PERSONALITY : Domination

PERSONALITY : Domination
Episode 46



*Dum!! Dum!! Dum!!


"Mereka semakin mendekat..."


"( Jika seperti ini kita semua akan tersapu bersih oleh raksasa itu... mungkin aku bisa mencobanya...)"


Ketiga Tyrant itu berjalan semakin dekat dengan tempat para Barats yang sedang berada diatas tanah yang menjulang tinggi.


"Kita harus melakukan sesuatu!."


*Swusshh!!


Dari bawah mereka, kedua Barats yang terlempar kembali berlari untuk berusaha menghentikan raksasa itu.


"Jangan biarkan mereka mendekat!."


"Ya!."


*Ceklek!


Dia menyalakan korek apinya, dan menarik api itu menjadi untaian tali yang melayang mengelilinginya.


Lalu dengan tali yang terbuat dari api itu memanjat tangan raksasa itu hingga dia berhasil menaiki pundaknya.


*Buzzhh!!


Barats yang satunya langsung bertransformasi menjadi perubahan bentuk elemennya, dan terbang keatas langit.


Kali ini mereka ingin menyerang dua Tyrant dan masing masing dari mereka mengeluarkan serangannya.


Barats yabg berdiri diatas pundak Tyrant paling belakang tersebut menunduk dan menyentuh pundak raksasa itu dengan kedua telapak tangannya.


"Berhentilah!."


( Fire Seal! )


Dari kedua telapak tangannya keluar sebuah api yang menjalar keseluruh tubuh yang sangat besar itu... dan terlihat seperti sebuah segel yang dibuat dari elemen api...


*Huzzhhh!!


Tyrant itu berhenti menggerakkan tubuhnya, tetapi dia masih sangat sulit untuk menahannya.


"Uuhh!!!."


*Wuuzhh!!


Sekarang giliran Barats yang sudah bersiap untuk menyerang dari udara.


"Jangan mencoba-coba untuk maju lebih jauh!."


Dia mengepakkan sayapnya yang dihiasi oleh api yang membara, dan saat itu juga sebuah pancaran api keluar dari kedua sayapnya.


( Fire Trap!! )


Lalu pancaran api itu menuju kearah kedua lengan salah satu Tyrant dan lengan raksasa itu terjerat oleh tali api yang tersambung dengan sayapnya...


Dengan sekuat tenaga dia mengepakkan sayapnya untuk mundur, agar dia bisa menarik Tyrant tersebut hingga berhenti.


"Khk!!."


Mereka berusaha mati matian untuk menahan kedua Tyrant tersebut, tetapi masih ada satu Tyrant yang masih berjalan.


"Masih tersisa satu lagi!."


Sir Lythir yang merasa dirinya tidak mampu untuk membantu mereka karena dia kehabisan tanah untuk dia kontrol.


*Tsk!!


Suara pedang yang ditancapkan keatas tanah... dan dia adalah Barats katana yang sebelumnya terlempar.


"Guru... lebih baik jika para wanita untuk mundur dari tempat ini... kami akan menahannya selama mungkin sampai mereka benar benar aman.."


"Jangan gegabah... mereka terlalu kuat untuk kalian tahan."


"Setidaknya biarkan mereka aman..."


"..."


"Terima kasih untuk perhatianmu... tetapi hal itu tidak perlu dilakukan..."


Dari belakang mereka, Ayumi yang sudah merapal jurus anginnya dengan tangannya, hingga angin hijau muda yang menari nari ditengah tengah kedua telapak tangannya terlihat begitu kuat...


"..."


"Tetapi, berikan aku waktu untuk menyiapkan serangan ini.."


"..."


Dia yang melihat itu langsung menarik Katana tersebut dan berjalan menuju ujung tanah yang tinggi tersebut.


"Aku akan menyerahkan hal itu padamu..."


Dan dia langsung melompat dari sana, dan terjatuh ke bawah... padahal jarak antara tanah yang menjulang hingga kebawah sekitar 2000 kaki...


Dan begitu dia terjatuh hingga membuat gumpalan asap dari hantamannya, sosoknya langsung muncul keluar dari asap itu dengan berlari cukup cepat...


Dia mencari tempat yang cocok untuk menghentikan gerakan Tyrant tersebut.


Dan itu berada diatas bukit dan tepat didepan tubuhnya...


Sambil berdiri tegap dan menarik katana miliknya kebelakang...


"Aku akan menghentikannya disini.."


Pedangnya bercahaya begitu terang, dan dia menjatuhkan ujung katana itu diatas tanah...


( Embossed Ground... Slash!!! )


*Sring!!


Dia menarik Katana tersebut dari bawah keatas, hingga tebasan pedangnya itu memberikan garis serangan tepat ditengah tubuhnya...


Dan garis tebasan yang membekas tersebut tiba tiba muncul bebatuan bebatuan yang membuatnya kesulitan untuk bergerak karena tanah timbul itu...


Tetapi dia merasa masih belum cukup untuk menghentikan pergerakannya... karena Tyrant tersebut masih bisa berjalan meskipun begitu pelan...


"Tidak... itu sudah cukup..."


"Ha?."


*Krak!! Krak!!


Tanah yang timbul ditengah garis dari serangan Barats Katana tiba tiba mengeluarkan sebuah suara...


Lalu tanah itu menjalar hingga menuju sekeliling tubuhnya, dan tangannya pun terikat oleh tanah menjalar tersebut...


Karena tanah itu telah dikontrol oleh Sir Lythir, dan juga karena ulah Barats Katana yang menggunakan jurusnya sehingga Sir Lythir bisa menggunakan tanah tanpa mengubah bentuk tanah yang mereka pijak...


"Aku berterimakasih atas tanahnya.."


"Baik!."


Dan akhirnya ketiga Tyrant tersebut berhasil dihentikan... tetapi kekuatan mereka tidak bisa diremehkan... karena kedua Barats yang menahan Tyrant dengan kekuatan elemen mereka, hampir melewati batasnya...


"Apakah sudah selesai?! aku sudah tidak bisa menahannya lebih lama..."


"Aku juga... tidak... bisa..."


*Krak!!


Tanah yang menjerat salah satu Tyrant itupun juga sudah hampir hancur dan lepas...


"Aku sudah siap!!."


Sambil berlari menuju ujung bukit, dengan membawa sebuah lingkaran angin hijau muda yang begitu besar... dia menghampiri ketiga Tyrant dengan berdiri diujung tempat tanah menjulang tinggi itu.


"Baiklah! cepat lakukan!."


Saat Ayumi ingin mengeluarkan jurusnya, entah kenapa dia merasa tidak terlalu yakin untuk ini.


"Hei, ada apa?."


"Sepertinya aku tidak bisa menyerang mereka sekaligus... karena jarak masing-masing dari mereka begitu jauh..."


"..."


"Bagaimana cara kita mendorong mereka bertiga untuk berkumpul?!."


"Untuk menahannya saja sudah sangat sulit..."


"Tidak ada pilihan lain! kita akan mundur untuk menyiapkan rencana ba-."


"Groaarrghhhh!!!."


Tiba tiba ketiga Tyrant tersebut mengamuk dan berteriak sangat kencang hingga membuat telinga mereka sakit.


"Arrkhh!!."


Dan kekuatan mereka bertambah kuat, sehingga kedua Barats itu sudah tidak bisa menahannya.


Barats yang menyegel salah satu Tyrant dan berdiri diatas pundak raksasa itu, seketika segel api yang ia buat hancur, dan dia langsung diserang dengan salah satu tangan raksasa itu hingga terpental jauh.


*Dum!!!


"Sial! kenapa mereka menjadi lebih kuat seketika?!."


*Wuzzhh!!


Barats yang mengikat salah satu Tyrant, berusaha mengepakkan sayapnya lebih cepat, tetapi raksasa itu mengangkat kedua tangannya hingga tali tesebut hancur...


Lalu secara mendadak, Tyrant yang ada dibelakangnya menyerangnya hingga jatuh menghantam tanah dengan cukup keras.


"Ini tidak baik..."


"..."


Barats Katana yang melihat temannya terpukul pun langsung menggenggam Katana tersebut dengan erat, dan berjalan pelan menuju ketiga Tyrant tersebut.


"Sepertinya kita sudah tidak bisa mundur... aku akan membuat raksasa raksasa itu bertarung hingga saling mendekat... jadi, siapkan serangannya.."


"..."


"Baik..."


Dia menarik Katana yang mulai bercahaya kembali...


Mungkin itu adalah hal yang ceroboh, tetapi para Tyrant itu sudah tinggal satu langkah lagi menuju mereka yabg berada diatas tanah menjulang...


*Dum!!


Sekuat tenaga dia melompat, dan tubuhnya berhasil menyamakan tingginya dengan dada raksasa tersebut.


Raksasa terdepan yang menyadari hal itu langsung mendorong lengannya untuk menyerang Barats Katana, tetapi dia berhasil menghindar dan mendarat diatas lengan raksasa itu...


Dia berlari menuju pundak raksasa itu sambil menghindari serangan serangan dari salah satu tangannya dengan lincah, lalu kembali melompat sebelum terkena serangan diatas pundak raksasa itu.


Dan dia mendarat diatas kepala raksasa yang berada ditengah-tengah Tyrant, sehingga mereka berbalik untuk mengincarnya...


*Dum!!


*Bum!!


Dia terus menghindarinya dengan berlari dan melompat diatas tubuh ketiga Tyrant sambil menebas tubuh mereka dengan katana miliknya.


"Dia mengalihkan perhatian ketiga Tyrant tersebut sendirian..."


"Itu terlalu nekat."


"..."


*Dum!!


*Bum!!


*Swuushh!


Ayumi pun juga mulai mengeluarkan kekuatannya.


"Bertahanlah!!..."