MARRIED WITH MR PENGUIN

MARRIED WITH MR PENGUIN
Bab 11



"Jangan liat barang second, nanti mata kamu belekan" ucap Aretha sambil menutup mata Arka dan duduk di pangkuannya.


"Apa....!!!" ucap Livia dengan kesal pada Aretha.


"Oh ya ampun telinga aku..." ucap Aretha


"Ar apa yang kau lakukan padanya? "tanya Livia yang terlihat sangat kesal melihat Aretha bermanja pada Arka, hal yang sangat ingin Livia lakukan dari dulu, bersandar di dada bidang Arkana yang sangat tampan dan gagah.


"Aku cuma lagi melindungi suami aku dari virus berbahaya yaitu virus mata gatal karena liat yang gatal-gatal" ucap Aretha, dan dengan sengaja Aretha kini memeluk Arka dengan sangat mesra di hadapan Livia.


"Sayang mata kamu gak kenapa-kenapa kan? "ucap Aretha dengan masih betah duduk di pangkuan Arka. Hamster kecil itu memang tidak pernah merasa canggung pada Arka. Dan Arka pun seperti penguin yang di cocok hidungnya oleh Aretha ia menurut saja, malah kini tangan kokohnya menahan pinggang kecil Aretha agar tidak terjatuh.


Karena Aretha yang tidak mau diam, maka tidak sengaja Aretha menduduki kepala gagang sapu milik Arka, hingga Arka terkejut.


"Ar.... "bisik Arka pada Aretha hingga Aretha merasa geli di daerah sana karena hembusan nafas Arka yang begitu dekkat dengan lehernya.


"A-pa sayang.... "jawab Aretha, meskipun ia merasa ada rasa lain namun Aretha mencoba bersikap biasa saja.


"Kau menduduki senjata pamungkasku.... "bisik Arkana


"Apa.... senjata apa? memangnya kamu punya senjata?"tanya Aretha dengan suara cemprengnya hingga Livia bisa dengan jelas mendengar suaranya itu dan juga mendengar jelas apa yang sedang mereka bicarakan dengan posisi yang sangat dekat seperti itu. Hingga Livia pun memalingkan wajahnya karena merasa geram, bisa-bisanya mereka membicarakan terong sakti milik Arka di hadapannya. Sangat tidak sopan, pikir Livia.


"Gagang sapuku kau duduki geser sedikit.... "ucap Arka, mendengar gagang sapu Aretha langsung tertawa terbahak dan kemudian turun dari pangkuan Arka.


"Oh ya ampun maafin aku Ka..... "ucap Aretha masih sambil tertawa di sana. Karena merasa geram akhirnya Livia pun meninggalkan ruangan Arka tanpa permisi.


"Dasar tidak tahu malu.... "ucap Livia


"Baru liat orang yang ngeledekin dirinya sendiri "ucap Aretha sambil tertawa


"Arka...gagang sapunya masih utuh kan?" tanya Aretha menyebalkan


"Tentu saja utuh memangnya habis kau makan..."jawab Arka


"Tinggal sepotong dong kalo aku makan "jawab Aretha


"Dasar hamtaro kembali sana ke habitatmu... "kesal Arka


"Aku aduin sama Dady Rama yahh.... "ancam Aretha hingga Arka berdecak sebal.


"Mau apa kau kesini? "tanya Arka


"Baiklah, aku bereskan ini dulu sebentar "ucap Arka


"Ya udah, kalau gitu aku juga pamitan dulu sama Dady" ucap Aretha, Arka pun menganggukan kepalanya.


Aretha pun keluar dari ruangan Arka dan tidak sengaja ia berpapasan dengan Davin. Aretha menatap Davin dengan tatapan tidak perduli berbeda dengan Davin yang menatap Aretha dengan tatapan kagum, merasa jika Aretha terlihat sangat cantik dengan setelan kerjanya.


Terlihat sangat manis di mata Davin....tubuh mungilnya terlihat seksi dan sangat menarik. Benarkah ini Aretha yang ia tinggalkan dulu. Kenapa sekarang ia terlihat sangat cantik di mata Davin. Wajah imut dan bulu mata yang sangat lentik terlihat seperti boneka serta riasan naturalnya membuat Aretha terlihat sangat cantik.


"Hallo Ar.... "Sapa Davin


"Siapa yaahhh....?" tanya Aretha pura-pura tidak kenal dengan nada bicara menyebalkan khas si Tayo sang bunda


"Ar... kau terlihat sangat cantik "puji Davin. Biasanya Aretha akan sangat senang jika di puji oleh Davin namun kali ini ia merasa mual saat di puji oleh pemilik terong second ini.


"Baru cuci muka ya, makanya baru sadar kalo Aretha itu gadis yang sangat cantik jelita. Biasa liat barang second sihh jadi banyak beleknya gak bisa liat dengan jelas... " ejek Aretha.


Davin menggaruk kepalanya yang tidak gatal merasa bingung harus menjawab apa. Karena yang di ucapkan Aretha memang benar jika ia memang baru menyadari jika Aretha gadis yang sangat cantik


"Ar.... "panggil Arka


"Ehhh suamiku yang ganteng...."ucap Aretha


"Bukankah kau akan berpamitan pada Dady, kenapa kau malah di sini?"tanya Arka.


"Ohh ini aku gak sengaja ketemu sama ayam kalkun, gak enak kalo gak nyapa nanti ayam kalkunnya tersungging eh tersinggung takut di patuk nanti"ucap Aretha. Arka langsung menatap tajam pada Davin. Davin pun memalingkan wajahnya yang kurang tampan itu mungkin dia merasa minder jika berhadapan dengan Arka yang jauh lebih tampan dan keren tentunya.


"Ayo pergi...."ajak Arka tanpa mempedulikan Davin


"Ayo sayang.... lain kali mandi wajib biar syaitonnya pada kabur, kasihan tuhh matanya jadi rabun" ucap Aretha pada Davin sebelum pergi.


*


*


*


Mimin gak bakal bosen buat minta dukungan sama kalian dengan like dan komen serta gift seikhlasnya 😊