
Brukkk.
menjatuhkan Tubuh Sekertaris Nan dari Gendongannya.
berjalan dengan pincang menuju Sova tempatnya duduk tadi.
Telungkup sambil meninju-ninju Sova yang empuk.
“Aaaa aku sungguh bodoh sekali.
Nan! Ternyata itu Aku. hahaha mencari sampai ke ujung dunia pun aku tidak akan mendapatkannya karena dia sudah bersamaku. aku sangat bodoh ternyata.” terus memukuli Sova.
Membalik Badan.
menatap Sekertaris Nan yang juga sedang menatapnya dengan netra yang berkaca-kaca.
“Kenpa kau ingin menangis? Kau terharu ya.!” tersenyum hangat kepada Orang yang selalu ada untuknya itu.
“Sini kau Nan! Beri selamat untuk ku.”
Nan mendekat, Bibirnya bergetar. Iris hitam keabuan itu terlihat menggenang air di sana.
“Tuan kaki Anda.”
Memandangi kaki kiri yang terlepas dari sepatu yang di gunakan Khenzo untuk melempar Nan tadi.
.
.
.
Tertawan, tertawa, dan tertawa.
Hanya itu yang di lakukan Khenzo setelah tahu akan kebenaran ini.
Menatap Riang wajah Kiara di dalam Gawainya, bibir manis itu terus mengembang tiada Tara.
“Ha ha ha. Nan!” Khenzo berseru riang.
“Jika saja aku tahu lebih awal. mungkin sekarang! Aduhhhh Hahahaha aku jadi tidak bisa berkata-kata karena sangat bersuka cita.”
Nan hanya memandangi Tuan mudanya sambil fokus pada pekerjaannya sekarang.
Tuan! Apakah jatuh cinta membuat anda Mati rasa.
Batin Nan sambil terus Mencopot serpihan kaca dari telapak kaki yang masih terbungkus kaus kaki hitam itu.
Jika bukan karena terlalu lincah menggendong Nan sampai kaki kirinya menginjak bling yang di hasilkan pecahan gelas porselen yang di jatuhkannya.
Tidak merasakan apa-apa. semua rasa sakit berubah menjadi Serpihan suka yang di kemas rapi dalam euforia Bahagia.
Tidak ada kata sakit, tidak ada kalimat meringis. yang ia lakukan sedari tadi hanyalah Tertawa dan terus saja begitu.
Jika biasanya Khenzo selalu protes dan Banyak omong, sekarang Pria itu lebih betah tersenyum dan mengagumi Kiara tanpa bahasa.
Kemana saja aku dulu. kenapa aku tidak menyadari sama sekali. ternyata aku orang bodoh yang menyia-nyiakan gadis SMU ku itu.
akulah orang yang telah menyakiti perasaannya.
dan aku adalah pria yang di cap Fakboy itu.
Aku sungguh tidak menyangka Kiara mencintaiku.
hahaha.
Hati Khenzo terus saja menerawang jauh.
Terkesima, Bahagia, bahkan Seperti ada segerombolan kupu-kupu mengepak dadanya. Rasanya sungguh luar biasa. Mungkin seperti itulah rasanya Jatuh cinta Doubell.
Membalut luka itu dengan sangat hati-hati setelah membersihkannya.
Sesekali Sekertaris Nan Berdesis ngilu saat menangani luka yang tidak bisa di katakan ringan itu.
Tuan, anda yang seperti ini saya yang merasa kesakitan.
Khenzo
Memandang ke arah bawah, menatap sekertaris Nan yang membalut lukanya.
“Apa kau sudah selesai.” Ujar Khenzo dengan santai.
“Hampir Tuan, sedikit lagi dan ini akan segera beres.”
Darah tergenang di Bentangan Lantai. membuat Khenzo shok dan panik.
“Hei Nan, Darah apa yang ada di sana.” Ujar Khenzo tidak tahu darah itu adalah darah yang keluar dari kakinya.
Menatap Jenguh.
“Itu adalah darah tuan.”
“Gila kamu Nan! mengatakan itu adalah darahku. emangnya aku habis transfusi darah pada lantai. kakiku hanya tergores sedikit saja. Manamungkin darahnya bisa sebanyak itu.” Celoteh Khenzo tidak terima.
Sedikit? Tuan bilang tergores hanya sedikit.
Tuan coba lihat serpihan Gelas yang aku Copot dari telapak kakimu. satu menancap di tengah Telapak kakimu. dua menancap di tumit mu, satu di jempol, dan satu menggores Pinggir telapak kakimu. dan kau bilang itu hanya sedikit.
Nan menggeleng-gelengkan kepalanya Frustrasi.
“Pokoknya itu bukan darahku ya Nan. Sudah Bersihkan saja. Aku ingin segera pulang.” Bibirnya mengembang sempurna. membuat wajah tampannya sangat menawan. sekilas Sudah berubah menjadi Seringai tajam membuatnya seperti iblis tampan yang menggoda.
__________
Hai Readers 💕💕💕
Kalian apa kabar.
Author baik-baik aja kok, Gak nanya ya, hehe😁.
author cuma pengen Ngabarin kalau Author baik-baik aja.
Hahaha Gaje.
Selamat membaca Readers ter💕.
Meski Chapter nya gak panjang-panjang amat, malah terlalu pendek. author mohon kalian pahami. karena kemalasan bisa menimpa siapa saja. ya kan.
ya udah deh. besok-besok kita Crazy up.
Chemunguttt Readers Chu🥰🥰🥰😍😍😘.