Raksa

Raksa
Kuman baru



Happy Reading.


***


Hari Ini Alysa masih tidak masuk sekolah namun kondisi gadis itu sudah membaik. Rakha kini tengah berjalan di Koridor untuk menuju rooftop mood nya sedang tidak baik untuk belajar jadilah ia akan ke rooftop dan menelfon kekasihnya.


 


 


Rakha menggunakan headset nya agar ia tidak mendengar pembicaraan orang lain yang tengah memujanya, Rakha sedang tidak mood meski hanya mendengar pujian Alysa sungguh ber efek hebat bagi Rakha. Saat sedang asik mendengarkan lagu dari ponselnya Rakha mendengus kesal saat ada yang menarik headsetnya membuat Rakha menoleh kearah gadis yang kemarin ingin berkenalan dengannya dengan tatapan datarnya merasa kesal dengan gadis tersebut yang selalu saja mengganggunya.


 


 


"Hai kak Rakha," sapa gadis tersebut dengan cerianya namun, Rakha hanya bergeming malas meladeni gadis pengganggu di sampingnya itu.


 


 


"Kak Rakha gak boleh sombong tau kalau ada yang nyapa itu di jawab, jangan datar, dingin, irit bicara, oh iya kenalin aku Cantika," ucap Cantika kesal dan memperkenalkan dirinya. Rakha yang malas mendengarkan celotehan tidak jelas dari gadis di sampingnya itu mempercepat jalannya begitupun dengan Cantika yang juga mengikuti langkah lebar dari Rakha namun karena tali sepatunya yang terlepas Cantika malah terjatuh.


 


 


"Huaaa Kak Rakha," teriak Cantika dengan matanya yang berkaca-kaca karena rasa sakit di lututnya yang sudah berdarah. Rakha yang medengar teriakan Cantika langsung menoleh ke belakang dan ia sangat terkejut melihat Cantika yang sudah terjatuh, awalnya Rakha sangat malas membantu namun melihat gadis itu yang sudah menangis dengan cepat Rakha berjalan kearah Cantika dan berdecak kesal pada gadis manja di depannya itu.


 


 


"Lo tuh udah gede bisa kan gak usah cengeng? Ck manja banget sih," ucap Rakha dan langsung menggendong Cantika seperti karung beras. Cantika sudah berharap Rakha menggendongnya ala bridal style namun kenyataan berkata lain, laki-laki itu malah menggendong Cantika seperti karung beras.


 


 


"Kak Rakha kalau gendong itu yang ala bridal style dong masak kayak karung beras gini," ucap Cantika sambil mengerucutkan bibirnya kesal.


 


 


"Diem atau turun?" ancam Rakha yang membuat Cantika terdiam. Ia fikir tidak apa lah di gendong seperti karung bares yang penting di gendong Rakha. Dan sekarang mereka sudah menjadi pusat perhatian para penghuni sekolah saat melihat Rakha yang tengah menggendong gadis seperti karung beras banyak memfoto mereka namun banyak juga yang tidak suka melihat gadis yang di gendong Rakha terutama para penumpang kapal Alysa dan Rakha.


 


 


Saat sampai di UKS Rakha langsung mendudukkan Cantika di ranjang UKS dan mulai mengobati lutut Cantika.


"Kalau kak Rakha baik gini, aku jadi rela deh tiap hari jatuh terus," ucap Cantika dengan senyumannya.


 


 


"Ck bacot," ucap Rakha datar dan setelah selesai membersihkan dan mengobati luka Cantika, Rakha langsung pergi meninggalkan Cantika tapi sebelum pergi laki-laki itu berkata, "balik ke kelas kalau udah bisa jalan,"


 


 


*****


 


 


Rakha tengah menidurkan tubuhnya di rooftop saat mendengar suara ponselnya yang berbunyi saat melihat siapa yang menelfonnya Rakha tersenyum hangat dan segera menerima panggilan telfon tersebut.


 


 


"Kamu dimana?" tanya suara gadis di sebrang sana yang tak lain adalah kekasihnya.


 


 


"Aku di rooftop, kenapa?" tanya Rakha mengerutkan keningnya bingung mendengar nada kesal dari tunangannya itu.


 


 


"keluar sekarang," ucap Alysa ketus.


 


 


"keluar kemana sayang?" tanya Rakha yang bingung kemana sebenarnya Alysa menyuruhnya.


 


 


"Ck, di gerbang sekolah Tarakha," ucap Alysa kesal.


 


 


"iya ini otw," ucap Rakha. sebenarnya ia penasaran ada apa kekasihnya itu menyuruhnya ke gerbang namun ia hanya menurut saja.


 


 


saat sampai di gerbang Alysa sudah menunggunya hanya menggunakan piyama berwarna biru bergambar bulan dan bintang dengan rambut di cepol asal dan sandal tidurnya.


 


 


Rakha mengerutkan keningnya saat melihat Alysa yang tengah menunggunya di depan mobilnya yang terparkir dengan mata yang sudah menyipit akibat matahari yang mengenai wajahnya dengan tangan yang ia silangkan di dadanya.


 


 


 


 


"kenapa? masalah? kamu malu tunangan kamu dateng pakek ginian? selingkuhan kamu lebih cantik? iya?" tanya Alysa yang sudah nyerocos saja. Rakha mendengus ia tahu mengapa Alysa datang pasti karena tadi ia menggendong gadis yang entah siapa namanya Rakha juga lupa.


 


 


"Kamu salah paham sayang, dia bukan siapa-siapa aku. tadi dia yang godain aku," ucap Rakha dengan jujur sambil mengelus wajah Alysa yang langsung di hempaskan oleh Alysa, Rakha hanya membuang nafasnya kasar.


 


 


"aku udah tau dari kemarin ya tuh cewek deketin kamu tapi aku diem, eh sekarang malah gendong-gendongan," kesal Alysa menatap tajam pada Rakha.


 


 


"dia tadi jatoh ya aku bantuin dianya juga nangis," ucap Rakha kembali menjelaskan. Alysa menyipitkan matanya curiga namun akhirnya ia mengalah dan menghembuskan nafasnya kasar.


 


 


"sekarang tuh cewek mana?" tanya Alysa dengan berkacak pinggang.


 


 


"mau ngapain sayang?" tanya Rakha dengan mengerutkan keningnya Alysa tidak berpikir untuk masuk kesekolah mencari gadis itu dengan baju sepeti ini dan membuat kehebohan bukan?


 


 


"mau aku samperin lah," ucap Alysa dengan santai sedangkan Rakha sudah mendengus ternya pemikiran nya salah Alysa memang akan membuat kehebohan.


 


 


"kamu mau masuk pakai baju kayak gini?" tanya Rakha sambil menilai penampilan Alysa yang malah membuat Alysa kesal.


 


 


"Kenapa masalah?" tanya Alysa ketos. Rakha tau mood tunangannya itu sedang tidak baik dan Rakha harus sabar menghadapinya.


 


 


"besok aja ya sayang, sekarang mending kamu pulang dan istirahat kamu baru pulih," ucap Rakha dengan tenangnya.


 


 


"Gak, aku mau ketemu dia sakarang," ucap Alysa kekeh. Tunangannya itu memang keras kepala membuat Rakha jadi gusar.


 


 


"pulang ya biar aku anterin," ucap Rakha sambil menyuruh Alysa masuk dan ikut masuk ke kursi penumpang karena Alysa yang ternyata datang dengan sopirnya.


 


 


Alysa hanya mendengus pasrah saat Rakha menggiringnya masuk kedalam mobil. namun akan Alysa pastikan ia akan masuk besok pagi dan menghampiri gadis yang dengan berani menggoda Rakha.


 


 


Alysa tidak akan mau jika ia harus kehilangan Rakha untuk kedua kalinya. tidak lagi sudah cukup hubungan mereka porak poranda karena Eliza. jika ada orang baru yang kembali datang makan dengan senang hati Alysa akan mengusirnya jika tidak bisa dengan cara yang baik maka cara kasar sekalipun akan Alysa lakukan untuk menyingkirkan banalu yang tumbuh di hubungan mereka.


 


 


Rakha menatap Alysa sekilas gadisnya itu masih sangat marah. Rakha menarik Alysa dalam dekapannya mendekap gadisnya itu untuk meredakan kemarahan Alysa.


 


 


Alysa menghembuskan nafasnya dan membalas pelukan Rakha menyandarkan kepalanya dalam dada bidang Rakha yang begitu menenangkan.


 


 


***


Thank For Reading.


Hai All im back setelah lama gak nulis di sini akhirnya aku datang dengan cerita baru. Mungkin dari kalian ada yang udah gak asing lagi kan sama nama dari pemain ini? Yap ini adalah sequel dari My Crazy Badboy buat yang belum baca yuk di baca dulu guys biar pada ngerti.


Follow yuk akun ig aku @hilmiatulhasanah- dan @Wphilmiath_


Follow juga akun rp ini ya guys


@TRAKHAAKDNA_


@ALYSAEVELYAA_


@ALVANDOJERRY_


@ARETTAEMILJ_


@SHE_LIAANGGRAINI


@ADRIENVERVER_