
Acara menonton pun selesai, mereka berempat keluar dari bioskop. Namun orang yang terus menatap mereka seolah takut kehilangan jejak mereka dan terus mengikuti kemana pun mereka berempat pergi.
"Ka, abis ini kita mau kemana? "tanya Areta
"Terserah kau saja, tapi kita makan dulu perutku lapar " jawab Arka
"Ya udah...."Areta pun mengangguk setuju karena ia pun merasa lapar
"Makannya barengan ahh, aku ikut " ucap Sabrina, Rasya terus tersenyum melihat ke arah Sabrina gadis cantiknya. Rasya tahu jika Sabrina pasti takut di cium lagi oleh Rasya. Dan dugaan Sabrina itu benar, Abon Mini itu sedang memikirkan modus baru untuk mencuri ciuman dari Sabrina gadis pujaan hatinya.
"Boleh.....Hei Abon.... jangan gangguin Sabrina terus. Aku aduin sama Om Bagas loh... " ucap Areta menakuti Rasya. Namun yang di takuti malah tersenyum bahagia.
"Laporkan saja, justru itu adalah hal yang aku tunggu-tunggu. Aku akan dengan senang hati langsung bertanggung jawab kepada Sabrina" jawab Rasya.
"Yaahhh.... keenakan ni Abon kalo jalan cintanya semulus itu" ucap Areta
"Biarkan dia berjuang dulu.... " ucap Arka
"Aku tidak akan lelah berjuang demi Sabrinaku" jawabnya. Namun Sabrina hanya dian saja mendengar ocehan Rasya.
Mereka berempat kini sudah berhenti di tempat makan yang tidak jauh dari sana. Dan orang itu masih setia mengikuti mereka berempat, dengan sekali-sekali tangannya mengepal saat melihat mereka tertawa.
"Kalian memang jahat, aku di sini menangis dan kalian malah tertawa " ucapnya sambil mengepalkan tangan dan air mata menetes di pipinya
"Areta, kau adalah penyebab utama penderitaanku, harusnya kau tidak ada di dunia ini. Karena keberadaanmu hanya membuat hidupku menderita" gumamnya
"Ya, perempuan sepertimu memang harus di singkirkan. Aku tidak akan pernah membiarkanmu hidup bahagia... Areta, kau bahkan harus lebih menderita dariku. Hidupmi itu terlalu sempurna perempuan serakah... " gumamnya lagi. Orang itu menutup wajahnya dan juga memakai hoddie agar tidak di kenali oleh oranglain.
"Habis ini kita belanja dulu yuk, aku mau beli tas baru "ajak Sabrina
"Aku sangat siap mengantar kemana pun kau pergi sayang... " ucap Rasya
"Aku tidak mau di antar olehmu... "ucap Sabrina
"Tidak masalah, aku akan mengikiti kemana pun kau mau pergi " ucap Rasya lagi.
"Ar....kenapa kau hanya memesan salad buah saja?" tanya Arka
"Karena aku lagi pengen yanh segar Ka... "jawab Areta dengan mulut penuh dengan salad buah.
"Kau tidak akan kenyang makan itu " ucap Arka
"Pasti kenyang, aku pesennya dua porsi" jawab Areta
"Areta tidak perlu diet, aku akan selalu mencintainya jadi kau tidak perlu menyiksa diri" ucap Arka.
"Ya ampun manis banget sihh, gula aja kalah manisnya sama cinta kamu Ka " ucap Areta
"Tentu saja, ahhh...aku jadi ingin pulang " ucap Arka
"Hei penguin, hargailah pria jomblo di depanmu ini. Dasar tidak punya hati.... "kesal Rasya
"Karena hatiku semuanya hanya untuk Areta" jawab Arka cuek
"Ya ampun aku jadi mau pingsan.... " ucap Areta
"Kalau kau pingsan aku akan langsung membawamu ke rumah " ucap Arka
"Isshh..."
"Penguin ini memang jauh dari kata pengertian" ucap Rasya geleng-geleng kepala karena ia juga sangat ingin ehem-ehem dengan Sabrina, otak ngeresnya mulai bertraveling kemana-mana.
*
*
*
Setelah puas berbelanja mereka kini menuju pulang karena Areta tiba-tiba tiba merasa pusing, dan merasa tidak enak badan katanya.
Karena merasa khawatir Arka pun langsung mengajak Areta pulang. Begitu pun dengan Rasya dan Sabrina.
Namun siapa sangka orang yang sejak tadi mengikuti mereka berempat dengan nekad ingin mendorong Areta saat mereka akan menuruni tangga. Namun ia gagal karena tidak sengaja Sabrina berbalik dan ingin mendekati Areta untuk mengambil gambar mereka berempat untuk Sabrina post di media sosialnya.
Dan yang ia dorong adalah Sabrina, hingga Sabrina terjatuh dan terguling dari tangga. Dengan cepat orang itu pergi tanpa mereka berempat ketahui karena mereka sangat shock Sabrina celaka hingga terguling dan mengeluarkan darah dari kepala dan juga hidungnya karena tangga itu lumayan tinggi.
"Sabrina....!!! " teriak mereka, Rasya berlari dengan lutut yang lemas melihat gadis yang ia cintai tergeletak tak berdaya.
*
*
*
Kalo sempet nanti up lagi soalnya miminnya masih di luar 😁😁