PRINCE & TRISYEL

PRINCE & TRISYEL
SELAMAT ATAU SELESAI?



CKITTTTT


Dengan mendadak Carline mengerem mobil membuat kaget Dedric dan Trisyel yang tidak siap dengan keadaan, bahkan kepala Trisyel sampai mengenai sandaran kursi milik Carline


"KELUAR SIALAN!" teriak Sam dari arah depan


Prince, dan Felix berhasil mencegat mobil yang Carline kendarai karena yah, 2 cowo itu memang pembalap andalan Avanger, sedangkan Sam tadi menebeng dengan Felix


"Bodoh, kenapa mereka bisa cegat kita!" Ucap Dedric marah. Jujur ia sedang ketar ketir sekarang


Sedangkan Trisyel, ia merasa sedikit lega melihat calon suami dan kakaknya ada di depan sana, ia berharap akan selamat


"Ini semua gara gara lo sialan, Dasar gak guna!" Umpat Dedric pada Carline


"Kenapa lo jadi nyalahain gue!" Ucap Carline tak terima


"Kalau lo bawa mobil lebih cepet, mereka gak bakal bisa cegat kita! Putar balik sekarang!!!"


Belum sempat Carline mengambil alih kemudian, ternyata di belakangnya sudah ada Bara dan Jeje yang menghalangi jalan. Mereka tidak punya cara lain lagi, sisi jalan ini adalah jurang, tidak mungkin kan mereka melewati jurang untuk kabur?


Prince yang sudah sangat emosi tidak bisa lagi menahan amarahnya, dengan langkah lebar ia mendekat ke arah mobil, tidak memikirkan kemungkinan apapun yang akan terjadi


Brakkk


Dengan satu pukulan ia berhasil memecahkan kaca monil bagian belakang yang mengakibatkan tangannya luka, Trisyel yang melihat itu refleks menutup mata, tanda sadar pahanya ikut terluka karena pecahan kaca itu mengenai pahanya


Dedric yang panik langsung mendorong pintu membuat Prince terjatuh akibat pintu yang di buka dengan kasar


Tak tinggal diam, sahabat Prince dan Sam juga langsung mendekat, ia melihat Carline yang keluar dan siap berlari, namun dengan cepat Bara dan Jeje menangkap gadis itu


Sedangan Sam dan Felix berusaha mengambil alih tubuh Trisyel dari Dedric, namun sial cowo itu menodongkan pisau telat di leher Trisyel membuat langkah mereka semua terhenti


"Jangan macam macam kalau lo semua gak mau cewe ini gue kenapa napa" Ancam Dedric


"Lepasin dia!" Ucap Sam dengan sorot mata tajamnya


Bukan Dedric jika langsung menurut, ia membawa Trisyel keluar dan dengan langkah pelan membawa Trisyel ke berjalan mundur, air mata Trisyel menetes kala matanya bertatapan dengan Prince yang masih terduduk di jalan sambil menatapnya


"Apa mau kamu? Bilang sama saya! Kamu mau uang? Silahkan sebututkan apapun yang kamu minta akan saya berikan!" Ucap Sam yang terpaku di tempatnya, ia tidak berani mendekat takut Dedric mencelaki Trisyel


"Kalian semua itu lemah, hanya karena cewe bodoh ini kalian rela melakukan apapun?" Gelak tawa Dedric langsung pecah saat itu juga, tawa yang terdengar seperti seorang psikopat di telinga Trisyel


Prince sudah muak, ia menatap Felix melirik Dedric dengan ekor matanya kemudian mengangguk satu kali. Felix yang faham hal itu pun langsung mengangguk


Di saat Dedric sedang lengah, Prince langsung berdiri dan menarik dan menendang tubuh Dedric. Sedangkan Felix langsung menangkap tubuh lemah Trisyel dan menyerahkannya pada Sam, kemudian ia ikut membantu Prince untuk melumpuhkan Dedric


Sam langsung memeluk erat tubuh Trisyel yang masih di balut rantai itu, ia melepas kain yang menutup mulut Trisyel agar gadis itu bisa bicara


Trisyel yang berada dalam pelukkan Sam seketika menangis histeris, suara isakakannya dapat di dengar bahkan oleh Prince


"Kamu aman syel, kakak ada di sini!" Ucap Sam sambil mengelus rambut Trisyel yang sudah berantakkan itu


"S-Syel ta.. kut" Ucap Trisyel terisak


Sedangkan Prince menyerang Dedric dengan membabi buta seperti orang kesetanan, tidak peduli keadaan Dedric yang seperti sudah akan mati di tangannya itu


Bugh..


bugh..


bugh..


bugh..


bugh..


sedangkan Dedric sudah benar benar tidak berdaya, darah mengalir dari hidung, mulut, bahkan telinganya. Dadanya juga terasa sesak karena di injak keras oleh Prince


Prince menetralkan nafasnya, ia lalu melihat Trisyel yang di peluk oleh sam. Tanpa menunggu lama ia langsung berlari dan mengambil alih tubuh Trisyel, memeluk gadis itu dengan erat sambil air matanya menetes tepat di kepala Trisyel


"Maaf.. maaf maaf" Ucap Prince tanpa henti sambil mencium kepala Trisyel


Trisyel sudah sangat lemah, ia hanya bisa menangis di pelukkan Prince yang terasa sangat nyaman itu


"Manusia itu harus tau akibatnya!" Kata Sam marah, sekarang giliran dia lah yang memberikan Dedric pelajaran tidak peduli jika orang itu akan mati. Namun Felix tidak membiarkan hal itu terjadi, ia menahan Sam agar tidak kehilangan kendali, karena jika tidak bisa saja mereka yang akan masuk penjara


"Sayang..." Prince menangkup pipi Trisyel membuat gadis itu menatapnya. Dapat Prince lihat bagaimana kacaunya calon pengantinnya itu, hatinya teriris sakit


"Aku gak bakal biarin mereka tenang karena udah nyakitin kamu sayang, aku janji itu" Kata Prince


Tidak ada yang keluar dari bibir pucat dan bergetar Trisyel, gadis itu sungguh sangat lemah, kepalanya sudah sangat pusing, matanya pun tidak lagi bisa menatap Prince dengan jelas


Sedangkan Carline sedari tadi berusaha membrontak saat di tahan oleh Bara dan Jeje, gadis itu beberapa menggigit tangan Bara ataupun Jeje tapi tetap saja itu tidak membuatnya terlepas


posisinya berada di tengah antara Dedric dan Trisyel, dapat ia lihat bagaimana Dedric yang di hajar habis habisan oleh Prince dan Sam, dan dapat pula ia lihat bagaimana Trisyel menangis di pelukkan Prince membuatnya sangat marah


Ia melihat Felix yang mengangkat tubuh Dedric entah mau di bawa kemana, sedangkan Sam yang masih terpaku di tempat berusaha mengendalikan emosinya.


Tanpa di duga Dedric berbalik dan langsung mengarahkan pisau tepat di perut bagian kiri Sam membuat laki laki itu seketika terjatuh akibat serangan dadakan. Ia juga menikam lengan Felix kemudian menendangnya dengan sisa kekuatan yang ia punya


Tidak tinggal diam Carline pun ikut mengambil kesempatan di waktu Jeje dan Bara lengah memperhatikan aksi Dedric. Perempuan itu langsung menyikuti perut Bara dan Jeje kemudian menendang alat paling vital pada tubuh laki laki membuat keduanya tidak bisa bergerak karena merasa sakit yang luar biasa


Prince yang masih asik memeluk tubuh Trisyel itu tidak menyadari apa yang terjadi di belakangnya hingga suara terikkan Felix menyadarkannya


"PRINCE DI BELAKANG!" teriak Felix


Baru saja ia ingin berbalik namun sebuah pisau sudah menusuk tepat di perutnya, membuat Prince membelakak kaget saat sesuatu cairan kental berwarna merah mengelir dari perutnya


Begitu pun dengan Trisyel "Prince.." ucapnya dengan suara lemah


Dengan amarah yang mencuat Carline menarik rambut Trisyel dengan kasar menuju tepi jurang


"Lepasin dia sialan!" Teriak Prince yang berusaha berjalan mendekat ke arah Trisyel meskipun sakit yang ia rasakan teramat luar biasa


"Lo gak pantes hidup!" Carline menyeringai bak iblis


"Tolong carline.. tolong jangan lakuin ini, gue takut" Lirih Trisyel saat melihat jurang dalam berada beberapa langkah di belakangnya


"Lo liat, liat cewe lo sekarang! Dia ketakutan, tapi lo gak berdaya" Sarkas Dedric sambil mencengkram perut Prince yang terluka membuat Prince semakin meringis sakit


"lepas sialan!" ringis Prince namun tidak di pedulikan oleh Dedric, tidak peduli bagaimana keadannya sekarang, yang penting ia puas melihat Prince yang menderita dan tak berdaya


Mata Prince semakin membelalak saat melihat Carline yang mendorong tubuh Trisyel mendekat ke arah jurang, ia melihat Trisyel yang terus menggeleng dan memohon pada Carline namun perempuan itu semakin gencar membuat Trisyel ketakutan


Prince berjalan cepat dengan tertatih tatih ingin menggapai tubuh Trisyel


"**Satu..."


"Dua..."


"Akhhhhhhhh**"


🥀🥀🥀