PERSONALITY : Domination

PERSONALITY : Domination
Episode 75



Kekacauan terjadi tepat di daerah batas luar negeri Euditoria, ledakan dan kehancuran dimana mana... ribuan monster yang sangat liar menghadapi tiga orang di garis depan dengan bantuan pasukan robot otomatis dengan memiliki misil penghancur.


( Monkey Palm! )


*Dum!!


( Sword Style : Avalanche Slash!! )


*Sringg!!


( Sword Style : Razor Slash! )


*Sring!!


Masing masing dari kami yang berada di garda depan peperangan ini adalah aku, Ikki, dan juga Hyoukai berada di titik yang saling berjauhan, dan menghabisi beberapa monster yang kini sedang mengamuk.


"Grooaaarr!! mereka tidak ada habis habisnya!"


"Bagaimana lagi, mereka ada ribuan!"


"Ini sedikit berlebihan..."


Entah sudah beberapa jam kita berada di medan perang, namun mereka sama sekali tidak terlihat berkurang jumlahnya.


.


.


"Presiden... bagaimana ini, mereka terus berada disana dari beberapa jam yang lalu.."


"Benar, bisa bisa mereka akan kelelahan dan mati."


"..."


Presiden yang mencoba berpikir keras untuk mengatasi serbuan monster itupun tetap saja hanya mencapai sebuah jalan buntu, karena hanya ini salah satu jalan untuk mempertahankan negeri ini.


"Berapa jumlah pasukan kerajaan kita yang bisa keluar?"


"Sekitar dua ratus prajurit!"


"Kirim semua pasukan untuk membantu mereka bertiga."


"Baik!"


Karena perintah dari presiden, seluruh pasukan kerajaan keluar dengan membawa sebuah senjata buatan khusus negeri ini yaitu sebuah senapan laser yang terbuat dari elemen kekuatan diri mereka sendiri.


Senapan laser itu menyerap kekuatan elemen mereka untuk dijadikan sebuah peluru, dan memang benar... Senjata itu cukup ampuh untuk menghabisi setiap monster menengah disini.


Mereka semua keluar dengan membentuk sebuah barisan melengkung, lalu mulai menembaki monster monster dari belakang robot penjaga.


"Terus pertahankan barisan!!"


Bantuan dari mereka cukup membantu kita bertiga yang sudah mulai kesulitan untuk menghadapi ribuan monster yang terus berdatangan.


"Bagus! kita mendapatkan bantuan!"


"Jangan lengah, kita juga harus berusaha."


"..."


Aku terdiam karena sedari tadi firasatku merasakan hawa yang tidak begitu enak... namun aku tidak menemukan keanehan apapun pada monster monster yang sudah aku habisi.


Dan Ikki yang sedang menyerang tidak sengaja berpapasan denganku yang saat ini masih merasa khawatir.


Ikki sadar dengan ekspresi di wajahku yang tidak biasa, dia pun mendekatiku dengan membelakangi diriku.


"Ada apa?"


"Tidak... hanya saja aku merasakan hal yang tidak enak."


"Mungkin karena kau terlalu banyak mengeluarkan tenaga."


"Bukan itu... tapi sesuatu yang la-"


*Drrrr!!!


Tiba tiba tanah bergetar lebih keras dan membuat beberapa dari mereka terjatuh karena kehilangan keseimbangan.


"Apa yang terjadi?!"


"Menara aneh itu!! lihat!!"


Pilar menara yang sebelumnya mengeluarkan ribuan monster, kini bergejolak seperti sesuatu akan keluar dari benda panjang nan besar itu.


"Kaito..."


"Ya... sepertinya ini yang sedari tadi aku khawatirkan."


Sesuatu datang dari puncak pilar tersebut, sesuatu yang sangat besar... melesat keatas langit sampai benda besar itu tidak terlihat.


"..."


"..."


"!!"


"Lari dari sana!! kalian semua!!"


Karena ketakutan yang tiba tiba membuat mereka tidak bisa beranjak pergi dari sana... mereka pun terlambat.


*Bum!!!!


Benda itu langsung terjatuh ke tempat mereka hingga area tersebut meledak dan hancur dipenuhi dengan api yang berkobar.


Dengan sekejap, para pasukan dan robot penjaga itu hancur dan lenyap...


"..."


Kita bertiga hanya bisa melihat hal itu dengan tatapan kosong, entah karena merasa bersalah maupun kejadian yang terjadi secara tiba tiba ini.


Benda yang jatuh itu mulai bergerak... dan menunjukkan dirinya...


Monster raksasa yang ukurannya 10 kali lipat dari ukuran monster sebelumnya.. kini berdiri di hadapan kita.


"Gawat..."


"Ini sudah tidak bisa dipertimbangkan."


"..."