
Happy Reading.
***
Alysa dan Rakha kini sudah menjadi pusat perhatian, apa lagi Rakha. Laki-laki itu sudah menjadi sorotan kaum hawa saat ia keluar dari mobilnya. Siapa yang tidak akan terpanah dengan laki-laki tampan dan mapan itu? Sudah banyak yang tahu jika Rakha merupakan pewaris sekaligus CEO muda yang cukup di segani di kalangan pembisnis dan wajah Rakha juga sering terpangpang di tv, majalah, maupun surat kabar sebagai CEO muda terbaik dan tersukses walau ia masih baru dalam dunia bisnis.
"Wah itu si Alysa bareng siapa woi?"
"Loh Alysa sama Jerry udah putus?"
"Cowoknya ganteng banget ya ampun"
"Itu cewek jurusan apa? Cantik banget sih"
"Loh itu kak Rakha kan? mereka masih pacaran? gue kira Alysa udah sama kak Jerry,"
Masih banyak lagi pembicaraan dari orang yang mengenal mereka ataupun tidak mengenal mereka yang terus membicarakan mereka. Tapi mereka tak menghiraukannya dan segera mencari keberadaan sahabat mereka yang lain. Karena memangsekarang anak dari semua fakultas dijadikan satu jadi wajar jika dan yang tidak mengenal Alysa
"Alysa," suara menggelegar Klara membuat Alysa menatap kearah gadis yang kini berjalan kearahnya itu dengan senyuman manisnya. Terlihat kernyitan didahi gadis itu saat melihat Rakha.
"Hai Klara," sapa Alysa pada temannya itu dengan senyuman manisnya.
"Ini siapa lo Sa?" tanya Klara melihat Rakha yang merangkul pinggang Alysa dengan posesif. Ia masih mengira jika Alysa adalah kekasih Jerry.
"Kenalin ini Rakha, dia tunangan gue," ucap Alysa yang membuat Klara melongo tidak percaya. Karena yang ia kira Alysa adalah kekasih Jerry namun ternyata laki-laki yang kini merangkul temannya itu adalah tunangannya?
"Lah elo sama kak Jerry?" tanya Klara bingung pasalnya ia kira Alysa dan Jerry pacaran, jika di lihat dengan kedekatan mereka.Bukan hanya Klara bahkan banya yang menganggapnya adlah kekasih Jerry.
"Dia sahabat gue sahabat Rakha juga, karena gue sama Rakha LDR jadi ya Jerry yang jagain gue," ucap Alysa menjelaskan. Klara hanya mengangguk mendengar penjelasan Alysa. Alysa memang di kelilingi laki-laki tampan.
"Em Ra gue mau nyamperin sahabat gue, lo mau ikut?" tanya Alysa menawarkan.
"Engga deh, gue kesana dulu," ucap Klara sambil menunjuk gerombolan cewek. Alysa hanya mengangguk setelahnya ia berpamitan pada Klara dan langsung mencari sahabatnya.
"Weh calon pengganti tambah lengket aja," ucap Aldo saat mereka sudah sampai pada sahabat mereka yang sudah berkumpul.
"Ia dong, biar pas kawin malam pertamanya bisa sangat kompak," jawab Rakha yang mengundang tawa sahabatnya sedangkan Alysa hanya memutar matanya malas. Sikap gila Rakha sepertinya memang tidak bisa di obati. Atau mungkin Alysa harus meminta Cleaning Service untuk embersihkan otak Rakha.
"Veno, lo kapan dateng?" tanya Rakha saat melihat Veno yang berada di sana.
"Dua hari lalu, gue denger lo sempet selingkuh ya? sayang banget gue gak disini kalau gue disini udah gue embat Alysa," ucap Veno yang kesal dengan ulah Rakha bagaimana bisa laki-laki selingkuh dari gadis dengan definisi nyaris sempurna tanpa cela seperti Alysa?
"Udah lah gak usah di bahas, khilaf gue. Lagian elo udah punya Adrin," ucap Rakha malas sambil memutar matanya. Ia sangat malas jia harus mengingat kelakuan bejatnya saat itu.
"Hehe pis Drin," ucap Veno sambil menatap Adrin. Adrin hanya menggeleng melihat tingkah Veno, ia tahu Veno hanya kesal karena sahabatnya di sakiti.
"Guys gue ke toilet dulu ya," ucap Alysa dan segera pergi tapi Rakha lebih dulu menahannya.
"Mau aku anter?" tanya Rakha menawarkan Rakha hanya tidak ingin kejadia saat di acara kakeknya terulang lagi.
"Gak usah, aku sendiri aja," ucap Alysa dan segera pergi sebelum Rakha memaksa.
***
Setelah keluar dari toilet dan hampir sampai ke tempat temannya, Alysa bertemu dengan Devin. Devin tersenyum kearah Alysa sambil melambaikan tangannya pada Alysa.
"Hai Alysa," sapa Devin pada Alysa saat sudah berada dihadapan Alysa.
"Hai juga Dev," ucap Alysa dengan senyumannya.
"Lo dateng sama siapa?" tanya Devin lagi sambil menatap kesekelling entah siapa yang ia cari.
"Dia dateng sama gue," ucap Rakha yang tiba-tiba datang menghampiri Alysa lalu merangkul tunangannya itu posesif, memberi tahu kan bahwa Alysa adalah miliknya dan tidak ada yang boleh mendekati gadisnya.
"Kenapa? Gak suka? aku cuma mau ngasih tau dia kalau kamu tunangan aku jadi dia gak usah godain kamu lagi," ucap Rakha yang sudah kesal, matanya sudah menatap tajam pada Devin yang berdiri di hadapannya. Dari tatapan Devin pada Alysa Rakha tau jika laki-laki meyukai tunanagnya.
"Masih tunangan kan? Janur kuning sudah melengkung aja masih banyak yang nikung apa lagi belum melengkung bebas dong mau nikung." ucap Devin dengan seringai nya. Rakha mengepalkan tangannya kesal, jika saja ia tak ingat di sini banyak orang dan acara besar tengah di gelar sudah bisa ia pastikan Devin akan ia hajar.
"Itu namanya orang gak tau diri, udah tau calon bini orang masih ada di deketin. Akhlak lo udah pergi ya, malu punya majikan bobrok kayak lo," ucap Rakha kesal dan segera meninggalkan Devin, membawa Alysa ikut bersamanya menuju sahabatnya yang lain.
"Kamu jangan deket-deket sama dia lagi, aku gak suka," ucap Rakha dengan kesal memperingti Alysa agar gadis itu menjauh dari Alysa.
"Iya engga Rakha," ucap Alysa sambil mengelus tangan Rakha memenangkan tunangannya itu.
"Sa, Jerry mana kok gak dateng?" tanya Josep yang tak melihat Jerry datang.
"Jerry jagain Eliza," ucap Alysa menjawab pertanyaan josep yang sepertinya mewakili pertanyaan sahabatnya yang lain.
Suara dering telfon membuat Alysa segera mengambil telfonnya dan nama Jerry berada di layar ponselnya. Alysa langsung saja menjawab telfon dari Jerry.
"Hallo kenapa Jerry?" tanya Alysa langsung pada Jerry setelah tersambung.
"Cepet kerumah sakit sekarang, Eliza kritis." ucap Jerry yang sukses membuat Alysa terpaku, rasa khawatir sudah menyelimuti nya. Ia sangat takut terjadi sesuatu dengan Eliza. Tidak sekarang ia belum siap ehilangan sahabtnya.
"Gue ke sana sekarang," ucap Alysa yang sedang berkaca-kaca membuat sahabatnya yang lain mengerutkan keningnya.
"Kenapa Yang?" tanya Rakha yang khawatir melihat Alysa yang mulai menangis.
"Eliza.... Eliza kritis," ucap Alysa yang langsung memeluk Rakha. Rakha membalas pelikan Alysa sambil mengelus punggung Alysa menenangkan gadis itu walau ia tidak tahu mengapa Alsa menangis.
"Sabar ya sayang, jangan nangis mending kita kesana sekarang," ucap Rakha yang mendapat anggukan dari sahabatnya yang lain. Setelahnya mereka langsung bergegas menuju rumah sakit tempat Eliza di rawat.
****
Thank For Reading.
Hai All im back setelah lama gak nulis di sini
akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak
asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy
Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.
Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan
@Wphilmiath_
Follow juga akun rp ini ya guys
@TRAKHAAKDNA_
@ALYSAEVELYAA_
@ALVANDOJERRY_
@ARETTAEMILJ_
@SHE_LIAANGGRAINI
@ADRIENVERVER_