MARRIED WITH MR PENGUIN

MARRIED WITH MR PENGUIN
Bab 16



"Apa....!!! "


"Aku mau lagi si cium sama kamu Ka.... rasanya gimana yah barusan. Aduhh susah di jelasin pokoknya " ucap Aretha tersenyum.


Jujur saja Arka juga sangat menikmati ciumannya dengan Aretha, Arka juga sebenarnya sangat menginginkan ciuman itu lagi dengan Aretha. Tapi Arka ingin lebih dari ciuman dia ingin mendapat tambahan sambil bermain dengan buah mangga Aretha misalnya.


Astaga rupa-rupanya bayi penguin ini ingin minum susu rupanya. Aihh pikiran Arka mulai nakal rupanya.


"Ka... " panggil Aretha karena melihat Arka hanya diam saja.


"Apa...? "


"Isshh.... cium lagi donkk.... "rengek Aretha lagi


"Astaga..... kau ketagihan rupanya "ucap Arka, padahal penguin ini juga sangat ketagihan dan menginginkannya lagi Namun gengsi penguin ini tinggi jadi hanya diam saja. Padahal kini bib*rnya terasa gatal karena ingin mencium Aretha lagi.


"Dasar penguin banyak mikir..... " ucap Aretha sambil mendorong Arka hingga terlentang lalu Aretha naik ke atasnya dan langsung mencium Arka lagi.


Arka tersenyum di sela-sela cium*nnya, entah kenapa ia sangat suka dengan Aretha yang agresif. Lama mereka dengan posisi seperti itu. Tangan Arka mulai menyusuri punggung Aretha kemudian ke arah depan mencari buah mangga yang dari tadi ia ingin mencoba menyentuhnya.


Buah mangga yang katanya, terlihat kecil dari luar namun ukurannya lumayan jika dari dalam. Setelah berhasil memegangnya ternyata ukurannya juga sangat pas di tangan Arka.


Awalnya Aretha agak terlonjak, namun ia tidak menolak dengan tangan Arka yang nakal. Arka membalikan posisinya sekarang. Kini posisnya terbalik seperti saat pertama tadi mereka bercium*n.


Gagang sapunya mulai bergerak, Arka langsung menghentikannya karena takut tidak bisa mengontrol kemauan gagang sapunya. Padahal mereka sudah halal untuk melakukannya, namun hati Arka masih ragu.


Arka pun menyudahi kegiatannya bersama Aretha, dan membetulkan pakaian Aretha yang berantakan karenanya.


"Sudah....."ucap Arka, Aretha tersenyum padanya.Namun wajah anak penguin itu malah terlihat tertipu malu, karena terlihat dari wajahnya yang terlihat merah.


"Aiihhh, anak penguin manis banget sih kalo lagi malu"goda Aretha. Gadis keturunan dari bis Tayo ini memang tidak ada malu-malunya pada Arka, mungkin karena sejak kecil mereka sudah dekat dan akrab jadi Aretha merasa tidak canggung pada Arka.


Berbeda dengan Arka yang merasa canggung, karena untuk pertama kalinya ia bersentuhan dengan perempuan.


"Aku mau ke kamar mandi dulu...."ucap Arka


Arka pun kemudian pergi ke kamar mandi, entah untuk apa. Mungkin ia ingin bersolo karier di sana, dan mengusap gagang sapunya hingga muntah-muntah.


Aretha tersenyum saat mengingat kembali apa yang ia dan Arka lakukan barusan. Hingga lamunannya buyar karena mendengar suara ponsel Arka berbunyi.


Aretha mengambilnya dan melihat siapa yang meneleponnya malam-malam. Aretha melihat nama yang tertera di sana adalah Luna.


"Siapa Luna.... ?" gumam Aretha, kemudian ia pun menggeser icon berwarna hijau di ponsel itu.


(Hallo Arka.... )terdengar suara seorang gadis yang sangat lembut.


"Hallo.... "jawab Aretha, terdengar diam sejenak suara dari sana.


(Emmm benarkah ini dengan nomor ponsel Arka?) tanya gadis itu.


"Iya bener, tqpi Arkanya lagi di kamar mandi" jawab Aretha


(Di kamar mandi? lalu kenapa kau mengangkat telepon dari ponselnya?) tanya nya dengan nada seperti tidak suka.


"Tadi ponselnya bunyi, ya udah aku angkat lagian Arkanya juga di kamar mandi" ucap Aretha santai.


"Ohh ya ampun nyebelin banget.... " ucap Aretha.


"Kenapa....?"tanya Arka


"Nihh... Tadi Luna nelepon kamu" ucap Aretha memberikan ponsel arka.


"Ada apa dia menelepon, aku sudah memberi tahunya jika lusa aku akan pulang.Jadi dia bekerja nanti saja" ucap Arka


"Dia kerja di bagian apa? "tanya Aretha


"Dia sekretaris baruku..... "jawab Arka


"Whaatt....... oh astaga bibit-bibit plankton rupanya" ucap Aretha.


"Jangan berpikiran macam-macam dia hanya bekerja saja"jawab Arka kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang.


"Kau tidak mau tidur?" tanya Arka


"Mau tapi di peluk....."jawab Aretha


"Kemarilah hamster kecilku..... "ucap Ark sambil tersenyum dan merentangkan tangannya pada Aretha. Aretamha senang dan langsung masuk ke dalam pelukan Arka yang hangat.


"Tidurlah.... " ucap Arka, Aretha pun mengangguk walau sebenarnya ia jadi tidak bisa tidur karena pikirannya tertuju pada Luna sekarang.


Saat Aretha mendengar suara dengkuran halus dari Arka, Aretha pun melepaskan pelukan Arka kemudian bangun dan mengambil ponselnya dan keluar dari kamar.


Aretha pun langsung menghubungi seseorang


tut


tut


tut


(Hallo hamtaro ada apa kau menggangguku malam-malam, aku sedang bermimpi indah dengan gadis-gadis cantik) jawab Rasya si abon junior


"Aku mau minta saran kamu? "tanya Aretha, kemudian Aretha pun menceritakan semuanya pada Rasya tentang Luna barusan.


"Astaga hanya itu..... kau kan bisa bekerja di kantor Group Wijaya kan, ada Dady Rama dan Mom Timmy yang akan membantumu" ucap Rasya.


"Oh iya ya..... Oke deh makasih sarannya, kayanya micinnya mengendap kalo malem tumben idenya bagus "ucap Aretha


"Terserah.....dasar pengganggu " ucap Rasya


"Dasar Bonsai......"


*


*


*


Like nya dong biar semangat 😘😘