MARRIED WITH MR PENGUIN

MARRIED WITH MR PENGUIN
Bab 9



Berkali-kali Arka menghela nafas kasar, karena menahan emosi untuk menahan tangannya yang gatal sedari tadi karena ingin memukul wajah Davin yang sangat menyebalkan. Pria itu seolah mengklaim dirinya sebagai pria paling tampan yang sangat di cintai oleh Aretha.


"Dasar hamtaro bodoh, aku jadi ingin mencekik hamster kecil itu. Bisa-bisa dia menyukai bahkan sampai menangisi pria semacam itu, astaga...." gumam Arka


"Arkana.... " panggil Rama, Arkana yang sedang menatap gedung-gedung dihadapannya lewat kaca besar yang ada di ruangannya itu menoleh karena mendengar suara Dady nya memanggil.


"Ya Dad.... ada apa? "tanya Arka menghampiri Dadynya dan mengikutinya untuk duduk di sofa yang ada di ruangan Arka.


"Mommy mu memintamu untuk menginap di rumah, katanya dia merindukanmu "ucap Rama datar sambil terus menatap wajah putra semata wayangmya itu.


"Kenapa Dady terus menatapku seperti itu? " tanya Arka mengangkat alisnya sebelah. Seolah sebenarnya tahu apa yang Dady nya pikirkan itu.


"Menurutmu? "tanya Rama balik


"Astaga Dad.... kau cemburu Mommy merindukanku "ucap Arka geleng-geleng kepala.


"Harusnya akulah satu-satunya pria yang harus ia rindukan...." ucap Rama posesif


"Tapi aku putranya Dad.... " jawab Arka


"Dan aku suaminya, lagi pula kau sudah dewasa kau sudah tidak perlu lagi cinta Mommy mu. Yang kau butuhkan adalah cinta istrimu" ucap Rama


"Daddy harusnya tahu, bagaimana hubunganku dengannya" ucap Arka


"Daddy tahu, bahkan sangat tahu jika kalian sangat dekat dari kecil" jawab Rama


"Justru karena kami dekat dari kecil jadi rasanya biasa saja" ucap Arka. Ucapan Arka membuat sang Daddy terkejut.


"Astaga Arka, apa kau tidak normal? "tanya Rama terlonjak kaget saat anaknya mengatakan rasanya biasanya saja.


"Iya benar, rasanya sangat aneh Dad, aku juga tidak mengerti "jawab Arka


"Ckk.... carilah gaya lain pasti rasanya akan berbeda. Karena beda itu gaya beda rasa" ucap Rama serius, karena ia takut jika anaknya tidak normal. Masa iya bercinta ia bilang rasanya biasa. Bukankah bercinta itu mood seorang pria dewasa.


Oh astaga.... Unta tua ini rupanya sudah salah paham, ia salah mengartikan arti rasa biasa saja yang diucapkan oleh Arka barusan. Rasa biasa menurut Arka di sini adalah tentang perasaan. Namun rasa biasa saja yang di artikan unta ini adalah rasa tentang bercinta.


Benar kata anak kambing jaman dulu itu, jika suami untanya semakin tua semakin mesum. Bahkan pembicaraan dengan anaknya saja pikirannya langsung mengarah pada adegan bercocok tanam. Dasar Daddy unta memang....


"Maksud Daddy beda gaya seperti apa? "tanya Arka serius


"Kau bisa lihat tutorialnya, kau pria dewasa dan tidak bodoh kau bisa mencari tahu sendiri tentang itu "jawab Rama.


"Dad.... beri tahu aku agar aku merasakan sesuatu pada Aretha...? "tanya Arka, ya ampun pembicaraan anak dan ayah ini semakin tidak nyambung saja rupanya.


"Kau sudah gila, aku tidak mau memperlihatkan adegan cara bercocok tanamku dengan Mommymu di hadapanmu. Dasar anak durhaka..... "ucap Rama kesal, Arka pun yang mendengarnya terkejut.


"Kenapa kau terkejut seperti itu...?" tanya Rama


"Astaga Dad..... " ucap Arka yang tidak mau melanjutkan pembicaraannya yang tidak nyambung itu.


"Kau ada kendala dengan ukuranmu....?" pertanyaan yang sungguh tidak berakhlak.


"Daaaddd......!!! "


*


*


*


Akhirnya Arka dan Aretha pun menginap di kediaman Wijaya. Kini mereka sedang berada di kamar Arka.


"Hey suamiku yang tampan ayo kemari tidur di sampingku" goda Aretha, hamster kecil ini senang sekali menggoda anak penguin yang pemarah.


"Tidak mau.... aku sedang sibuk"jawab Arka sambil menatap laptopnya karena ia sedang banyak pekerjaan sekarang.


"Aiihhh.... apa kau ada masalah dengan ukuranmu? "tanya Aretha dengan terbahak mengingat cerita Anggi tadi tentang pembicaraan yang tidak nyambung antara ayah dan anak itu.


Unta itu memang menyebalkan, kenapa hal seperti itu saja harus di ceritakan pada Mommynya. Dan tentu saja Anggi yang satu server dengan menantunya itu terbahak-bahak saat menceritakan hal itu.


"Bukan ukuranku yang bermasalah tapi ukuranmu" ucap Arka.


"Aiihh....ini mah keliatannya aja kecil tapi kalau liat dari dalem pasti pas" ucap Aretha sambil memegang buah mangganya.


"Dasar menyebalkan......" ucap Arka


"Gak percaya? mau coba liat...?"tanya Aretha.


"Heeyy......Oh astaga" ucap Arka. Dasar hamster nakal memang. Kini Arka jadi membayangkan ukuran buah mangga Aretha. Benarkah ukurannya hanya terlihat kecil dari luar saja. Tapi jika di lihat dari dalam akan sangat pas.


"Ya ampun...." Arka menghela nafas kasar.


*


*


*


Jangan lupa like dan komennya biar mimin semangat upnya 😙😚💃💃