MY STUPID HUSBAND

MY STUPID HUSBAND
Kiss



 


Memasuki kamar Kiara. kedua pasutri itu Duduk di ujung ranjang.


 


Khenzo membuka ponselnya sedangkan Kiara sibuk mengamati.


Ini seperti adegan Di Drama, Duduk di atas ranjang, saling berdekatan.


Pandang-pandangan.


Setelah itu Pasti ada kemesraan, minimal saling berciuman.


Batin Kiara sambil menabrakkan kedua telunjuknya berulang kali. membayangkan hal itu terjadi.


"Aaaa, Kiara! Kau ini. kenapa berpikiran yang tidak-tidak sih, mana mungkin Tuan Khenzo mau menciumku aku kan seperti sapi baginya." Kiara Bergumam pelan.


“Emm.” Khenzo menatap sambil mengerutkan keningnya.


“eh.”


Kiara membungkam mulut mungilnya dengan kedua tangan. meski itu hanya gumaman kecil tentu saja Khenzo dapat mendengarnya, mengingat pendengaran ultrasonic yang ia miliki.


“Kau ingin dicium?” Tanya Khenzo kepada istrinya.


Menganggukkan kepala.


“Mau


Mau


Mau.....!!”


Ingin sekali Kiara mengangguk dan berucap seperti demikian.


Tapi ia tidak memiliki keberanian.


Gadis itu hanya menggeleng pelan tidak rela.


“Kalau ingin di cium berterus terang saja.” Khenzo mendekatkan wajahnya.


Bibir manis itu akan bersentuhan dengan bibir Kiara, sedikit lagi.


Oh Tuhan! Perasaan apa ini.


Jantungku! masih stay di tempat kan?


Aduhai Ini sungguh sangat Vulgar aku hampir saja mimisan.


Batin Kiara menjelajah. gadis itu mulai memejamkan mata, bibirnya manyun beberapa inch.


Happp


mencubit Pipi Tembem itu dengan jemari indahnya.


Khenzo tergelak Riang melihat ekspresi dengan mata pejam istrinya.


Seberharap itukah.


“Awwwh Sakit!” Rintihan Kiara saat Khenzo mulai menekan cubitannya dengan sangat keras.


“Jangan terlalu berharap!” ujar Khenzo, pria itu berdiri sambil merapikan Rambutnya kesamping, tebar pesona.


Kiara Menunduk, meski di cubit suaminya sangat sakit, tapi masih ada luka yang lebih sakit lagi sekarang, Sebongkah merah yang menganga di dalam rongga dada. Sakit hati Dengan harapan palsu yang di diberikan suaminya itu.


ingin sekali Kiara menangis, tapi itu tidak akan terjadi, Dia sangat kuat


meski pada akhirnya dia menitikkan setetes Airbmata guna menetralisir kesedihannya.


Tapi Khenzo tidak dapat melihatnya, pria itu hanya asyik memainkan Gawainya seperti ada yang ia Tunggu.


“Permisi Tuan.” Ujar Sekertaris Nan dari luar pintu yang tertutup.


“Masuk.” perintah khenzo.


Sekertaris Nan masuk karena mendapat perintah itu, Sambil membawa sebuah kotak hitam mewah yang sepertinya adalah tempat barang yang berharga.


“Tuan.” menyerahkan kotak itu.


“He, berdiri kau.” perintah Khenzo kepada sang istri.


Tanpa berucap Kiara langsung berjalan mendekati suaminya.


Sekertaris Nan membuat kotak, Sebuah kalung berlian yang indah menjadi penghuni kotak mewah itu.


Meraih berlian, Khenzo memasangkannya ke leher sang istri.


Eh, Ini sungguh untukku ya, Tuan Khenzo anda baik hati sekali.


Batin Kiara senang, bibirnya tersenyum indah.


“Tidak muat Nan, Dia terlalu gemuk.” ujar Khenzo setelah memakaikan Kalung yang Krop di leher Kiara.


“Muat Kok!” ujar Kiara lirih, Dia teramat senang saat ingin mendapat hadiah itu, tapi sepertinya dia tidak akan bisa mendapatkannya untuk saat ini.


Membuka dan meletakkan kembali Barang mahal itu di tempatnya.


“Bawa itu pergi.” Perintah Khenzo lewat lambaian tangannya.


Sekertaris Nan pamit Dengan Permisi.


Mengendus, Hidung mancung Milik Khenzo mendekati Kepala Kiara.


“Bau busuk apa ini! Cepat mandi. Kau bau sekali setelah berolah raga seharian.”


Cacian halus mulai terarah ke gadis yang dulu Sangat cantik dan wangi itu.


Mengangkat Lengannya ke atas. Mengendus tubuhnya, meski tidak melakukan itu, Dia sudah tahu tubuhnya memang sangatlah tidak harum, baunya sangat aneh. Akibat keringat berlebih dimana-mana.


“He, he! Turunkan itu. Apa yang kau lakukan.


ya Tuhan. Sudah tahu bau masih di Cium-cium. pergi sana Bersihkan tubuhmu.”


ujar Khenzo, mendorong Kiara perlahan kedalam kamar mandi. mengunci kamar mandi itu dari luar.


Menggeleng kepala sambil berdecak frustrasi, Khenzo mengacak rambutnya.


Jangan bilang Dia mau mandi dan itu di kamar mandi Kiara, Kan Kiara masih berada di dalam.


apa jangan-jangan Khenzo akan menunggu Kiara sampai selesai mandi?.


Jangan menebak, karena pikiran Pria itu tidak bisa di tebak sama sekali.


Di dalam kamar mandi, Kiara mencuci muka merahnya berulang kali.


Menangis?


Tidak, dia bukan gadis cengeng yang suka menyelesaikan masalah dengan air mata.


Hanya saja dia sedang malu sekarang.


Kling.


Meletakkan Sikat gigi di dalam gelas kaca. Kiara memandangi pantulannya di kaca.


seorang gendut yang di balut dengan handuk kecil yang menutupi dada sampai paha, dia sudah selesai mandi, hanya saja Gadis itu tidak berani menampakkan diri ke hadapan suami.


Klinggg.


“Awhh.”


Ringisan pelan, saat Benda Transparan dan keras itu menyentuh dahinya.


Meletakkan gelas yang ia gunakan memukul Jidadnya karena merasa bodoh dengan kejadian barusan.


Sambil mengusap-usap Keningnya, Kiara menggigit bibir bawah yang terkesan sexy itu.


“Malu banget Hiks. Aku ingin pulang saja Kerumah ayah tiri ku, menemui ibu yang sangat ku rindukan.” masih sibuk menggosok dahi dengan telapak tangan.


“Kenapa aku sangat bodoh sih, Sampai bicara isi hatiku segala. Dia kan jadi tahu kalau aku Sangat berharap di cium olehnya.”


Menutup wajahnya dengan tangan. Kiara meloncat-loncat tidak karuan, saat rasa malu itu kian menuju puncaknya.


ceklek.


pintu terbuka


Khenzo diam memerhatikan, untung saja rumahnya di bangun dengan kualitas jempol, Karna kalau tidak, bisa saja lantai dua itu roboh akibat goncangan Tubuh pam-pam yang sedang Melompat Ala– Trampolin Milik Youtuber terkenal yang sudah mencapai Subscribe sebanyak dua puluh dua juta lebih itu.


Melompat-lompat dengan gaya memutar, Kiara merasa pusing, sebenarnya dia sedang apa sekarang, menghilangkan malu atau main jumping sih.


Berhenti sejenak, saat merasa ada yang aneh dengan pandangannya.


Degg.


Khenzo memelototinya dengan sangat seram.


“Tuan...”


ucap Kiara dengan Nada gemetar.


Gemetar bukan karena takut dimarahi Khenzo, tapi Gemetar karena sudah Kepergok mempermalukan dirinya sendiri berulang kali.


“Dasar Gendut!. Bagaiman kalau rumahku roboh hah!” Bentak Khenzo kepada istrinya, Khenzo tidak serius marah, Terlihat dari bibir tipisnya yang mulai menyeringai.


Seperti mempermainkan Kiara adalah mainan baru baginya.


“ya, Tuan harus perbaiki, kalau tidak beli rumah baru lagi.” jawab Kiara polos, sambil menutup matanya karena takut dengan Khenzo.


“Heeh, kau benar! Aku beli yang baru, tapi pakai Uangmu ya.” ujar Khenzo.


Seketika mata pejam itu terbuka, Kiara mulai merespon kata-kata suaminya.


“Mana mungkin.” membungkam mulutnya dengan telapak tangan.


“Mana mungkin?” ulang Khenzo, pria itu masih melangkah mendekati Kiara, sedangkan sang gadis sudah melangkah mundur.


“Maksudku, Aku tidak punya uang. iya! Aku tidak punya uang, hehe.” ujar Kiara.


Meski aku punya uang paling banyak di dunia ini, aku pasti tidak akan mau mengganti rugi padamu, aku kan orang yang tidak mau rugi.


“Ho–ho. jadi begitu, lalu kenapa kau melompat seperti orang yang kesetanan. kau ingin membuat rumahku roboh!.” ujar Khenzo, gayanya sudah seperti binatang buas yang siap menerkam.


“Mana mungkin, aku hanya.”


“Hanya apa!” menangkap tangan Kiara,


memeluk tubuh besar itu.


“aku hanya.” bergetar, bergetaran seluruh lemak-lemak yang menyatu dengannya.


Happ.


mencium bibir Kiara, Khenzo seperti orang yang tidak terkendalikan, kerasukan kah?. Entahlah yang pasti dia sudah melakukan sesuatu yang sepertinya tidak akan ia lakukan jika masih sadarkan diri.


Kiara memejamkan mata, Tubuhnya panas seperti Di olesi balsem.


Apa! Aku tidak salah dimensi kan.


bagaiman mungkin.


Aku di cium Khenzo.


Ciuman pertamaku, Suamiku, dan orang pertama yang ku sukai.


woah,


Waktu–bisakah kau berhenti beberapa hari saja, aku ingin merasakan ini beberapa lama lagi.


Memejamkan matanya, menikmati Raupan bibir meski keduanya tidak terlalu mahir.


__________


**Hai Readers 🥰, apa kabar nih.


Maaf ya Up-nya lama.


Jangan lupa like komen di bawah ya.


aku selalu terobsesi baca komen-komen kalian loh😁.


Lopelope 🥰🥰🥰🥰 sejagat ❤️ 💕😍💕❤️**