My Perfect Life

My Perfect Life
MPL 09



Siska sedang berdiri diatas balkon rumahnya, ia mengenakan gaun malam yang membuat lekuk tubuhnya terlihat jelas. Tiba-tiba lengan kekar melingkari pinggangnya mendekap hangat tubuhnya, Siska menoleh dan menatap pria yang selalu menghantui pikirannya. 


“Jack, benarkah ini kamu?” Ucap Siska tidak percaya.


“Ya.” Jack tersenyum.


Siska berbalik menghadap pada Jack, mengusap lembut wajahnya. Manik hitam itu meniti setiap lekuk ciptaan Tuhan yang begitu sempurna. Sungguh Siska memuja pria di hadapannya ini.


“Aku mencintaimu Jack.” Siska mendekatkan wajahnya dan mencium bibir yang menjadi fantasi gilanya. Mel*mat dengan penuh gairah dan... 


BRUGH 


“Aduh... “ Siska jatuh tersungkur dari tempat tidur. Apa tadi barusan?? Ya ampun aku memimpikan Jack. Ini sungguh gila, Siska mengacak-acak rambutnya kasar. “Bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan? “ Batin Siska. 


🌷🌷🌷


Kediaman Jack Adinata


“Aahhhh.... Daddy udah pagi jangan iseng ah!” Maya menangkap tanganku yang masih setia meremas-remas lembut gundukan kembar miliknya.


“Mommy, Daddy butuh energi lebih. Hari ini Daddy mulai masuk kerja lagi. Sekali lagi ya...” Aku keluarkan jurus pamungkas ku, Tatapan mengiba pada Maya. 


“Uuh, pinter banget seh cari alasannya.” Maya mencubit hidungku gemas. 


“Jadi gimana?” Tanyaku dengan senyum mesum. 


“Boleh.” Maya menjawab sambil mengangguk. Ah senangnya, pagi ini sungguh hari yang sangat indah. Aku langsung menggendong Maya ke kamar mandi.


“Loh kok ke kamar mandi?” 


“Biar sekalian aku memandikanmu!” Maya tersenyum manis menanggapi ku. 


Maya sudah biasa dengan janji palsu Jack yang bilang akan main sebentar, nyatanya aktivitas itu terjadi selama 1 jam. Membuat pinggang Maya ngilu seperti encok pada lansia, padahal dirinya baru 30 th. Sedangkan Jack tampak bersinar penuh energi, seolah tidak pernah melakukan aktivitas melelahkan apapun.


Kenapa bisa begitu? Batin Maya.


“Hari ini Daddy pulang larut, ada pertemuan malam ini di luar kantor. Mommy jangan tidur kemalaman ya!” Titah ku pada Maya. 


“Siap Daddy!” Sambil memberi hormat pada upacara bendera.


Aku mengecup bibirnya. “Love you.” 


“Dadah Mommy.” Teriakku dan Mia serentak sambil melambaikan tangan sebelum aku melajukan mobilku meninggalkan rumah. 


🌷🌷🌷


Kediaman Danu Permana 


“Siska” panggil Pak Danu ayah Siska. 


“Ya ayah?” 


“Kamu sudah bertemu dengan Tuan Jack Adinata?”


“Su-sudah ayah.” Siska kembali salah tingkat ketika mendengar nama Jack. 


“Bagaimana menurutmu? Apa kau menyukainya? Tanya Pak Danu seolah membaca sikap aneh Siska.


“Apa ayah? Maksudnya?” Jawab Siska seperti orang bodoh. 


“Ayah tanya apa kamu menyukai Jack Adinata dan ingin menikah dengannya?” Kembali Pak Danu menanyakan perihal yang cukup pelik bagi Siska.


“Menikah bagaimana ayah?? Jack sudah menikah dan memiliki seorang anak." Siska meremas jemarinya sambil menunduk. "Maksudku... aku tidak memungkiri aku jatuh cinta pada pandangan pertama padanya. Tapi semua menjadi tidak mungkin melihat statusnya saat ini.” Ucap Siska lirih. 


“Soal itu gampang, Adinata group bukan perusahaan sembarangan. Sedangkan Jack pewaris tunggal, adiknya perempuan seorang seniman diluar negeri. Jack belum memiliki anak lelaki, kau bisa menjadi istri keduanya dan memberikan anak lelaki sebagai penerus Adinata group. Dan keluarga kita akan menjadi keluarga terpandang.” Jelas Pak Danu.


“Istri kedua? Ayah yang benar saja!” Siska tidak terima harus menjadi istri kedua. Apa kata orang nanti. Hanya perempuan bodoh yang mau dijadikan yang kedua. Semua wanita mau dijadikan nomor 1 tidak ada yang lain. Apa lagi berbagi cinta, tidak akan pernah. 


“Ikuti saja perintah ayah, yang penting kamu bisa hidup dengan pria yang kamu cintai. Kamu tidak ingin memiliki suami seperti Jack?” Pak Danu memprovokasi Siska. 


“Tapi tidak harus menjadi istri kedua juga, ayah! Apa tidak ada cara lain?” Siska bernegosiasi meski tau tidak mungkin Jack meninggalkan istrinya mengingat sikapnya yang begitu hangat kepada anaknya. 


“Ayah rasa pembicaraan kita cukup, kamu hanya cukup bersiap-siap!” Pak Danu meninggalkan Siska yang masih belum dapat mencerna maksud dari ucapan ayahnya itu. 


Please rate, vote dan likenya yach...!


Enjoy!


Daddy Jack mengalihkan dunia Siska.