
Setelah pertarungan yang sengit dan Shion berhasil membunuh salah satu Servus terkuat iblis kematian, kini pertarungan seorang Barats Divisi pertama Kyuraki Izo, yang sedang memegang sebuah senapan terus menerus menembak iblis yang sedang ia hadapi... tetapi dengan kekuatan iblis itu, dia tidak bisa mengenai iblis itu sedikitpun.
*Zipp!!
"Peluru milikmu tidak akan pernah bisa mengenaiku."
"..."
Meskipun begitu, dia tetap berusaha untuk bisa menyerang meskipun begitu sulit untuk mengenainya.
*Zipp!
Alasan mengapa Izo tidak pernah bisa mengenai iblis itu, karena kekuatan iblis itu yakni bisa berteleportasi dengan cepat, dia bisa berpindah langsung kebelakang tubuhnya, dan kembali lagi ketempat sebelumnya.
"Sampai kapan pun kau berusaha untuk melukaiku, aku tidak akan pernah bisa terluka!."
"Apa mulutmu hanya untuk berbicara omong kosong? sedari awal kau sudah merusak telingaku."
"Hah?! apa kau merasa kau bisa menang melawanku? aku akan menunjukkan jika kau hanyalah seonggok daging tidak berguna!."
Iblis itu mengambil sebuah Cakram yang lingkarannya sebesar bola sepak dari belakang punggungnya.
Bagian luarnya terlihat begitu tajam, dan dengan lingkaran yang cukup besar dia bisa mengangkatnya dengan sangat mudah.
"Mari kita bermain!!."
*Zipp!
Iblis itu memulai pergerakannya, dan suasana menjadi begitu sunyi, serangan bisa datang dari mana saja, maka dari itu Izo bersiaga dengan senjatanya.
Dan benar saja, cakram itu tiba tiba melayang kearahnya tanpa dia ketahui.
Dan untungnya dia berhasil menghindar disaat saat terakhir...
Cakram yang berhasil dihindar langsung ditangkap kembali olehnya yang bisa berpindah tempat dengan cepat.
Izo berpikir bagaimana caranya agar dia bisa mengalahkan iblis itu, tetapi sebelum dia selesai berpikir, iblis itu kembali menghilang dan berpindah tempat lalu melempar cakramnya.
Hanya lemparan seperti itu adalah hal mudah baginya untuk menghindari cakram itu, tetapi memang tidak semudah itu...
*Zipp!
Saat dia menghindar dari cakramnya, iblis itu langsung berpindah tempat tepat dibelakangnya dan mengambil cakram itu lalu menebas punggungnya.
*Sring!
"Arghh!."
*Zipp
Setelah berhasil menebasnya, dia kembali menghilang dan berteleportasi ketempat sebelumnya.
Punggungnya terkena tebasan hingga mengeluarkan cukup banyak darah.
Tetapi dia tetap bisa bertahan dan berdiri meskipun rasa sakit itu menempel dibelakangnya.
"..."
Izo terlihat tidak banyak bicara dibandingkan dengan yang lainnya, karena didalam pertempuran, dia lebih banyak berpikir daripada berbicara.
"( Senjatanya cukup sulit untuk dihindari jika dia bisa berpindah secepat itu... aku harus menggunakan senjata lain...)"
Kekuatannya adalah kekuatan bumi elemen Solum, tipe pengontrol, meskipun itu terlihat seperti tipe pembuat, tapi kekuatannya yang cukup unik dan terlihat seperti kekuatan tipe pembuat.
"Sampai kapan kau bisa menahan seranganku!."
Dia kembali melemparkan cakram itu kearahnya, dan meskipun Izo bisa menghindari itu, setelah cakram itu melewatinya, iblis itu juga akan mengambil dan melemparkannya lagi... dan hal itu terus berjalan hingga lemparannya semakin lama semakin cepat dan sulit untuk dihindari.
"Tch! kalau seperti ini aku tidak bisa bergerak untuk menyerang!."
"Ada apa? aku masih bisa terus bermain!."
"..."
Dia melempar cakram itu dengan sekuat tenaga hingga kecepatannya sangat tinggi.
( Control Element : Shield! )
Izo mengeluarkan sebuah perisai besi yang disimpan dan mencoba menahan cakram yang terbang tersebut.
"Bodoh sekali."
*Krak!!
*Sringg!!
"Arrkhh!."
Tidak diduga, Cakram itu berhasil menembus perisai besi dan terkena pundak kirinya cukup parah.
"Hahaha!!! kau melawan Cakram milikku dengan perisai rongsokanmu? sangat konyol!! hahaha!."
"Sial..."
Dia menutup lukanya yang sedikit parah dan darah yang terus keluar dari sana membuatnya sedikit kesulitan untuk bergerak.
"Sayang sekali, padahal sedikit lagi aku bisa mendapatkan tangan kirinya... yah... kali ini aku akan berusaha agar tidak mele-."
Tiba tiba dia sadar, bahwa senjatanya yang telah ia lempar sekarang sudah tidak ada.
Dia mencari-cari Cakram itu tetapi tetap tidak ada.
"Eh? dimana cakram itu?!."
Dan saat itu juga Kyuraki Izo tersenyum menyeringai meskipun luka itu menyiksanya.
"Yah... aku berterimakasih... atas pemberian senjata ini..."
"J-Jangan jangan!?."
( Element of Control : Object Absorption! )
Ternyata Cakram itu selama ini masih tersangkut diatas bahunya.
Dan sudah terlambat untuk Iblis itu menyadarinya, karena Izo sudah memasukkan senjata itu kedalam kekuatannya.
"Kau...!! beraninya kau mencuri senjata itu!!."
"Bukannya kau sendiri yang memberikan kepadaku? saking senangnya hingga bahu kiriku terasa mati rasa..."
"Hahahaha!!! kau kira aku hanya mempunyai satu?? aku bisa membuatnya sebanyak yang aku mau!."
Hal yang Izo harap tidak akan terjadi, ternyata tidak sesuai dengan harapannya.
Iblis itu mengeluarkan dua cakram dari dalam tubuhnya.
"Kali ini... aku akan memperlihatkan kepadamu sesuatu..."
Iblis itu membuka mulutnya, dan cairan darah keluar dari dalam dan diserap oleh kedua Cakram itu.
Dan seketika kedua Cakram itu bertambah besar hingga lebih besar dari tubuh iblis itu.
"Kali ini... aku tidak akan memberikanmu kesempatan kembali!."
Dia sedikit terkejut karena tidak seperti biasanya, iblis itu tidak menggunakan kekuatan teleportasi miliknya, justru dia berlari kearahnya dengan membawa dua buah Cakram besar.
Senjata yang besar, tentunya harus melawan senjata yang besar juga.
( Control Element : Giant Hammer! )
Dari sebuah bola kecil, seketika bola itu hancur dan sebuah palu raksasa muncul seketika hingga mengejutkan iblis itu sampai dia berhenti berlari.
*Dumm!!!
Palu besar itu terjatuh tepat kearah iblis itu, dan iblis itu langsung berpindah tempat ke titik tempat sebelumnya.
Izo sedikit mengamati pergerakan yang dilakukan oleh iblis itu, dan pada saat itu dia menyadari, jika iblis itu tidak sembarangan berpindah tempat... dan untuk memastikannya, dia mencoba menyerang ditempat yang akan dia tebak.
( Control Element : Disc! )
Dia mengeluarkan sebuah senjata yang baru saja dia ambil, dan melemparkannya langsung kearah iblis itu.
Tetapi Iblis itu meskipun dengan wajah jengkel karena Izo menyerangnya dengan senjata dirinya sendiri, tetapi iblis itu berhasil berpindah tempat kearah yang acak.
"Sekarang!."
( Control Element : Chain! )
Disaat Cakram yang tidak berhasil mengenainya itu masih terbang melesat, dia mengeluarkan sebuah rantai yang begitu panjang dan otomatis tersambung dengan Cakram itu.
Lalu dia mengayunkannya kearah iblis itu berpindah.
"Bagaimana bisa?!."
Seolah tidak bisa menyangka dia bisa melakukan serangan seperti itu, tidak ada pilihan lain selain berpindah tempat kembali dengan kekuatannya.
*Zipp!
( Control Element : Rifle )
"Meskipun kau bisa menggunakan Cakramnya, aku masih bisa berpindah tem-."
*Drr!!
Kata kata yang belum dia selesaikan itu dihentikan oleh sebuah peluru yang berhasil menembak tangan kanannya hingga putus.
"Arrghhkkk!!."
Iblis itu mengerang kesakitan sementara dia menarik kembali semua senjatanya kedalam bola bola tanahnya.
"Aku sudah paham bagaimana cara kerja kekuatan menjengkelkan milikmu itu..."
"...!!."
"Kau menandai titik pertamamu dan kau bisa bebas berpindah tempat kemanapun kau inginkan... tetapi setelah itu kau tidak bisa berpindah sesuka hati dan hanya bisa kembali berpindah ke titik pertamamu... atau bisa disebut titik awal kekuatanmu... meskipun memakan waktu yang lama, pada akhirnya kau hanya akan berakhir dengan kekalahan..."
Ini seperti sebuah permainan, dimana titik awal dia berdiri adalah titik utama, lalu dia bisa berpindah ke segala tempat, namun sebelum dia ingin berpindah ke tempat lainnya, dia harus kembali ke titik awalnya terlebih dahulu, baru dia bisa berpindah ke titik lainnya... asal Izo bisa mencari dimana titik awalnya, maka dia bisa menyerang iblis itu.
"Sialan!! bagaimana kau bisa memahami kekuatanku semudah itu?!!."
"Dari awal aku sudah merasa aneh bahwa setelah kau berpindah tempat... kau pasti kembali ketempat sebelum kau berpindah, dan aku sudah mengingat pola itu dengan baik..."
Iblis itu bangkit kembali dengan membawa rasa sakit dari peluru yang ditembakkan olehnya.
"Meskipun kau mengetahuinya... bukan berarti kau bisa mengalahkanku!!."
Iblisnya melemparkan kedua Cakram raksasa itu kearahnya kembali.
Cakram itu berputar begitu kuat hingga tanah dibawahnya terbelah saat terkena setiap ujung putaran Cakram tersebut.
( Control Element : Smoke Ball! )
*Cesshhhhh
Izo mengeluarkan sebuah bom asap yang membuat dirinya tertutup oleh kabut asap yang begitu tebal.
Dan disaat Cakram itu menuju kepadanya, karena kabut asap itu, sang Iblis tidak mengetahui apakah serangannya berhasil mengenainya atau tidak.
Daripada memikirkan itu, iblis itu langsung berpindah tempat untuk mengambil kembali Cakram tersebut yang sudah melewati kumpulan asap tebal.
Disaat iblis kembali ketempat titik awal, disana sudah ada Izo yang menunggu sambil menodongkan sebuah Pistol.
*Dor!
*Cling!
Tetapi reflek iblis itu sungguh cepat Karena sudah mengetahui pergerakannya yang mengincar titik awal iblis tersebut, dan menangkis peluru itu menggunakan Cakram besarnya.
"Jangan pikir kau bisa menggunakan cara itu untuk kedua kalinya!."
Sang iblis mengayunkan salah satu Cakram besar tersebut kearahnya dengan cepat.
*Clingg!!
Izo berhasil menahan serangan itu sekuat tenaga, karena Cakram itu berukuran 5 kali lipat dari pedang yang Izo gunakan.
"Rasakan ini!!."
Disaat Izo masih menahan Cakram itu, Cakram yang satunya juga langsung mengincar pinggangnya dengan kuat.
Tidak ada pilihan lain baginya untuk mundur dan menghindari serangannya atau mungkin tubuhnya bisa terbelah menjadi dua bagian.
Tentu saja iblis itu tidak akan memberikannya kesempatan untuk bebas sedetikpun, karena dia berpindah tempat langsung disamping Izo.
Dan dia sudah mengangkat salah satu Cakramnya dan menjatuhkannya keatas kepala Izo.
Dan Izo menarik pedangnya kembali bukan untuk menahannya, tetapi hanya menangkis Cakram itu lalu melompat jauh darinya.
"Hihi!!."
Iblis itu tertawa seakan akan semuanya sesuai dengan rencananya.
*Zipp!!
"Kena kau!."
"...!!."
Tiba tiba iblis itu berada dibelakangnya dan langsung menendangnya hingga terjatuh.
Tidak seperti apa yang dikatakan Izo, iblis itu berpindah ketempat yang bukan titik awalnya, justru dia bisa berpindah tempat ke titik yang lainnya.
"Sudah kubilang... kau tidak akan bisa mengalahkanku..."
Tanpa mendengarkan perkataannya, Izo mengeluarkan sebuah senapannya dan menembakkan kearahnya.
*Dor!!
Iblis itu kembali tersenyum menyeringai karena serangan yang bisa dia hindari.
"Percuma saja!."
*Zipp!!
*Duaarr!!!!
"Arkghhh!!."
Saat iblis itu menggunakan kekuatannya dan berpindah tempat, tiba tiba titik dimana dia berpindah meledak hingga ledakannya begitu besar.
"Bagai...mana... bisa!!."
( Control Element : Landmine )
"Aku sudah mengatakannya... kalau aku sudah mengingat titik pola kekuatanmu... kau tidak hanya memiliki satu titik awal... maka dari itu kau bisa berpindah titik awal tanpa kembali ke titik sebelumnya... dan saat kau berpindah ke sampingku, itu adalah titik awal keduamu, lalu kau berpindah ke titik acak yaitu belakangku... itu sangat mudah untuk dipahami.."
"Kurang ajar!! aku akan benar-benar membunuhmu!!."
"..."
*Zipp!!
Iblis itu berpindah ke titik acak yaitu tepat didepan Izo sambil mengayunkan kedua Cakramnya.
( Element of Control : Scythe )
*Clingg!!
Kedua Cakram itu berhasil ditahan dengan mudah oleh sabitnya yang memiliki cukup panjang.
Iblis itu mendorong senjatanya dengan emosi yang begitu besar, tetapi Izo menahannya dengan kuat hingga serangannya itu melemah.
Ditengah-tengah situasi yang sedang beradu kekuatan, tiba tiba Izo menarik kembali sabitnya kedalam bola tanah, dan karena itu kedua Cakram itu mengenai lengannya, meskipun tidak terlalu kuat, tetapi terlihat ujung cakram itu masuk kedalam daging pada lengannya.
Dan hal itu membuatnya kebingungan sekejap karena melihat Izo yang sengaja membuat dirinya diserang.
"Sepertinya kau sudah menjadi gila."
"Apa menurutmu seperti itu?."
Saat lengan kirinya yang menahan kedua Cakram itu, tangan kanannya menyentuh senjata itu dan mulai mengeluarkan kekuatannya.
( Element Control : Object Absorption! )
Perlahan Cakram besar itu berubah menjadi sebuah cahaya yang terpecah menjadi partikel cahaya kecil.
"Jangan bilang?!!!."
"Sekali lagi... aku sangat berterimakasih atas oleh olehnya.."
"Keparat!!!!."
Lalu senjata itu seutuhnya menghilang dan masuk kedalam sebuah bola tanah...
Iblis itu seketika shock hingga melangkah mundur, tetapi Izo tidak membiarkan waktu sedikitpun untuknya bernafas.
( Control Element : Knuckle )
Izo menggunakan sebuah senjata tinju yang terbuat dari baja dengan setiap ujungnya memiliki ujung lancip yang membuat pukulannya menjadi lebih kuat.
*Buk!!
Pukulan pertama mengenai perutnya.
"Guhukk!!."
*Bakk!!
Yang kedua mengenai samping kepalanya...
*Bukk!!
Dan yang ketiga tepat mengenai batang hidungnya hingga banyak darah yang muncrat dari hidung dan mulutnya lalu dia terlempar sedikit jauh.
"Dari awal kau sudah membuatku merasa muak... aku benar-benar akan menghancurkanmu... hingga kau mati mengenaskan!!!!."
( AWAKENING!!! )
*Dum!!!!
Seluruh area seketika memiliki tekanan hebat hingga dia sulit untuk berdiri.
"Kenapa dia memiliki kekuatan itu?!!."
AWAKENING adalah salah satu kekuatan yang dimiliki iblis kematian dan pada saat mereka mengaktifkannya, seketika kekuatan mereka bertambah kali lipat hingga bukan seperti yang sebelumnya...
"Kau akan mati!!! mati!!."
*Zipp!! Zipp!! Zipp!! Zipp!!
Karena kekuatannya yang bertambah semakin kuat, dia bisa berpindah tempat tanpa ada syarat dan batasan... begitu pula pergerakannya sangat cepat.
Tetapi dia hanya berdiri disana dengan santai meskipun iblis itu mempunyai gerakan yang begitu cepat.
"Aku akan mengakhirinya..."
( Control Element : Object Modification )
Disekelilingnya terdapat puluhan bola tanah yang didalamnya berisikan berbagai senjata yang sudah ia simpan didalam bola bola itu.
( Knuckle + Landmine + Chain )
Dan dari puluhan bola itu, hanya tiga yang tidak menghilang dan justru ketiga bola itu bergabung hingga menjadi sebuah bola emas.
Lalu Izo memegang bola itu dan...
*Krakk!!
Dia menghancurkannya dan sebuah sinar terang menutupi dirinya...
Sebuah senjata yang telah dimodifikasi, dan menjadi sebuah senjata yang mematikan.
Sebuah Knuckle tinju yang memiliki sebuah Cakram didepannya, dan juga sebuah bom ranjau yang menjadi bahan peledak didalam Cakram tersebut.
*Zipp!! Zipp!! Zipp!!..
Dia menunggu momen yang tepat untuk menghabisi iblis itu seketika...
Dan dengan kecepatan berpindah tempat yang dimiliki iblis itu, membuatnya sekejap berada dibelakangnya Izo dan mendorong tangannya yang penuh dengan cakar yang tajam untuk menusuknya dari belakang.
Kini sudah saatnya baginya untuk menyelesaikan semuanya.
( Control Element : Shield )
*Criittt!!
Meskipun dia sudah melindungi punggungnya dengan sebuah perisai, tetap saja cakar nya bisa menembus hingga dia bisa merasakan jika sebuah cakar yang tajam berada didalam tubuhnya.
"Matii!!!!."
Pikiran iblis itu sudah sepenuhnya dilahap oleh kemarahan dan kebencian, dan tidak bisa berpikir dalam tengah pertarungan.. karena ia hanya ingin membunuh Izo yang
Hingga saat dia ingin menarik kembali tangannya, tetapi tangannya tersangkut diantara tubuh dan perisai miliknya yang berhasil dijebol olehnya.
Izo tersenyum menyeringai sambil menahan rasa sakit itu...
Lalu dengan senjata tinjunya yang sudah dimodifikasi itu, langsung dihantamkan keatas tanah tempat mereka berdua berpijak, dan cakram yang menempel disana dengan kuat masuk kedalam tanah bersama sebuah bom ranjau yang begitu kuat.
*Krakk!!
"Siall!! lepaskan!!!."
"Kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku."
*Krakk Krakk!!..
Dan setelah beberapa detik yang begitu hening, tiba tiba daratan tempat kita berdua berpijak sudah terpotong menjadi sebuah panggung dan hingga pada bunyi ledakan itu.
*Duaarrr!!!
Panggung tanah itu melayang akibat dampak dari ledakan, dan begitu disana Izo melepas tangan iblis itu dan meninjunya dengan senjata modifikasinya berkali kali...
Saat cakram itu kembali, dia meninju iblis itu berkali kali dengan pukulan sekaligus tebasan dari cakram yang di modifikasi dengan sarung tinju besi miliknya.
Dan ini adalah dimana saatnya mengakhiri pertarungan ini...
Kyuraki Izo dengan mengumpulkan kekuatannya, dia melompat begitu cepat dan menarik lengan untuk bersiap memberikan serangan terakhir.
"Matilah.."
( Control Element : Knuckle Nuke )
Nama senjata yang ia gabungkan menjadi satu, senjata mematikan dengan daya ledak luar biasa.
*Zzuuuusshhh
...
...
...
*DUMMM!!!!
Tinju itu mengeluarkan sebuah ledakan yang sangat dahsyat hingga terlihat seperti sebuah ledakan diatas langit malam berwarna hitam dan dihiasi ledakan merah seperti api membara...
"..."
Akhirnya dia berhasil membunuhnya... seorang iblis bawahan dari iblis kematian...
Meskipun banyak luka yang dia terima, dan dia duduk lemas karena sudah tidak sanggup berdiri kembali...