My Special Class

My Special Class
(S2) Episode 29



***


Tahun lalu agak kacau,  karna supporter nya saling hina" sahut Nathan.  Buk Guru itu mengangguk pasti dengan jawaban Nathan.


"Yah udah Shy,  Good luck yah.  Semoga beruntung!" ucap Zizah,  sambil mendadah kepada Sheryl yang berjalan menjauh.


Sheryl merasa deg degan saat kaki nya baru saja melangkah masuk.  Tampak lawan nya sudah berdiri di tempat nya,  dengan Empat orang juri di hadapan nya.


Fyuhhhhh


Gadis mungil itu menghela napas berat,  sembari menarik napas nya lagi.  Guna menstabil kan detak jantung nya yang sedari tadi kacau.


"Semuanya Siap.  Cek Fasilitas " titah Kakak Mc yang berdiri di pojok sana.


TETTTTT


"SMA harapan Siap!" sahut nya setelah memencet bel yang ada di hadapan nya. Bel itu berbunyi dengan sempurna menandakan bahwa bel nya bik - baik saja.


Orang nya tegas gitu.. Huh.. Bikin makin gugup deh. Gpp Shy,  tenang.. Kita mesti Optimis. Ingat aja pede nya Nathan.


Batin Sheryl memejam kan matanya sembari berdoa di dalam hati.


TetTTTT


"SMA Merah putih siap!! " sahut Sheryl Setelah menekan tombol nya.


"Apakah para juri siap? " tanya kakak MC itu lagi kepada Empat juri berwajah datar di depan.


Mereka mengangguk tanpa menjawab.


"Baiklah semuanya siap! Ayoooo mulai!! " arahan kakak Mc Itu.


"Kalian sudah tau peraturan nya kan. Pencet tombol tercepat dan jawab pertanyaan dengan benar dan Tepat.  Kakak bakal bacain soal nya" Ujar Kakak itu.


Sheryl mengangguk pasti.  Tak kalah,  anak dari SMA Harapan itu mengangguk lebih yakin.  Matanya memancarkan keyakinan. Seoalah olah ia sudah mengerti semua pertanyaan nya itu. Membuat Sheryl menelan saliva nya payah.


"Okeh,  Pertanyaan pertama dan mendasar.  Lampu itu di ciptakan oleh siapa?  Dan pada tahun Berapa? " kakak Mc memulai pertanyaan nya.


TETTTTTT!!


Bel yang ada di hadapan SMA Harapan berbunyi.  Siswi yang ada di sana telah memencet nya lebih dulu dari Sheryl. Ia seakan - akan yakin sekali dengan jawaban nya.  Pandangan matanya itu membuat kagum Mc dan Juri di hadapan nya.  Mereka semua berharap banyak dari Gadis Itu.


"Jawaban nya di ciptakan oleh Pabrik Lampu,  pada tahun 1870-an" sahut siswi itu santai dengan Pede nya.  Ia terlihat begitu yakin dengan jawaban nya.


Sheryl melongo heran di ikuti para juri yang tercengang dengan jawaban siswi SMA Harapan ini. Melihat ekspresi wajah lawan dan Juri nya yang seperti ini.  Membuat Siswi itu mengulum senyum puas.


"Eh salah yah? " sahut nya cengengesan menggaruk kepala yang terasa tak gatal.


"Ehmm iyah.  Lampu pijar pertama di temukan oleh Thomas Alva Edison dan tim nya,  di tahun 1870-an dan terus di kembangkan sampai saat ini" sahut Sheryl.


"Benar!  10 poin untuk SMA Merah Putih,  dan Minus 10 poin untuk SMA Harapan " jelas kakak itu.


"Pertanyaan selanjutnya. Siapa Fisikawan yang paling kalian sukai? Dan mengapa?  Penilaian ini tergantung oleh Juri" jelas kakak itu lagi.


TETTT..


Seperti tadi,  anak SMA harapan memencet bel lebih dulu.  Membuat dia menjawab nya lebih dulu.


"Saya pernah Membaca suatu artikel tentang Albert Einstein.  Pada saat itu pula saya mengagumi beliau. Dia sosok pekerja keras. Dia pernah berkata.  "Terjebak dalam masalah adalah suatu kesempatan bagi kita". Entah kebetulan atau takdir. Saat itu juga saya dalam masalah. Tapi,  karna masalah itu pula saya mendapatkan banyak kesempatan.  Entah lah,  Teori Yang di kemukakan Albert Einstein membuat saya begitu Takjub" jelas nya.  Matanya berbinar,  dia benar - benar mengagumi Albert Einstein sebagai Fisikawan Favorit nya.


Sheryl tercengang.. Kali ini ia benar - benar tercengang dengan jawaban Siswi SMA harapan itu.


"SMA Merah Putih,  silahkan.. Ini kesempatan anda" pinta kakak MC itu.


Sheryl menghela napas panjang,  sebelum ia mulai menjawab nya.


"Fisikawan Idola saya juga adalah Albert Einstein. Dan saya rasa jawaban Siswi SMA Harapan sudah sangat menakjubkan. Saya hanya ingin menambahkan nya. Saya mengagumi sosok Albert Einstein, dia pernah berkata "Agama tanpa ilmu adalah buta. Dan Ilmu tanpa Agama adalah lumpuh".  saya menyukai kata - kata nya. karna di tengah ilmu yang di kembangkan nya ia juga mengingatkan betapa penting nya untuk belajar Agama itu. Saya pribadi mengagumi Fisikawan Albert Einstein" Jawab Sheryl,  kali ini ia lebih terlihat meyakinkan.


Ke empat juri mengangguk dan saling memandang.  Mereka merasa jawaban kali ini hampir imbang.


Pertanyaan - pertanyaan selanjutnya terus di bacakan. Bunyi bel yang bersahut sahutan terus terdengar.  Tampak Dua siswi itu terus berusaha.


Siapa kah pemenang nya?


***


****Sedikit kata - kata bijak dari Fisikawan terkenal.  Albert Einstein.


“Cobalah tidak untuk menjadi seseorang yang sukses, tetapi menjadi seseorang yang bernilai.” [Albert Einstein]


“Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman.” [Albert Einstein]


“Terpuruk dalam masalah merupakan peluang hebat untuk kita.” [Albert Einstein]


“Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh.” [Albert Einstein]


Apa ada yang tidak mengenal Albert Einstein**?