dari senyuman manisnya hingga Rakha sering kali memarahi Alysa dan meminta gadis itu untuk tidak tersenyum. namun kali ini Rakha tak perlu repot melakukan itu karena gadisnya sedang badmood yang malah sekarang membuat Rakha jadi bingung.


 


 


"Tumben gak senyum neng," ucap Rakha membuka pembicaraan karena Alysa yang tidak menampakkan senyumnya.


 


 


"Senyum salah gak senyum salah, mau kamu apa?" dengus Alysa dengan kesal suasana hatinya sedang buruk dan Rakha malah menggodanya.


 


 


"ya udah maaf," ucap Rakha dengan sabar menghadapi mood kekasihnya itu.


 


 


"Yang kamu serius mau nganter aku?" tanya Rakha memastikan pasalnya Alysa mengatakan jika ia akan mengantat Rakha ke kelas nya. Kini keadaan mulai berubah Alysa mulai posesif dengan Rakha.


 


 


"kamu kira aku becanda?" tanya Alysa sambil menatap datar pada Rakha yang hanya menggeleng polos.


 


 


"Ayo jalannya cepetan," ucap Alysa pada Rakha yang dengan setia merangkul pinggangnya.


 


 


Banyak mata yang menatap mereka aneh tak biasanya Alysa yang mengantar Rakha ke kelasnya biasanya Rakha yang mengantar Alysa ke kelas gadis itu.


 


 


Rakha melepaskan rangkulannya saat sampai di depan kelasnya. namun Alysa malah menggandengnya dan membawa Rakha ketempat duduk laki-laki itu lalu duduk di samping Rakha.


 


 


"gak mau balik ke kelas?" tanya Rakha saat melihat Alysa yang malah duduk di meja sebelahnya sambil memainkan ponselnya.


 


 


"ngusir?" tanya Alysa dengan sinis nya. Rakha hanya menggeleng membiarkan gadis itu melakukan semaunya.


 


 


"Lima menit lagi udah bel, balik ya biar Aldo aku suruh nganterin," ucap Rakha setelah melihat jam yang melingkar indah di tangannya. Alysa hanya mendengus lalu mengangguk menyetujui ucapan Rakha.


 


 


"Istirahat tunggu aku jemput," ucap Alysa yang membuat Rakha hanya bisa mengangguk menuruti ucapan gadisnya itu.


 


 


"Do, anterin Alysa balik ke kelasnya," ucap Rakha pada Aldo yang berada di depannya.


 


 


"Ganggu aja gue lagi main nih," ucao Aldo kesal karena aksi mainnya terganggu.


 


 


"Ayo Lys aku anter," ucap Jerry dengan cepat menghampiri Alysa.


 


 


"Jangan lo macem-macemin Jer," pesan Rakha yang hanya di balas acungan jempol oleh Jerry dan seger merangkul pundak Alysa menuju kelas gadis itu. Bukan hal baru lagi melihat Alysa di rangkul Jerry mereka sudah biasa melihat dua mantan yang kini menjadi sahabat itu bersama.


 


 


"Belajar yang rajin ya gue balik dulu," ucao Jerey setelah sampai di depan kelas Alysa. Alysa hanya mengangguk lalu berjalan memasuki kelasnya.


 


 


"Tumben bareng Jerry, Rakha mana?" tanya Eliza mewakili pertanyaan sahabat mereka yang lain.


 


 


"Tadi gue anter ke kelas dia dulu abis tuh Jerry nganter gue," ucap Alysa menjelaskan mereka hanya mengangguk mengerti jika Alysa sedang mode posesif akibat ulah pelakor itu.


 


 


Tak beberapa lama bel masuk berbunyi dengan nyaring menandakan jam pelajaran akan segera di mulai.


 


 


Setelah berkutat dengan berbagai macam pelajaran selama empat jam akhirnya bel istirahat yang mereka tunggu-tunggu berbunyi.


 


 


Alysa dan sahabat nya yang lain berjalan keluar kelas bermaksud menuju kantin. "Kalian duluan aja gue mau nyamperin Rakha dulu, takut ada pelakor," ucap Alysa yang mendapat anggukan dari sahabat nya yang lain.


 


 


"Lo gak nyamperin pacar lo?" tanya Retta pada Eliza yang hanya di balas gedikan bahunya.


 


 


 


 


"Cantik pengawalnya mana?" tanya seorang laki-laki yang tengah bercanda bersama temannya pada Alysa.


 


 


"Nah itu dia," ucap Alysa sambil menunjuk Rakha yang baru saja keluar dari kelasnya dan langsung menghampiri Alysa yang tengah di goda oleh teman seangkatannya.


 


 


"Gangguin Alysa mati lo semua," ujar Rakha pada laki-laki di depannya dan langsung merangkul Alysa menuju kantin. sedangkan laki-laki itu sudah menatap takut pada Rakha.


 


 


"Ini yang aku gak mau kalau kamu yang anter jemput aku ke kelas, pasti bakal banyak yang godain kamu," ucap Rakha dengan dengusannya.


 


 


"Tapi kan aku cuma takut kamu di godain tuh pelakor," ucap Alysa mengerucutkan bibirnya.


 


 


"terserah kamu aja lah," ucap Rakha yang mulai lelah menghadapi Alysa dan berjalan lebih dulu meninggalkan Alysa yang masih terdiam di belakangnya.


 


 


Alysa menatap kesal kearah Rakha. Ia hanya ingin menjaga apa yang sudah menjadi miliknya sama seperti Rakha yang selalu menjaga Alysa.


 


 


Mata Alysa melotot saat melihat seorang gadis menghampiri Rakha.


"Hai kak Rakha," sapa gadis itu. Alysa masih dapat mendengar nya karena jarak mereka yang tidak terlalu jauh. Alysa masih diam memperhatikan gadis tersebut. Sudah banyak mata yang menyaksikan mereka menunggu kelanjutan dari adegan di hadapan mereka.


 


 


"Minggir," ucap Rakha datar. gadis itu bukannya minggir malah menampilkan deretan giginya.


 


 


"Kak Rakha kenapa sih? sinis mulu sama Cantika. Cantika kan cuma pengen deket sama Kak Rakha," ucap Cantika sambil mengerucutkan bibirnya dan bagi Alysa itu sangat memuakkan.


 


 


"Gue gak pengen deket sama elo," ucap Rakha sinis dan segera berlalu namun tangannya di tarik oleh Cantika dan gadis itu sudah bergelanyut manja di tangan Rakha.


 


 


Alysa yang melihatnya sudah mengepalkan tangannya kesal dan segera berjalan menuju Rakha dan Cantika. saat sampai di belakang mereka langsung saja Alysa melepaskan gandengan Cantika pada Rakha.


 


 


"Lo apaan sih jalan masih lebar juga malah nyela," ucap Cantika pada Alysa yang kini berada di hadapannya.


 


 


"He lo cewek kegatelan otak lo udah gak ada ya? akhlak lo udah kosong ya seenak jidat lo ngegandol di tunangan orang." Ucap Alysa sambil berkacak pinggang pada Cantika yang malah tertawa.


 


 


"Cewek modelan kayak lo itu udah banyak ya, suka banget ngaku pacar nya most wanted sekolah tapi lo lebih parah sih malah ngaku tunangan. gak sekalian aja ngaku istri nya," ucap Cantika sinis dengan tawa hambar nya menertawakan Alysa yang sudah memelototkan matanya.


 


 


"Wah nih cewek cari masalah ya lo sama gue," ucap Alysa yang hendak menjambak rambut Cantika namun segera di tahan oleh Rakha. Hal itu membuat Cantika tersenyum kemenangan karena ia kira Rakha membelanya namun ucapan Rakha selanjutnya mampu membuat Cantika terkejut.


 


 


"Udah Yang gak usah di ladenin, maklumin aja jomblo kurbel ya gitu," ucap Rakha pada Alysa dan beralih merangkul pinggang Alysa posesif.


 


 


"Dan lo, berhenti deketin gue karena dia emang tunangan gue," ucap Rakha sambil menunjukkan cincin pertunangan mereka yang tambah membuat Cantika terkejut melihatnya. ia tidak menyangka jika Rakha memang sudah memiliki tunangan.


 


 


*****


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan @Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


@ALYSAEVELYAA_


@ALVANDO_JERRY


@ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_