MY STUPID HUSBAND

MY STUPID HUSBAND
Salad



 


Menatap lekat, Sorot mata Tajam itu terlihat menancap dan tidak ingin beranjak dari Kiara yang baru menuruni anak tangga.


 


Cih


Senyum sinis kembali mengembang di wajah Pria tampan itu. selagi melihat Kiara Bibirnya menyeringai.


“Selamat Pagi Tuan Khenzo!.” Kiara dengan senyum manis seperti biasanya menghampiri Khenzo yang sudah siap untuk sarapan.


Khenzo menatap Tajam melihat istri yang tampak ceria itu.


Ini Dia orangnya, Berencana ingin meninggalakanku dan Falerian. Dia masih bisa tertawa tanpa dosa setelah berpikir bercerai denganku.


Tatapan mengintimidasi yang terlihat nyata.


Melayani, Mengambil Sandwich untuk Sang suami. Kiara terlihat berbakat menjadi seorang istri idaman.


“Silahkan makan Tuan!.” Sambil Tersenyum semanis gula, Seperti bukan dirinya yang berniat ingin berpisah itu.


Khenzo menikmati, meski ia tahu Kiara hanya bersandiwara, tapi dia sangat puas di perlakukan manis seperti ini.


“Kau makan apa!.” Khenzo melirik piring di depan istri yang duduk di hadapannya.


“Ah?.” Kiara melongo,, Tidak percaya Khenzo bicara dan bertanya tentang makanannya.


“Salad...” Jawab Kiara sambil menyuapi mulutnya.


Khenzo memajukan Wajah.


“Mau!.” Membuka Mulutnya lebar.


Tangan Kiara bergetar,


Situasi macam apa ini. Pak Min sedang berdiri mengamati dari sana. dan Bibi Mel juga tidak buta. Kenapa dia bertingkah seolah Bayi yang ingin di suapi ibunya.


Kiara menyeringai, saat menemukan ide gila di kepalanya.


gadis itu mulai melakukan aksinya. memilih sayuran Paling hambar yang ada di Wadah saladnya.


Haappp.


Menyuapi sang suami dengan sayuran yang tidak selezat Makanan di piring tuan muda itu.


Khenzo mengunyahnya tanpa curiga, Wajah tampan Khenzo berubah kusut saat merasakan Sayuran yang tidak biasa di konsumsi itu.


“Makanan Apa ini. Kenapa rasanya hambar seperti rumput.” Khenzo mencuci Lidahnya dengan jus Jeruk.


memangnya Yang mulia tuan Khenzo sudah pernah makan rumput ya.


Kiara tersenyum Kuda, merasa puas akan permainannya.


Khenzo berdiri, Seketika itu pula Pak Min mendekatinya.


menunduk hormat kepada tuan mudanya itu.


“Apa di rumah ini Tidak ada makanan yang layak sehingga kalian memberi makan Nona muda kalian dengan Rumput hambar seperti itu. Pak Min!.” Sorot mata tajam mengintimidasi kepala layanan itu.


Ha ha ha. Tuan muda, kau lucu sekali. ternyata anda sudah pernah makan rumput ya.


Batin Kiara.


“Jangan Marah kepada pak Min, Aku yang ingin makan salad, Ini bukan salah ....


Sedikit lagi kalimat itu akan selesai, Tapi Khenzo malah menatap tajam, membungkam Mulut Kiara.


Aneh, Bukankah dia peduli tadi.


Kiara memanyunkan Bibirnya.


memandangi punggung yang serasi dengan badan kokoh dan kekar itu.


“Maafkan saya pak Min, Gara-gara makanan ini Tuan Khenzo memarahi mu.”


“Tidak masalah Nona, Tuan hanya kaget dengan rasa yang asing itu. Tuan muda tidak pernah makan salad sebelumnya.”


Kiara tersenyum mengerti,


Apa aku kelewatkan tadi, memilih sayur yang tidak enak.


Kiara membatin, merasa sedikit bersalah atas perbuatannya.


.


.


.


Menuju R.N Group. Sekertaris Nan menjadi pengamat wajah gelisah tuan mudanya.


Beberapa kali melirik dari kaca spion, Sekertaris Nan ikut khawatir dengan diamnya Tuan yang bisa saja membuat orang gemetar karena kata-kata yang keluar dari Mulutnya.


Tuan, bicaralah. Aku jadi khawatir dengan situasi kebisuan yang mencekam seperti ini.


“Tuan!.” Sekertaris Nan angkat bicara.


“Emmm!.” Ujar Khenzo singkat.


Tuan muda, Kenapa situasi ini sangat canggung, Aku bahkan tidak bisa memberi sepatah kata. Situasi ini semacam Orang pacaran yang sedang Diam-diaman.


Batin Sekertaris Nan bingung.


“Nan..!.” Khenzo bersuara.


Akhirnya, bahkan kakiku sudah keram dari tadi, kenapa Tuan baru mau bicara sekarang.


“Iya Tuan...!.”


“Apa khasiat makanan Daun-daunan!.” Bertanya dengan santainya.


Apa tuan! Maksud anda salad kan. Tadi pagi aku melihat salad menjadi sarapan nona Kiara.


“Apa Maksud Tuan Adalah Salad!?.” Sekertaris Nan meyakinkan.


“Ya. Apa kasiatnya untuk wanita!?.”


Sekertaris Nan mengambil gawai, jarinya sibuk mengetik sesuatu Sambil Menyetir.


memberikan gawai itu ke pada Khenzo.


"7 Manfaat mengonsumsi salad sayuran yang perlu anda ketahui"


Judul dari artikel di layar gawai,


wajah Tampan itu tersenyum simpul.


Demi merawat Tubuh Dia rela makan rasa yang tidak enak sama sekali itu.


Apa begini cara perempuan merawat tubuh ideal mereka.


BERSAMBUNG....