MARRIED WITH MR PENGUIN

MARRIED WITH MR PENGUIN
Bab 66



Sejak kepindahannya ke rumahnya sendiri, keadaan Arka semakin membaik saja. Hari ini saja Arka sudah mulai masuk bekerja lagi seperti dulu. Arka sangat bahagia karena sekarang ia sudah bisa lagi melakukan aktivitas seperti biasa lagi.


Sony pun merasa senang karena akhirnya ia bisa mengurangi kesibukannya di kantor. Karena selama kurang lebih tiga bulan ini ialah yang sudah menghandle pekerjaan Arka. Pekerjaan yang banyak membuatnya sangat sibuk hingga ia tidak ada waktu untuk mencari seorang kekasih.


Padahal anak dari pasangan Stevan dan Sera ini sangat menginginkan mempunyai pasangan, minimal seorang pacar misalnya. Sony merasa jika dirinya sangat tampan dan juga keren, apalagi sekarang dompetnya sangat tebal bahkan isi atmnya sampai gemuk karena bonus yang ia dapatkan dari Rama dan juga Arka jumlahnya tidak main-main.


Ia juga ingin mentraktir seorang gadis cantik, namun karena kesibukanya membuat ia tidak bisa mencari tambatan hati, sungguh malang nasib anak tampan ini.


Arka meminta Sony untuk mengantarkannya ke perusahaan dimana Livia berada di sana. Namun Sony malah berdecak sebal, membuat Arka mengernyitkan keningnya merasa heran.


"Kenapa kau tidak mau mengantarku kesana?" tanya Arka


"Aku bukan tidak mau Pak, tapi aku malas kesana aku tidak mau bertemu dengan Dorayaki itu lagi" jawab Sony.


"Kenapa? Bukannya dia adalah kekasihmu eh salah maksudnya mantan kekasihmu? "Tanya Arka sambil tertawa.


"Aihh Pak, aku tidak begitu " jelas Sony karena ia tidak mau dianggap sebagai kekasih atau mantan kekasih dari Livia.


"Aku tidak menyangka jika kau ternyata bergerak cepat juga pada Livia... " ejek Arka lagi


"Astaga bagaimana aku harus menjelaskannya Pak " ucap Sony merajuk membuat Arka semakin tertawa saja melihatnya.


"Gara-gara gosip buah kelapa, hidupku jadi merana "gumam Sony.


*


*


*


Hari ini Rasya juga datang ke perusahaan Mahesawara, karena ada kerjasama antara kedua perusahaan itu.


Seperti biasa Rasya selalu semangat jika ia pergi ke perusahaan itu karena ia akan bertemu dengan sang pujaan hati Sabrina. Anak dari asistent pelit itu memang bekerja di sana bersama dengan Bagas.


Rasya datang bersama dengan Ramon dan juga Ivan, sejak turun dari mobilnya mata Rasya terus saja berkelana mencari sang pujaan hati Sabrina. Namun Rasya masih belum menemukan wajah cantik itu.


"Dia pasti ada di dalam, bukan di tempat parkir seperti ini. Kau pikir gadis pujaanmu itu tukang parkir apa " ucap Ramon yang gemas melihat tingkah puteranya yang bucin sebelum halal itu.


"Aku tidak sabar untuk melihatnya Pih... makanya aku akan menyusuri setiap penjuru tempat ini untuk menemukan bidadariku " jawab Rasya menyebalkan.


"Apa anakmu menyebalkan seperti puteraku?" tanya Ramon pada Ivan yang juga menatap aneh pada pria titisan abon dan micin itu.


"Tidak Pak, puteriku sangat manis dan tidak banyak tingkah" jawab Ivan.


"Kau lupa Pak, jika istriku itu tidak satu spesies dengan kalian 4 R " gumam Ivan dalam hati.


"Baguslah, jika anak dan istrimu seperti anak dan istriku maka kau harus menyetok kesabaran yang sangat banyak karena kau akan senam jantung setiap hari emosiku di aduk-aduk dan pikiranku seperti roaler coaster yang naik turun dengan cepat " ucap Ramon.


"Aku akan mengadukannya pada Mami jika Papi membicarakannya"


"Jangan macam-macam kau anak nakal, aku tidak mau tidur di sofa lagi, aku kedinginanjika tidak memeluk Mamimu. Apa kau tidak dengar jika Papimu ini sedang memuji kalian yang adalah makhluk langka di bumi ini " ucap Ramon


"Pujiannya sama sekali tidak enak di dengar" jawab Rasya kemudian pergi meninggalkan Ramon dan Ivan duluan.


"Anda juga tidak menyadari diri anda Pak, jika anda kini menjadi salah satu bagian dari mereka" gumam Ivan dalam hati, karena ia masih menyukai pekerjaannya. Jika ia bicara jujur pada Ramon sudah di pastikan jika ia akan kehilangan pekerjaannya yang sangat keren ini. Enak saja Ivan tidak rela.


*


*


*


.


Udah 2 bab nihh 😚😚 Mimin mau kebut biar cepet tamat 😆 Soalnya kasian Agam lagi nunggu Mimin ini teh 💃💃💃