PRINCE & TRISYEL

PRINCE & TRISYEL
JALAN JALAN




"Pak, saya izin ke toilet dulu boleh gak?" Trisyel berdiri seraya mengangkat tangan. Gadis itu sudah kenelet ingin buang air kecil


"Ya silahkan" ucap Guru di depan


"Mau gue temenin gak?" tanya Fanyya berbisik


"Gak usah" jawab Trisyel ikut berbisik


Gadis itu langsung keluar dari kelas dan berjalan menuju toilet, sesuai tujuannya gadis itu membuang air kecil. Setelah selesai lagi lagi ia di buat kaget oleh seseorang yang tiba tiba berada di depan pintu toilet yang ia gunakan 'Gabut banget. Padahal masih ada yang kosong ngapain nungguin gue sih' Batin Trisyel


"Gue perhatiin muka lo dari tadi keliatan bahagia banget ya"


Trisyel terkekeh pelan "Emang kenapa? Ada urusan sama lo" Trisyel tersenyum miring


"Engga sih. Gue cuman jijik aja liatnya" Ucap Carline sambil memainkan kukunya


Trisyel terdiam beberapa saat sambil memperhatikan Carline, detik berikutnya ia tertawa saat menyadari sesuatu "Hahaha kayaknya lo lagi gabut banget ya, sampe gue ke toilet aja lo ikutin. Mau gue kasih kerjaan biar gak gabut lagi?" Ucap Trisyel


"Mending lo bersihin toilet aja sana, kan ada faedahnya juga dari pada lo gabut gini kan?"


Carline yang awalnya ingin membuat Trisyel marah, kini berbalik padanya, kenapa jadi dia yang terpancing "Sialan!" Gadis itu mendesis


Mereka sama sama terdiam dengan saling menatap jengkel satu sama lain


"Ck, buang buang waktu" Gumam Trisyel. Gadis itu hendak pergi, namun ucapan Carline berhasil menghentikan langkahnya


"Bahagia ya lo, bisa balikkan lagi sama Prince? Dari muka lo sih kayaknya gitu, senyum lo manis banget sampe bikin gue pengen muntah!" Sinis Carline


Oh baik lah, Trisyel faham apa yang membuat gadis itu menghampirinya. Cemburu? oh tentu saja


"Oh tentu, gue bahagia banget" Pancing Trisyel


"Ck sialan! Lo pasti udah serahin tubuh lo sama Prince kan makanya dia mau sama lo!" Kata Carline dengan tajam "Bilang sama gue udah berapa kali lo tidur sama dia!" Carline tersenyum sinis


Carline mengernyit saat suara tawa keluar dari bibir Trisyel "Kayaknya lo lagi spill gaya pacaran lo ya? Hahaha Tapi sorry gaya pacaran kita beda cuy" Ucap Trisyel dengan nada yang sangat menyebalkan


"DASAR *****!" bentak Carline


Trisyel terkekeh. Gadis itu mendekat ke arah Carline "****** kok teriak ******!" Ucapnya berbisik. Trisyel menepuk pundak Carline kemudian berjalan keluar dengan kekehan yang terdengar jelas di telinga Trisyel


"Akhhh sialannnn!"


🍁🍁🍁


Jakarta, 19:03


Trisyel duduk di ruang tamu, menonton drama sambil memakan cemilan. Entah kenapa rasanya sangat bosan


"Udah lama banget gue gak pernah jalan jalan. Kehidupan gue beberapa waktu ini mentok di rumah sama di sekolah doang, bosen bangettt"


"Mau jalan jalan?"


Mendengar itu Trisyel langsung menoleh "Kak Sam?"


Sam yang sedang berdiri di belakang Trisyel sambil menggandeng Monica pun berjalan dan duduk di samping Trisyel "Pengen jalan jalan?" tanya Sam


"Gak usah deh kak, lain kali aja" Trisyel menyengir


"Beneran? tadi katanya bosan" Sahut Monica


"Kalau kamu ingin pergi maka cepatlah bersiap siap. Kakak akan menyuruh Prince menjemput kamu" Kata Sam


Trisyel terdiam beberapa saat "Beneran?" Tanyanya memastikan


Sam mengangguk "Tapi ingat, jam 10 kalian sudah harus pulang!" Ucap Sam sambil mengelus rambut Trisyel


Trisyel tersenyum senang "Oke, aku siap siap dulu. Makasih kakak!" Trisyel memeluk Sam dan Monica secara bergantian kemudian berlari menuju kamarnya untuk bersiap siapa


Tak butuh waktu lama untuk Trisyel bersiap siap, saat gadis itu turun ia sudah melihat Prince yang mengobrol dengan Sam dan juga Monica


Trisyel yang melihat Sam dan Monika tertawa pun mengerucutkan bininya "Dasar gak tau malu" cibirnya


"Ya sudah berangkat sana, tar kemaleman loh" Kata Monica


"Prince, jaga Trisyel baik baik ya! Jangan lupa bawa mobilnya hati hati" kata Sam


Kedua anak remaja itu pun mengangguk, tak lupa menyalami tangan Sam dan Monica sebelum pergi


Prince membawa mobil dengan kecepatan sedang, jangan lupakan tangan kirinya yang sedari tadi menggenggam tangan Trisyel


Gadis itu terdiam, tampak asik memandangi jalanan yang penuh dengan lampu lampu "Mau kemana hm?" Tanya Prince sambil mengusap tangan Trisyel lembut


"Gue gak punya tujuan. Jadi terserah lo aja deh mau bawa gue kemana" Jawab Trisyel tanpa mengalihkan pandangannya


"Gue bawa ke hotel aja gimana? Lumayan juga tuh sampe jam 10" Prince terkekeh. Kalimat itu sontak menoleh padanya dengan mata melotot


"Jangan ngadi ngadi lo ya!" Sinis Trisyel


Prince tersenyum, ia menarik tangan Trisyel mendekat ke wajahnya kemudian mengecup punggung tangan itu lama "Gue gak mungkin macam macam sama lo, apalagi ngerusak lo. Gue tulus sayang sama lo syel" Ucap Prince lembut


Sial, Trisyel baper hanya dengan ucapan Prince. Gadis itu dengan cepat mengalihkan pandangannya keluar agar Prince tidak bisa melihat rona merah di pipinya


"Gue bawa lo ke suatu tempat. Gue yakin lo suka" Ucap Prince. Trisyel hanya mengangguk saja


____


Saat tiba di tempat itu mata Trisyel berbinar, sungguh pemandangan yang sangat indah


Prince membawa Trisyel ke tempat tertinggi yang ada di sana. Dari atas itu Trisyel bisa melihat kota yang ramai dan penuh dengan gemerlap lampu lampu yang menghiasi kota. Dari atas itu juga Trisyel bisa melihat langit malam yang begitu indah


Suasana di sana tampak sangat tenang, karena tidak banyak pengunjung, atau mungkin tidak banyak orang yang tau tempat itu karena memang jalan yang di lalui adalah jalan terpencil, bahkan mobil pun tidak bisa saling berselisih


"Lo suka?" Tanya Prince.


"Tentu! Gue suka banget!" Jawab Trisyel


Gadis itu berjalan mendekat ke arah pembatas yang ada di sana, pemegang pembatas itu sambil menatap ke bawah


"Cantik" ucap Prince


"Iya, cantik banget ya" sahut Trisyel


"Lo! Yang gue maksud itu lo" Prince melingkarkan tangannya pada perut rata Trisyel, cowo itu dagunya pada pundak kanan Trisyel. Lebih tepatnya cowo itu memeluk Trisyel dari belakang


Jangan di tanya bagaimana Trisyel sekarang. Gadis itu tentu tidak baik baik saja sekarang, jantungnya seakan ingin lepas saking gugupnya " rileks baby" Ucap Prince


Prince menarik tubuh Trisyel, membuat gadis itu berbalik dan berhadapan dengannya dan mengunci pergerakkan gadis itu. Sungguh posisi seintim ini membuatnya susah bernafas, karena sebenarnya ia tidak pernah mengalaminya


Cup. Prince mengecup singkat pipi Trisyel membuat gadis itu merona "Prince! Lo gak malu apa, tar di liat orang loh!" Gadis itu memukul dada bidang Prince berharap cowo itu melepaskannya


"Gue gak peduli" jawab Prince santai "Lo liat, mereka juga mesra mesraan, mana peduli mereka sama kita" Ujar Prince yang tampak begitu acuh


Ya baik lah, mungkin benar apa yang di ucapkan Prince. Memang 2 pasang pengunjung yang ada di sana nampak tidak peduli pada mereka. Karena orang orang itu pun juga terlihat mesra dan romantis tanpa memperdulikan orang lain


Tapi lihat lah Trisyel, gadis itu benar benar deg deggan sekarang. Jantungnya sekarang akan sedang lari maraton, dan jangan lupakan wajah merahnya, ia bahkan merasa sulit bernafas karena jarak Prince yang begitu dekat dengannya


Sedangkan cowo itu terlihat biasa saja, bahkan terlihat kelewatan santai. Oh tuhan, bisa kah kau kirimkan seseorang untuk membantu Trisyel bernafas sekarang


🍁🍁🍁


...**Hay readers, di sini aku pengen ucapin terimakasih banyak buat kalian yang masih mau baca novel aku, padahal biasa biasa aja 😁...


...Maaf ya belum bisa up setiap hari, cuman bisa up 2 hari sekali karena lagi banyak kegiatan...


...Minta dukungannya ya temen temen, semoga aku bisa menjadi penulis yang lebih baik....


...Yah, aku sadar tulisan aku masih banyak typo dan mungkin juga ngebosenin. Intinya gak pernah bosan buat belajar untuk lebih baik...


...SEKIAN DAN TERIMAKASIH 😊**...