
***
"Siapapun yang ganggu Sheryl!! Gue akan lenyapin satu keluarga itu!! " teriak Reihan menatap sinis kumpulan Wanita itu.
"Apa yang lo maksud Rei?! Apa lo bakal Lenyapin keluarga Gureza, karna sosok Sheryl?? " tanya Tania masih tidak percaya.
"hanya lenyapin? Apa masalah nya?? " ucap Rei menyeringai Mengerikan.
"Apa?? Tuan muda ini ingin melenyapkan suatu keluarga?? Tidak kah berlebihan?? " sambung seorang perempuan. Gadis cantik, dengan perawakan lembut dan hangat. Sangat anggun dengan stelan Jas sekolah nya. Gadis itu bukan berasal dari sekolah ini, dia berasal dari sekolah lain.
"lo gpp? Masih bisa berdiri?? " tanya perempuan itu lembut, mengulurkan tangan nya.
"gue gpp. Makasih" balas Tania menepis tangan gadis itu.
"oppsss... Kasar sekali, jadi cewek jangan kasar gitu dong"
"ini bukan salah nya" sambung Rei, terlihat sedang memebela Tania.
"Rei.. Makasih, gue tau lo gak bakal tega sama gue" ucap Tania dengan senyum menghiasi di wajah nya.
"Berisik!! Aisyah, ngapain lo bantuin dia. Manusia gak tau diri kayak dia ini, gak cocok dapat pertolongan lo" sambung Rei mengenggam tangan Aisyah, memastikan bahwa tidak ada terjadi apa apa pada tangan nya.
Dia adalah Aisyah Ardinanta, kekasih Rei sejak kecil. Dengan sikap Rei seperti itu, kalian pasti tau jelas, bagaimana Rei memperlakukan Aisyah.
"gue gpp kok.. Lagian lo, kok kasar amat sih sama dia" keluh Aisyah.
"udah, jangan bahas dia. Ikut gue ke suatu tempat"
"oke... Baiklah"
Sepasang insan itu, terlihat sangat mesra. Membuat emosi para fans Rei itu membara. Banyak sekali sumpah serapah yang sudah mereka layangkan. Tapi, banyak juga yang memberikan pujian pada Aisyah, bagaimanapun sikap Aisyah begitu lembut di tambah dengan parasnya yang sangat cantik.
Genggaman erat tangan Rei menjadi pusat perhatian saat mereka menyusuri jalan. Pangeran Rei, bersama seorang wanita cantik. Itulah berita Viral hari ini. Bukan hanya itu, bahkan mereka juga mengatakan bahwa Sheryl sudah kehilangan pesona nya hingga Rei bisa beralih begitu cepat. Banyak tatapan Iri yang terlihat saat Rei menuntun Aisyah ke atap. Akhirnya dengan begitu banyak tatapan, Rei dan Aisyah sampai di atap.
"Lo kok bisa di sini?? " tanya Rei, menatap Aisyah penuh selidik.
"kan elo yang nyeret tangan gue barusan. Gimana sih" Gerutu Aisyah berpura kesal, dia memanyun kan bibirnya. Terlihat sangat imut menggemaskan. Terlihat senyuman tipis di wajah Rei.
"okeh, okeh maaf.. Maaf.. Ratu ku.. Maksud gue, lo kenapa bisa ada di sekolah ini?? " tanya Rei, menarik pipi Aisyah.
"Aw.. Sakit.. Itu, jangan pikir gue ini bodoh. Kan elo, yang nyuruh Kepsek kami buat lakuin acara Studi tour di sekolah lo" rengek Aisyah memegang pipinya.
"loh? Ternyata elo tau? "
"taulah.. Gue ini pacarnya Seorang Reihan Wijaya, masa iya trik kecil gini aja gak tau.. Humph!! "
"hadeuhh.. Iyah deh nyonya Wijaya, gue nyerah kalo urusan nya sama lo. Gue minta maaf, karna ambil keputusan ini tanpa izin lo"
"sekarang baru minta maaf, udah telat! "
"oh, berani bentak gue.. Kurang di kasih pelajaran yah" ucap Rei dengan tatapan nya penuh maksud.
"eittss... Ampun.. Iyah deh dimaafin"
"gitu dong.. Ini baru calon nyonya Wijaya" ucap Rei mencium lembut kening Aisyah.
"Gimana perkembangan nya?? Apa dia masih ngincar Sheryl? " tanya Aisyah yang mulai serius.
"terakhir kali waktu Sheryl liburan ke Bandung sama temen temen nya, dia hampir aja di culik lagi sama si cecunguk itu"
"ha?! Terus Sheryl gimana?? Dia gpp kan?? Nathan juga gak apa apa kan?? " tanya Aisyah beruntun, terlihat sangat Khawatir.
"loh? Lo tau Nathan dari mana?? "
"oh bagus! Memang Kakak dan adik ipar itu harus akur, itu lebih mudah buat gue. Oh yah, masalah cecunguk itu, gak perlu lo pikirin. Biar gue aja yang mikirin"
"kenapa cuma elo yang boleh mikirin tentang Sheryl? kenapa gue gak boleh? Kan elo sendiri yang bilang Sheryl itu adik ipar gue, yang udah gue anggap adik sendiri. Apa khawatirin dia itu salah?? "
"pertanyaan panjang gitu. Jawaban nya satu, karna calon istriku ini otak nya bodoh. IQ nya gak sampe buat mencerna masalah ini"
PLAKK!! timpukan Aisyah sukses mendarat di bahu Rei. Siapa lagi yang bisa memukul Rei dengan bebas seperti ini kecuali Aisyah??
"oh.. Makin berani yah"
"salah sendiri.. Kenapa aku gak boleh tau"
"itu karna ini berbahaya, cecunguk itu orang yang berbahaya!"
"gue tau dia bahaya, tapi bagaimana pun dia gak akan pernah nyakitin gue. Fakta bahwa gue adalah adiknya, dan darahnya mengalir deras di tubuh ini. Dia gak bakal buat tubuh ini luka. Dia kakak kandung gue, jadi dia gak mungkin nyakitin gue Rei"
"udah. Gue gak mau debat lagi, intinya kalo gue bilang gak boleh, yah tetep gak boleh"
"Rei apa sih.. Ngekang tau gak!!"
"iyah.. Emang gue ngekang.. Gue cuma mau lo selalu ada di sisi gue. Gue cuma mau lo gak kenapa - napa. Gue cuma mau lindungi elo. Iyah, gue egois. Gue yang terlalu sayang sama lo. Gue emang ngekang" ucap Rei menyandarkan kepalanya di Bahu Aisyah. Membuat Aisyah diam seribu bahasa, tak bergeming. Aisyah tau dengan jelas, bagaimana Rei begitu mencintainya. Sebesar Apa Rei mencintainya, dia yang tau paling jelas.
"maaf... " lirih Aisyah.
**
"eh Ryl.. Tu beyia heoh ari ni ak?? ! (Tau berita heboh hari ini gak??!) " tanya Regata yang baru datang dengan teriak - teriak, padahal mulutnya lagi penuh sama makanan.
"apa sih Re.. Makan nya di habisin dulu lah" sambung Klara, menatap aneh pada kekasih nya ini. Yah emang, Klara dan Regata udah jadian berapa hari yang lalu.
"maaf yank.. Btw, kalian pada tau gak berita Viral hari ini?? " tanya Regata sok misterius.
"emang ada apaan sih? Heboh amat!?" tanyq Andrian meneguk minuman nya.
"si Rei, cowok es itu gandeng tangan cewek anak sekolah kesehatan yang lagi studi tour di tempat kita. Katanya di tarik paksa ke atap, gak tau si Rei buat apa sama dia?!! "
blurrrr!! Andrian menyemburkan seluruh air di mulutnya ke arah Regata. terkejut rasanya, mendengar pria gila itu menarik paksa seorang gadis.
"emang cewek itu buat kesalahan apa?? " tanya Nathan ikut menimpali.
"dia bantuin Tania Gureza berdiri. Padahal, Tania lagi di omelin sama Rei!! " ucap Regata, yang sepertinya tahu banyak sekali informasi. Udah kayak biang gosip.
"duh malang nya cewek itu! Sheryl ayok kita tolongin! Kalo lo yang ngomong pasti Kak Rei bakal dengerin" pinta Zizah khawatir.
"oh? " jawab Sheryl singkat.
"Ryl.. Lo mulai sedeng yah?!! " bentak Zizah kesal.
"Anak sekolah kesehatan. Orang nya cantik, baik. Bantuin orang yang lemah. Dan yang paling penting. kakak Gue Si Rei cowok dingin itu, mau nyentuh bahkan gandeng tangan anak orang. Siapa lagi kalau bukan ' dia '?? "
"Dia?? Maksud lo kak Aisyah Ryl!! " sambung Zizah antusias. Saat mendengar kriteria yang Sheryl ucapkan, hanya ada satu nama yang terpikirkan oleh Zizah. Yaitu, Aisyah Ardinanta. Tentu saja, juga karena hanya Aisyah Ardinanta lah yang di cintai Rei.
"Siapa itu Aisyah??!!" tanya mereka serentak.
***
Ayoo like, komen, and Vote yah..
Jangan lupa follow me juga. Hehe..
.