Raksa

Raksa
Sakit



Happy Reading.


***


Pagi-pagi sekali Rakha sudah berada di rumah Alysa padahal jam baru saja menunjukkan pukul 5.00 WIB dan alasannya datang sepagi itu karena Mama Alysa memberi tahu Rakha jika Alysa sedang sakit dan meminta Rakha mengantar mereka ke rumah sakit. di rumah Alysa sedang tidak ada orang hanya ada ia dan mamanya serta pembantunya Papa nya sedang keluar kota bersama kakaknya dan supir di rumah Alysa mengantar mereka.


 


 


"Rakha mending kamu pulang aja sekarang, kamu harus sekolah," ucap Karin mengingat Rakha. Alysa sedang tertidur dengan pulas setelah meminum obatnya. suhu tubuh Alysa juga masih panas.


 


 


"aku libur aja deh Ma," ucao Rakha menolak untuk pulang ia ingin menemani Alysa di saat gadis itu sedang sakit seperti ini.


 


 


"kamu mending sekolah aja sayang kamu udah kelas 12 , Alysa biar Mama yang jagain," ucap Karin memaksa. Rakha tidak bisa menolak akhirnya menuruti ucapan Karin.


 


 


"Ya udah Ma, Rakha pulang dulu," ucap Rakha sambil menyalami tangan Karin. setelahnya ia menghampiri Alysa lalu mengecup kening Alysa sayang.


 


 


"cepet sembuh sayang," ucap Rakha lalu berjalan menjauh menuju mobilnya terparkir.


 


 


setelah sampai di rumahnya Rakha langsung menuju kamarnya mengistirahatkan sebentar tubuhnya hingga jam sebuah menunjukkan pukul 6.00 barulah Rakha bersiap untuk berangkat sekolah.


 


 


Saat turun untuk sarapan di ruang makan sudah ada orang tuanya dan adiknya yang sedang sarapan.


"morning," sapa Rakha dengan lemas. Pikiran Rakha terus tertuju pada gadisnya yang sedang sakit hingga Rakha sangat malas untuk kesekolah kali ini.


 


 


"Morning," jawab mereka serempak.


 


 


"kata mang asep kamu tadi keluar jam empat, kamu kemana?" tanya Renata mengingat ucapan satpamnya jika Rakha keluar saat subuh tadi.


 


 


"Alysa sakit jadi aku nganter Alysa kerumah sakit," ucap Rakha menjelaskan pada maminya.


 


 


"calon mantu mami sakit apa?" tanya Renata heboh saat mendengar calon mantunya itu sedang sakit.


 


 


"Demam," ucap Rakha singkat ia sedang tidak bersemangat untuk di ajak berbicara kali ini.


 


 


"Nanti mami mau jenguk deh," ucap Renata yang hanya mendapat anggukan dari Rakha setelah selesai sarapan Rakha langsung menuju motornya terparkir dan segera melajukan motornya menuju sekolahnya


 


 


Rakha memasuki sekolahnya dengan malas, penyemangat nya sedang sakit jadilah ia juga ikut sakit.


 


 


"lemes banget lo, bini lo mana?" tanya Gian saat melihat Rakha yang tidak bersemangat. sahabat Rakha memang sengaja menunggu sahabat nya yang lain datang di parkiran mereka akan ke kelas bersama saat anggota mereka sudah lengkap. sangat solid bukan?.


 


 


"sakit," ucao Rakha malas berbicara terlalu banyak.


 


 


"pantes lo lemes gini," ucap Anji yang mendapat anggukan yang lainnya.


 


 


"Si Alysa mana Kha?" tanya Jerry yang baru saja datang dan tidak melihat kehadiran Alysa biasanya Alysa dan Rakha itu tidak terpisah kan.


 


 


"Sakit," ucal Rakha dan sahabat nya yang lain kompak membuat Jerry bertepuk tangan heboh.


 


 


"Hebat pada kompakan gitu," ucap Jerry sambil terkekeh sedangkan sahabat nya hanya mendengus mendengar ucapan Jerry.


 


 


"Ke kelas kuy," ajak Rakha saat melihat sahabat nya sudah datang semua. banyak tatapan memuja yang di berikan siswi yang mereka lewati. hingga tak sengaja Rakha menabrak Gadis cantik dan imut yang menggunakan seragam berbeda dari seragam sekolahnya.


 


 


Tak ada niatan dari Rakha untuk membantu gadis tersebut berdiri. Rakha hanya menatap datar gadis itu tersebut.


 


 


"Si Bos mah bukannya di bantuin malah di datarin," ucap Josep yang langsung membantu gadis itu berdiri.


 


 


"Cabut," ucap Rakha datar dan langsung meninggalkan gadis yang kini tengah menatapnya dengan kagum itu.


 


 


****


 


 


Rakha dan Lima sahabat nya serta sahabat Alysa kini tengah berada di kantin mereka sibuk bernyanyi-nyanyi tanpa menghiraukan sekitar dan Rakha yang sedang badan mood itu.


 


 


Hancurkanlah semua mimpi-mimpi


Jangan pernah kembali


Dan takkan pernah kembali


Dan janganlah kau pernah berikan aku satu harapan


Dan karena ku ingin pergi, hilang dan lupakan" teriak mereka serempak seperti sedang mengadakan paduan suara dadakan. sedangkan Anji dan Josep sudah sibuk memukul meje. mereka kembali menjadi sorotan mungkin batin mereka tengah bersorak melihat tontonan gratis tersebut.


 


 


"Aku suka body mu mama... " nyanyian Gian terhenti saat seorang gadis yang tadi di tabrak Rakha menghampiri mereka dengan senyuman nya.


 


 


"Hai kak maaf ganggu, aku cuma mau kenalan sama kak Rakha," ucap nya dengan senyumannya yang mengembang. Rakha berdecak malas melihat gadis itu. ini yang tak ia suka jika tidak ada Alysa pasti ada saja yang berani menggodanya.


 


 


"udah tau kan lo nama gue," ucap Rakha dengan malas dan sinis.


 


 


"tapi kakak kan gak tau nama aku," ucap gadis tersebut masih menampilkan senyumannya.


 


 


"gue gak pengen tau," ucap Rakha dan segera pergi meninggalkan sahabatnya yang menatap kepergian nya lalu menatap gadis tersebut kesal.


 


 


"elo sih pergi kan orangnya," ucap Eliza kesal pada gadis tersebut.


 


 


"bibit pelakor nih," ucap Lia yang ikut mengatai gadis tersebut yang kini hanya terdiam.


 


 


"udah lah balik kelas kuy," ucap Jerry yang di angguki oleh temannya yang lain. mereka semua berdiri dan meninggalkan gadis tersebut yang kini di soraki seisi kantin bahkan banyak yang terang-terangan menghinanya. hingga tanpa sadar air matanya sudah jatuh membasahi pipinya dan segera pergi.


 


 


***


 


 


Rakha sudah tidak ada minat untuk sekolah akhirnya memutuskan untuk menemui kekasihnya itu.


 


 


Rakha melewati gerbang sekolah dengan santai siapa yang berani mencegah Rakha untuk pergi? tentu saja tidak ada. Dan kini laki-laki itu sudah melajukan motornya membelah padatnya jalanan ibu kota.


 


 


saat sampai di rumah Alysa, Rakha melihat ada mobil maminya yang sedang terparkir di halaman rumah Alysa. Rakha mendengus kali ini ia pasti akan kenak marah sang Mami karena keluar sekolah saat bel pulang belum berbunyi.


 


 


"Assalamu'alaikum," ucap Rakha sambil mengetuk pintu rumah Alysa tak beberapa lama Mama Alysa datang membukakan pintu untuk Rakha.


 


 


"loh Rakha? udah pulang sekolah?" tanya Karin saat melihat Rakha yang menjadi tamu dengan seragam sekolah yang masih melekat di tubuhnya.


 


 


"udah ma," ucap Rakha singkat Karin hanya mengangguk kemudian mempersilakan Rakha untuk menemui Alysa.


 


 


"kamu masuk aja dulu, di kamar Alysa juga ada mami kamu. Mama mau buat minum dulu," ucap Karin yang mendapat anggukan dari Rakha. saat memasuki kamar Alysa maminya sedang sibuk bertukar cerita dengan Alysa tentang dirinya. Rakha mendengus melihat maminya yang malah mencaritakan kejelekannya.


 


 


"Kalau cerita tentang aku jelek jangan di percaya hoax," ucap Rakha tiba-tiba datang sambil meletakkan tas nya di sofa yang berada di kamar Alysa.


 


 


"kamu ngapain udah pulang?" tanya Renata pada Rakha yang kini berjalan kearah Alysa lalu mencium puncak kepala Alysa membuat gadis itu bersemu merah karena di sana ia tak sendiri melainkan bersama mami Rakha.


 


 


"Bosen Mi di sekolah gak ada Alysa," ucap Rakha dengan wajah malasnya pada sang mami. Renata hanya mendengus melihat tingkah anaknya itu. Rakha sangat mencintai Alysa begitupun sebaliknya. Renata berharap mereka akan terus bahagia tanpa ada gangguan.


 


 


tanpa Renata tau sebenarnya gangguan itu telah hadir untuk kembali menyapa hubungan Alysa dan Rakha.


 


 


****


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan @Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


@ALYSAEVELYAA_


@ALVANDO_JERRY


@ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_