
Menikmati Senja
Hari-hari telah berlalu,Bulan demi bulan telah berlalu, dan waktu demi waktu telah dilewati, dan pada akhirnya Thomas dan kawan-kawan telah mendekati masa Ujian Nasional, Jam mereka masuk sekolah pun mulai bertambah dikarenakan mereka wajib mengikuti pelajaran tambahan Ujian nasional supaya ilmu mereka bertambah, walaupun sebenarnya tetap sama saja dan tidak ada perubahan sama sekali.
Hari Kamis, adalah hari terakhir disetiap minggu mereka mengikuti Jam tambahan hingga sore hari,Ada yang niat mengikuti jam tersebut dan ada juga yang bermalas-malasan mengikuti jam itu.
Thomas dan Gery adalah termasuk orang yang malas mengikuti jam pelajaran itu, sehingga mereka semua pun sering mengeluh. "Busettt kalo gini terus otak gue bisa panas" Kata Thomas, "Mata gue bisa merah kaya orang mabok nih, karena pelajaran tambahan ini berhubungan dengan angka dan harus berhitung" Sahut Gery.
"Hihhh berisik, bisa diam nggak, atau aku bilangin pak guru? " Balas Jessica. Ternyata Thomas dan Gerry duduk di bangku belakang Jessica, Ia sering terganggu karena Thomas dan Gerry selalu mengobrol sendiri saat bapak/ibu guru menjelaskan.
"iya-iya, galak banget sih loe" Kata Gerry. "Maaf, ya dah kami nggak akan ulangi lagi deh Jes" Kata Thomas.
"iya udah makannya diemmm"Balas Jessica dengan sedikit kasar.
Jam dinding menunjukkan angka pukul 16.00 itu tandanya, waktu jam tambahan sudah selesai. " Iya anak-anak,, waktunya pulang, sebelum pulang alangkah baiknya Kita berdoa terlebih dahulu agar Selamat sampai rumah, Agar sukses Ujian Nasionalnya, dan Segera lulus dari sekolah ini" Kata Pak Ginting, Guru Kimia yang mengisi jam pelajaran itu. "Baik Pak" Kata seluruh murid yang ada dikelas itu.
Sejenak, seluruh murid yang ada dikelas itu menundukkan kepala untuk berdoa, dan setelah berdoa mereka semua bergegas pulang kerumah masing-masing.
Didalam perjalanan,Thomas dan Gerry pun mengobrol seperti biasanya.
"Gerr hubungan gue sama Jessica kok ngga ada peningkatan ya? " Kata Thomas, "Ya dah mau gimana lagi,loe aja yang nggak mau usaha" Balas Gerry. "Gimanaa ya, terserahlah, mikirin cewek terus bikin pusing, kalo emang Tuhan mengizinkan aku bersanding dengannya, pasti Tuhan akan memberi jalan" Kata Thomas sambil mengeluarkan sedikit kata-kata inspiratif. "nah gitu aja, siapa tau hari ini semua bisa berubah, Doa sambil usaha Tom"Kata Gerry. " Iya gerr bener juga loe" Balas Thomas.
"Ehh gue lama banget ndak lewat bukit di barat perumnas, ayo kita lewat sana, kita liat senja, kayaknya bagus tuhhh, loe ada acara nggak Tom? " Tanya Gerry. "Kayaknya tidak ada deh,,ya udah ayo kesana" Jawab Thomas, Mereka akhirnya menuju ke bukit itu untuk melihat dan menikmati saat senja yang memang terlihat bagus dari atas bukit itu.
Setelah sampai disana mereka berdua dikagetkan dengan kehadiran mahkluk indah gak bidadari yaitu Jessica. "Ehhh Tom liat tuh siapa coba yang disana? " Tanya Gerry. "Jessica kayaknya gerr, gue panggil ya biar dia tau kalau kita disini" Jawab Thomas.
"Ehh tolol, ihhh amatiran banget sih loe, sini gue ajarin, tahan teriakan loe dulu" Kata Gerry. "Malah marah sih loe, ya biar Jessica tahu lah kalau kita disini" Kata Thomas. "Hemmm, sejati nya saat seorang wanita sendirian, dan tak ada kawan, harusnya cowok yang menghampiri, bukan dia yang loe suruh kesini, karena sejati nya cowok itu melengkapi dunia seorang wanita yang sepi karena sendiri, paham nggak!! " Jelas Gerry. "ohh iya paham,, paham,, ehh tapi dia kayaknya bicara sendiri, jangan-jangan Jessica memiliki gangguan kejiwaan" Kata Thomas.
Gerry pun membisiki Thomas, dan Thomas pun akhirnya paham apa yang harus dilakukan kepada Jessica, berkat ide dari Gerry.
Lalu, Thomas pun menghampiri Jessica yang sedang berbicara sendiri.
"Indah sekali, jika ada teman dekat dan mereka telah mengenal aku layaknya teman lama, pasti akan kuajak kesini" Kata Jessica. "Tidak usah kamu ajak, aku sudah berada dibelakang untuk menikmati waktu senja bersamamu" Sahut Thomas. Sontak, Jessica pun kaget karena kehadiran Thomas yang tak terduga. Sementara Gerry pun menutup telinga dan melihat aksi Thomas dari kejauhan"Semoga Thomas tidak konyol semoga dia tahu apa yang harus dilakukan, pokoknya sementara ini aku harus tutup telinga sampai mereka menyatu dalam sebuah obrolan " Kata Gerry dalam hati.
Jessica pun masih sedikit kaget dengan kehadiran Thomas, dan ia pun menyambut Thomas,ia menyapa Thomas dengan sedikit gugup. "hai Tom,, ngapain kamu disini,,,maaf,, kamu mau ngapain ya,, jangan macem-macem ya".Thomas pun semakin mendekat kepada Jessica, ia pun berjalan sampai tepat disamping Jessica. " tenang, aku masih punya attitude, toh aku juga udah lama nggak kesini,, jadi ya udahlah aku kesini sama Gerry".Kata Thomas. "ohh gitu..kok Gerry masih disana Tom" Kata Jessica sambil melihat Gerry yang berada jauh dibelakang, Gerry pun melihat Jessica dan Ia melambai tangan kepada Jessica.
"Dia emang suka dipinggir jalan kalo ke bukit ini, cari cewek,, biasa dia kan playboy kelas kakap" Kata Thomas.
"oh gitu,, rumahmu deket emang kalau dari sini, la itu kamu masih pakai seragam" Kata Jessica sambil melihat Thomas yang masih memakai seragam sekolah. "Iya deket kok,, ehh aku mau tanya nih,, kenapa sih kok baru kelas 3 ini kamu pindah ke sekolahku...? " Tanya Thomas.
"Emm, jadi ini adalah pilihan satu-satunya orangtuaku, karena mereka pergi ke negeri orang untuk bekerja, dan aku ndak mau ikut karena aku masih pengen tinggal disini,, aku sebelumnya juga dari kota ini kok cuma aku dulu di sisi kota sebelah barat,, menuju kesini yang sedikit ke sebelah timur,, ya udah dehhh aku kesini aja hehe" Jelas Jessica sambil sedikit tertawa. Thomas pun akhirnya mengerti penyebab Jessica pindah ke sekolahnya, Ia pun mendengarkan penjelasan Jessica sambil sedikit melongo.
"Ohh gitu ya Jess,,disini kamu tinggal dengan siapa nihhh? " Thomas pun kembali bertanya. "Aku,, tinggal sama Pak Supri,, dia kan om aku hehe,, belum banyak yang tau sih emangg" Jawab Jessica. "Ohh jadi Pak Supri itu om kamu" Kata Thomas. "Iya om aku,, jadi kalo mau main kesana ndakpapa dehh,kapan-kapan ajak Gerry juga,, kamu pasti nanti kagett liat penampilan Om Supri yang jauh beda daripada disekolah hehe" Kata Jessica. "Oke, jadi kepo nih aku.Jessica kamu coba deh liat kesana"Kata Thomas. " bagus bangettt,,,ini yang aku tunggu,, senja"Kata Jessica sambil mengagumi keindahan karya Sang Pencipta yang selalu hadir setiap harinya, yaitu senja. "Memang bagus Jessica,,disini bisa jelas tuh liat ke bawahh lampu kota mulai dihidupkan dan para pengguna jalan mulai menghidupkan lampunya, tambah bagus tuhh" Kata Thomas.
"tingg,, ting,, ting,, ting" suara teleponpun berbunyi, dan ternyata adalah telepon genggam Jessica, lalu ia pun mengangkatnya. "Halo ada apa om,, ?"Tanya Jessica. " Turun Jess,, waktunya pulang,, ini istri om sudah siapin makan malem,,"Jawab Pak Supri lewat panggilan telepon. "Ok om aku otw pulang nih" Balas Jessica. Jessica pun mematikan telepon genggam nya dan berkata pada Thomas. "Maaf Tom, udah mau malem aku dah ditelpon nih sama om Supri, pulang yuk"Kata Jessica sambil mengajak Thomas. " ayo Jess,, kamu naik motor kan? " Tanya Thomas.
"Iya Tom aku naik motor,, tapi pelan-pelan hehe" Jawab Jessica.
"pelan-pelan saja, jangan ngebut ya Jess pokoknya kalau dijalan hati-hati hehe" Kata Thomas sambil berjalan menuju ke tempat sepeda Jessica. "Makasih ya dah temenin aku,, makasih bangett,aku nggak nyangka ternyata kamu asyik juga kalo ngobrol, byeee aku pulang dulu ya,, itu temen kamu bangunin, ketiduran diatas motor tuh" Kata Jessica sambil melambai dan melihat Gerry yang ketiduran diatas motor. "Hati-hati, udah kamu duluan,, hati-hati ya"Kata Thomas, Jessica pun hanya tersenyum dan melambai kepada Thomas. Ia pun akhirnya pergi untuk pulang dan meninggalkan bukit itu.
Thomas pun mulai berjalan ke arah motornya sambil tersenyum sendiri dan raut wajahnya terlihat sangat bahagia. Setelah ia sampai didepan motornya, ia pun membangunkan Gerry yang tertidur diatas motor. " Ger, ayo pulang,, dasar kebo"Kata Thomas."Ehh dasarr, gue tidur aja lagian loe nggak ada niatan ngajak gue kesana, ngobrol sama Jessica"Balas Gerry sambil menghidupkan motor. "Tenang aja,, nanti pokoknya, kalo ada waktu luang aku ajak kamu kerumah Jessica dehh,, nanti lo bakalan terkejut pokoknya hehe" Kata Thomas. "oke, ngikut dehh" Balas Gerry.Senja mulai hilang, Hari pun mulai gelap, pada akhirnya merekapun segera meninggalkan bukit itu.
Bersambung.....