My Special Class

My Special Class
(S2) Episode 52



***


"Buka pintu nya,  aku ingin bertemu dengan Kak Farhan" titah Aisyah,  menatap bawahan Rei yang sedang menjaga Farhan dan Ken di dalam.


"Maaf Nona muda,  siapapun tidak diizinkan masuk. Ini titah Tuan muda Rei" sahut bawahan serba hitam itu sopan. Mengetahui bahwa Aisyah adalah istri Rei.


"Melawan titah ku? " tanya Aisyah dingin.


"Ini titah Tuan Rei nona" sahut nya tegas.


"Baiklah,  begini saja,  aku hanya ingin berbicara. Biarkan aku berbicara dengan kakak ku,  walau terhalang pintu. " Pinta Aisyah.


Bawahan itu terdiam,  ia bingung harus bagaimana.


"Aku akan menjelaskan nya pada Rei nanti.  Izinkan aku berbicara " pinta Aisyah lagi,  ia sangat berharga bawahan itu mengizinkan nya.


"Baiklah Nona muda.  Waktu anda tidak lama" sahut Pria itu, akhirnya ia luluh akan permintaan Aisyah.


***


"Kakak... Kak Farhan! " Seru Aisyah dari luar pintu,  ia terduduk bersandar di pintu itu.


Aisyah? Ini suara Aisyah,  apa kah dia mengunjungi ku?!


Batin Farhan,  ia tiba - tiba merasa gembira.


"Aisyah?  Syah itu kamu? " tanya Farhan dari dalam ruangan,  berjalan ke arah pintu dimana di luar sana Adik nya tengah bersandar.


"Pergi lah Aisyah.  Bukan nya kau memilih Suami mu itu di banding kakak mu" Cibir Ken yang juga ada di satu ruangan dengan Farhan.


"Ken!  Tutup mulut mu!" bentak Farhan kasar.  Untuk pertama kalinya Farhan membentak Kasar Ken,  membuat Ken sedikit tersinggung.


"Tunggu Kak,  biar Aisyah yang cerita.  Kakak harus tau, Dulu Ayah pernah bilang ke Aisyah bahwa Papah Reyza itu orang yang sangat baik.  Dia yang menolong kita dari lubang hitam kebangkrutan. Kakak selalu berfikir bahwa papah Reyza lah yang ingin membunuh kakak.  Tapi apa kakak tau sebuah Fakta nya? " Aisyah menghentikan ucapan nya,  guna menarik napas panjang.  Ia merasa berat sekali untuk berbicara.


Di dalam ruangan Farhan dan Ken hanya terdiam,  dengan seksama mendengar penuturan Aisyah.


"Fakta nya,  Aisyah dengar langsung waktu itu dari Ayah.. Bahwa Papah Reyza lah yang menyelamatkan kakak,  tapi kakak... Kakak malah membunuh nya. Enggak,  Aisyah tau kakak bukan pembunuh nya.  Karna pembunuh nya adalah orang lain. Oh yah,  satu lagi kakak selalu berpikir bahwa Papah Reyza adalah dalang dari Konspirasi Bangkrut nya Perusahaan Ardinanta.  Tapi kakak salah,  Dalang nya adalah keluarga Maheswara. Bahkan Papah Reyza bantuin Ayah kita buat balas dendam ke Perusahaan Maheswara,  sehingga perusahaan itu jatuh Bangkrut. Tapi sekarang?  Kakak bukan nya berterima kasih sama keluarga nya,  tapi kakak malah mau membunuh mereka semua.  Kakak malah mau nyiksa putri nya.  Enggak kah kakak pikir kakak ini kejam?  Enggak,  kakak sangat kejam!!" pekik Aisyah lagi,  ia rasanya sangat muak dengan kakak laki - lakinya ini.  Sedangkan Farhan hanya bisa diam mematung,  namun hatinya terasa tersayat.


"Mungkin kakak pikir ucapan Aisyah cuma omong kosong belaka,  tapi inilah Fakta nya!  Meski Aisyah enggak bisa buktiin!!  Oh yah kakak tau,  Sheryl itu kasihan banget kak.  Ayah kesayangan nya udah di panggil Tuhan,  dan sekarang cowok yang paling di cintai nya juga sedang di ambang kematian, karna peluru yang merusak ginjal nya. Apa kakak sekarang puas?  Akh enggak..  Kakak pasti sangat puas.. Oh yah satu lagi.  Aisyah ke sini cuma mau bilang,  Aku Aisyah Ardinanta sudah tidak memiliki Kakak lagi.  Aku adalah anak tunggal!!! Selamat Tinggal!! " Bentak Aisyah kasar,  ia langsung bangkit berdiri dan meninggalkan tempat itu.


Sudah sangat perih rasa hati Aisyah.


"Enggak Aisyah jangan!!! Jangan katakan itu!!!" Protes Farhan berteriak dari dalan ruangan sana. Kali ini Farhan benar - benar merasa terpuruk,  Adik kesayangan nya bahkan sudah tak menganggap nya lagi sebagai seorang kakak.  Hancur sangat hancur hingga membuat nya tak ingin hidup lagi.


"Ken,  berikan Pisau mu" titah Farhan, ia tau dengan jelas bahwa Ken pasti memiliki senjata.


"Aku tak kan memberikan nya Tuan,  apa yang ingin anda lakukan!!" bantah Ken, ia menyembunyikan Pisau nya rapat - rapat.


"Bunuh Aku Ken.  Bunuh aku!!  Aku tidak bisa hidup lagi!! Bunuh!! Aku ini orang yang jahat!! " titah Farhan gila.  Matanya melotot tak terkendali lagi,  kini rasa sakit nya menyerang hati terdalam nya.


"Tidak!!  Tidak!!  Tuan bukan orang Jahat!  Aku!  Akulah orang Jahat nya!!  Aku dan Ayah ku adalah orang jahat nya!  Jika ada yang harus mati maka itu adalah Aku!! "


"Apa?!  Apa maksud mu Ken?!!" pekik Kasar Farhan,  ia mulai merasa ada yang aneh dengan Ken.


"Aku sebenarnya adalah Adiken Maheswara. Putra tunggal keluarga Maheswara, yah keluarga Terhina tentu nya. Yah,  Ayah ku juga adalah dalang dari Bangkrut nya perusahaan TuaN Muda. Waktu itu keluarga ku jatuh bangkrut --"


***


Next?


Lanjut?