Professor Ling I Love You

Professor Ling I Love You
Menguping



"Begini Ling aku disini sebagai temanmu bukan asistenmu di laboratorium ataupun siapapun yang kau pikirkan selama ini, aku hanya ingin bertanya kepadamu kenapa kau mengirimkan banyak sekali surel tugas pada Zhan Tao, kau sendiri kan tahu bahwa dia anak baru di laboratorium ini, dan dia juga baru S1 itu juga belum lulus, dia masih sangat dasar untuk mempelajari riset data seperti ini, jadi kenapa kau melakukan semua itu kepadanya?" Tanya senior Feng menanyakannya.


Sedangkan profesor Ling langsung saja mengerutkan kedua alisnya dengan cukup kuat sebab dia merasa sangat heran dan sedikit kaget karena temannya Feng malah mengetahui hal itu, padahal dia sangat ingat dengan jelas bahwa dirinya hanya mengirimkan semua surel itu kepada alamat surel milik Zhan Tao saja.


"Darimana kau tahu hal itu?" Tanya profesor Ling menyelidiki.


"Tentu saja dari Zhan Tao dan dia kebingungan sekali saat mendapatkan surel itu darimu, makanya dia mulai menanyakannya kepada aku dan Anming, aku pun harus datang kemari untuk bertanya langsung kepadamu, karena tidak mungkin dia harus mengerjakan semua itu seorang diri bukan? Aku tahu kau tidak mungkin setega itu padanya." Balas senior Feng lagi kepadanya.


Profesor Ling terlihat memegangi mulutnya dan dia terus tersenyum kecil dengan sorot mata yang cukup sinis dan memalingkan pandangannya ke samping untuk beberapa saat, karena saat itu sebenarnya profesor Ling masih sangat kesal dan tidak terima dengan apa yang di lakukan oleh Zhan Tao terhadap senior Feng di dalam tangga darurat, maka dari itu dia memberikan tugas seberat itu kepada Zhan Tao berniat untuk melampiaskan emosi dan kekesalan di dalam hatinya, dan sekarang bukannya emosi itu mereka dia justru malah semakin terpancing emosi sebab senior Feng malah dengan sengaja datang ke ruangannya untuk membicarakan hal ini dan tentunya berhubungan dengan Zhan Tao, sehingga hal itu membuat profesor Ling berpikiran bahwa Feng juga menyukai Zhan Tao sama dengan apa yang dia pikirkan sebelumnya.


"Haha....ada apa denganmu Feng, memangnya apa masalahnya jika aku memang sengaja memberikan semua tugas itu kepada anak magang yang baru seperti dia? Lagi pula aku juga tidak memberikan tenggat waktu padanya, jadi dia bisa mengerjakan semua itu sesuai dengan yang dia bisa lakukan, aku hanya sedang menguji dia dan mencoba mencari seberapa besar keahlian dia dalam bidang ini, karena siapa tahu saja suatu saat nanti dia bisa menjadi seperti Sisi yang ahli dalam bidang ini dan bisa membantu banyak bagi kita di dalam tim ini." Balas profesor Ling kepada senior Feng saat itu.


Tapi sayangnya senior Feng bukanlah orang yang akan dengan mudah dibohongi oleh profesor Ling begitu saja, sebab mereka sudah berteman sangat lama, tinggal bersama dan selalu pergi kemana-mana bersama sebelumnya, sehingga dia tahu dan memahami bagaimana sosok profesor Ling selama ini.


"Ling aku menghormati dirimu sebagai seorang profesor dan ketua di laboratorium ini, aku akui kau sangat hebat dan cerdas tiasa Tara, tetapi Zhan Tao sama sekali tidak sama dengan kau, dengan aku, Anming apalagi Sisi yang memang memiliki tingkat IQ yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata orang, jadi jika itu Sisi mungkin saja itu sangat mungkin untuk dilakukan olehnya, tetapi untuk Zhan Tao, kau tahu sendiri bukan apa yang sebenarnya aku maksudkan kepadamu saat ini." Balas senior Feng kepadanya saat itu.


Tapi profesor Ling tetap saja tidak mengubah keputusan dia tersebut dan dia justru malah langsung saja berdiri dan hendak pergi keluar meninggalkan ruangannya termasuk dengan senior Feng yang berdiri disana dan gagal untuk menghentikan langkahnya profesor Ling agar bisa membahas mengenai tugasnya yang terlalu banyak untuk Zhan Tao.


"Ling aku memberikan tugas itu pada Zhan Tao bukan padamu, jadi biarkan saja dia yang bicara secara langsung kepadaku jika memang dia tidak sanggup dan aku akan mengajari dia secara langsung jika dia memang tidak bisa mengerjakan semua tugas itu, aku yang akan mengajari dia tentang bagaimana bekerja di laboratorium ini sesungguhnya agar dia bisa menjadi ahli seperti dirimu dan yang lainnya." Balas profesor Ling sambil bangkit berdiri dan langsung saja berbalik melangkahkan kakinya menuju pintu keluar.


"Tapi Ling..." Ucap senior Feng yang sudah terlambat dan tidak bisa menahan profesor Ling lagi saat itu.


Padahal senior Anming sudah memberitahuku dan dia terus memberikan isyarat kepadaku tapi aku malah terus saja mengabaikan apa yang dia katakan kepadaku saat itu, karena aku tengah fokus untuk menguping pembicaraan antara senior Feng dengan profesor Ling di dalam ruangan tersebut.


"Ya ampun....Zhan Tao, syuuuuttt...Zhan Tao cepat berdiri dengan benar!" Ucap senior Anming kepadaku dengan tatapan matanya yang sangat tajam.


Aku sama sekali tidak memahami apa yang coba dia katakan kepadaku saat itu, apalagi dia malah menghentak-hentakkan kakinya dan terus saja menatapku dengan tatapan yang sangat aneh membuat aku semakin kebingungan saja dan sama sekali tidak mengerti dengan apa yang dia maksudkan kepadaku sebenarnya.


"Apaan sih senior Anming, sudah ayo cepat kau juga dengarkan apa yang mereka bicarakan di dalam, bisa saja aku akan di keluarkan dari sini kalau senior Feng salah bicara kan." Balasku dengan polosnya kepada senior Anming saat itu.


"Astaga....Zhan Tao kau ini bodoh atau bagaimana sih, lihatlah ke tempat yang kau pikir pintu itu, ayo cepat kau lihat baik-baik." Ucap senior Anming sambil memijit keningnya pelan dan dia mengusap wajahnya satu kali.


Aku tahu dia sangat kesal dengan aku gitu, hingga karena penasaran aku pun menurutinya dan saat aku berbalik aku sangat kaget karena ternyata itu adalah profesor Ling yang sudah menatap aku dengan ekspresi datar juga sorot mata yang dingin membuat aku sangat takut sampai tidak bisa berkutik apapun lagi selain dari kaget terbelalak lebar dan refleks langsung saja hendak menjauh darinya.


Namun sialnya malah rambutku yang tersangku dengan cukup kuat pada kancing kemejaku yang dikenakan oleh profesor Ling saat itu.


Tidak tahu kenapa bisa sampai tersangkut seperti itu, padahal aku rasa aku hanya menambrak dadanya sebenar saja dan tidak terlalu keras, itu terjadi karena aku sangat kaget pada awalnya hingga refleks ingin menjauh darinya namun karena aku syok dan panik tidak karuan, justru aku malah menabrak dia secara tidak sengaja dan malah membuat rambutku tersangkut pada kancing kemejanya saat itu.


"Astaga...brukk...aduh...maaf..maafkan aku profesor Ling...aaaww.." ucapku yang sangat kacau dan tidak karuan saat itu.


"Hei ..hei...Zhan Tao apa kamu baik-baik saja?" Tanya senior Feng yang langsung berlari dari dalam ruangan profesor Ling dan menghampiri aku dengan segera saat itu.