Professor Ling I Love You

Professor Ling I Love You
Berbohong



Aku berlari menuju kesana dan melihat Jingmi yang tengah mengobrol dengan seseorang saat itu.


Bahkan dari kejauhan pun aku sudah berteriak memanggil namanya karena sangat mencemaskan dia sedari tadi.


"Jingmi!" Teriakku sangat kencang sambil tersenyum lebar padanya.


Dia langsung berbalik dan menatap ke arahku, aku sudah merentangkan tangan sejak lama dia juga langsung merentangkan tangannya, aku sudah hampir memeluk dia dan sampai di hadapannya tapi tiba-tiba saja, profesor Ling muncul entah dari mana dan aku malah memeluk dirinya saat itu, dia juga membalas pelukanku yang begitu erat.


Jingmi menatap dengan kesal dan langsung menarik tanganku secepatnya untuk melepaskan pelukan dengan profesor Ling saat itu.


"Aishh...Zhan Tao apa kau baik-baik saja?" Tanya dia kepadaku saat itu.


"Aku baik Jingmi, justru aku yang mencemaskan dirimu, karena kau tertinggal sendiri, aku minta maaf karena tidak mendengarkan ucapanku sebelumnya." Balasku kepada dia saat itu.


Profesor Ling masih berdiri di antara kami dan dia langsung berdehem beberapa kali sampai membuat aku dan Jingmi langsung menatap ke arahnya dengan memberikan tatapan heran.


"Ekhm...ekhmm.." suara profesor Ling yang berdiri dengan melipat kedua lengannya di depan dada saat itu.


"Eehh....aku hampir saja lupa, profesor Ling kenapa kau muncul secara tiba-tiba lagi, bukannya kau sudah aku tinggalkan, kenapa bisa ada lagi disini?" Tanyaku kepadanya saat itu.


Sebelumnya profesor Ling memang hendak pergi dan menyerah dia sudah memisahkan Jingmi da Zhan Tao, jadi dia pikir kedua orang itu tidak akan bersama lagi, namun saat dia baru saja hendak keluar dari area taman bermain dia sempat mendengar pengumuman yang dibuat oleh Jingmi sehingga langsung berlari ke tempat asal suara, sebab tidak ingin membuat Jingmi dan Zhan Tao kembali bersama-sama lagi, hanya berdua saja bak seperti sepasang kekasih seperti sebelumnya, terlebih profesor Ling sudah pernah melihat bagaimana Jingmi yang selalu mengambil kesempatan kepada Zhan Tao, sama dengan apa yang dia lihat di wahana kereta luncur es sebelumnya.


Profesor Ling pikir dia harus menghentikan hal seperti itu agar tidak terjadi lagi diantara Jingmi dan Zhan Tao, sehingga dia sama sekali tidak berpikir lagi dan langsung saja pergi ke tempat tersebut, hingga langsung menghalangi Zhan Tao yang hendak berpelukan dengan Jingmi saat itu, dan membuat Jingmi terlihat begitu kesal karena dia telah kehilangan momen harus yang menyenangkan baginya.


Profesor Ling yang terus membayangkan mengenai hal itu, dia justru tidak mendengarkan pertanyaan yang di ajukan olehku, sehingga aku mulai kembali menanyakannya lagi, sebab dia terus terlihat terdiam saja dengan sebuah senyuman kecil di wajahnya.


"Profesor Ling, hei... profesor apa kau baik-baik saja?" Tanyaku kepadanya saat itu.


"Aahh....aku baik, tapi Zhan Tao aku kemari karena ada tugas khusus yang ingin aku katakan padamu, jadi kau harus mendengarkannya." Ucap profesor Ling kepadaku saat itu.


"Tugas apa profesor, bukankah aku sudah menyelesaikan semuanya kemarin?" Tanyaku lagi dengan penuh penasaran.


"Ada praktek baru dalam penelitian hewan hari ini, itu adalah tugas baru senior Anming, dia meminta bantuan padaku tetapi aku memilih untuk libur hari ini, ada pekerjaan lain yang lebih penting yang harus aku lakukan, jadi aku meminta agar kau saja yang membantunya, bukankah kau sangat dekat dengannya, Anming pasti akan sangat senang jika kau yang bisa menjadi asistennya untuk penelitian barunya." Balas profesor Ling membuat aku langsung membuka mataku dengan lebar.


"Benarkah? Kenapa senior Anming tidak pernah membicarakan mengenai hal ini denganku ya?" Gerutuku saat itu.


Aku masih merasa sangat ragu dan kebingungan sendiri, sebab jika ada sesuatu apapun senior Anming biasanya mengatakan langsung padaku, dia tidak pernahkah meminta bantuan orang lain untuk menyampaikannya padaku, terlebih ini profesor Ling, mana mungkin senior Anming mau menyuruhnya.


"Kau tenang saja ini sungguh ucapan dari Anming, tadi dia baru saja menghubungiku untuk bertanya tentang sedikit masalahnya lalu dia bicara tentangmu jadi aku pikir karena aku di taman bermain denganmu, aku menawarkan diri kepadanya agar aku yang memberitahumu sekarang, agar kita bisa segera pergi dengan cepat ke laboratorium." Tambah profesor Ling yang seakan tau dengan ketahuan yang ada di kepalaku sebelumnya.


Karena dia sudah mengatakan demikian aku tidak ada cara lagi untuk menolak, sebab itu kepentingan penelitian dan laboratorium ke depannya, jadi aku langsung menyetujui ucapan dia saat itu. Segera berpamitan kepada Jingmi dan meminta maaf kepadanya karena harus mengakhiri mainnya hari ini.


"Oh begitu ya, kalau memang benar, aku tidak ada pilihan untuk menolak bukan?" Balasku kepadanya.


Profesor Ling langsung memberikan senyuman yang sangat lebar dan dia terlihat begitu senang karena berhasil untuk membawa Zhan Tao pergi dari sana agar dia tidak dekat-dekat dengan pria bernama Jingmi tersebut.


"Jingmi aku harus pergi, aku minta maaf ya, lain kali aku akan pergi denganmu lagi, aku akan mentraktirmu makan untuk permintaan maaf bagaimana?" Ucapku kepadanya.


Untunglah Jingmi sahabat yang sangat pengertian, dia bisa memahami keadaanku saat ini, dan mengijinkan aku untuk pergi dengan mudah.


"Tak apa, kau pergilah jika itu memang mendesak, jaga dirimu baik-baik, kalau ada apapun kau harus menghubungi aku, ingat itu." Ucap dia kepadaku.


"Eum..aku akan menghubungi siapa lain jika bukan kau, hehe, sudah ya aku pergi duluan bye.. Jingmi." Ucapku segera melambaikan tangan kepadanya karna profesor Ling sudah menarik tanganku dengan cepat.


Dia membawa aku keluar dari taman bermain secepatnya dan segera membukakan pintu mobil untukku, sebenarnya saa itu aku merasa sangat aneh sebab sikap profesor Ling benar-benar jauh berbeda dengan sikap dia sebelumnya kepadaku, yang selalu cuek, tidak perduli dan hanya bisa membentakku saja, tapi kali ini kupikir dia tidak seperti itu lagi, dia bahkan mau menggandeng tanganku, menerima pelukan dariku bahkan kemarin dia mau menggendongku.