
Setelah beberapa bulan akhirnya Arka mulai memperlihatkan kesembuhannya. Ia mulai bisa berjalan dengan normal walaupun masih perlahan.
Areta sangat bahagia melihat kesehatan Arka yang semakin hari semakin membaik. Areta ingin jika kehidupannya nanti bisa berjalan dengan normal lagi bersama dengan Arka.
Sore ini, Arka dan Areta sedang berbincang berdua di taman belakang yang sangat indah yang berada di bagian belakang rumah besar itu, karena setiap hari Yura dan juga Bira selalu merawatnya dan menghiasi taman itu dengan tanaman dan bunga-bunga yang indah. Hingga taman belakang itu kini terlihat sangat nyaman dan juga sangat indah.
"Ar... apa kita pindah lagi ke rumah kita saja? " Tanya Arka sore itu pada Areta yang terlihat sangat menikmati suasana.
"Loh kok... emang kenapa, kamu gak betah tinggal di sini? " Tanya Areta yang merasa aneh dengan pertanyaan suaminya itu mengernyit heran
"Aku betah, di sini semuanya sangat baik dan memperlakukan aku dengan baik " jawab Arka sambil melihat ke arah Areta takut jika istrinya berpikiran macam-macam.
"Terus, kenapa kamu ngajakin aku pindah? "Tanya
Areta lagi masih penasaran dengan keinginan mendadak Arka.
"Aku hanya ingin kita bebas saja Ar... aku ingin bermesraan denganmu tapi di sini aku malu" jawab Arka, sontak saja Areta langsung tertawa mendengarnya. Ternyata alasan penguin ini pindah karena ia merasa malu rupanya.
"Tinggal bermesraan aja, kenapa kamu mesti malu segala " ucap Areta masih dengan sisa tawanya
"Dasar hamtaro tidak peka, aku ini selain ingin bermesraan denganmu, aku juga ingin mencetak anak dengan mu begitu saja tidak mengerti" ucap Arka memberenggut kesal. Areta pun langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal. karena ia belum paham keinginannya yang sebenarnya.
"Kita kan bisa melakukannya di kamar " jawab Areta polos.
"Iya aku tahu, tapi lihatlah kondisiku ini aku belum sembuh benar jadi.... "
"Iya aku ngerti kok... "potong Areta yang paham betul dengan keinginan suaminya.
"Jadi....?"
"Ya ayo kita pulang, biar kita bisa kikuk-kikuk kita cetak lagi dede bayinya" ucap Areta. Mendengar Areta setuju untuk pulang Arka terlihat senang.
Bagaimana ia tidak bahagia jika sebentar lagi pedangnya akan di asah. Arka takut jika nanti pedang saktinya akan tumpul jika tida cepat-cepat diasah.
Reby yang kebetulan berada di sana tertawa mengejek saat mendengar permintaan Arka yang ingin mengasah pedangnya, dasar tidak tahu malu pikir Reby. Ingin pulang hanya karena ingin main kuda-kudaan.
Dasar titisan kanebo ini, Reby mana mengerti masalah seperti itu. Dekat dengan wanita saja ia tidak pernah kecuali asistentnya yang ia rekrut sendiri itu. Seorang gadis yang seharusnya menjadi tumpuan pekerjaan Reby tapi ini malah Reby terlihat seperti pengasuh gadis itu dasar memang. Reby jadi geleng-geleng kepala jika mengingat bebek cerewet itu.
*
*
*
"Pih... " Panggilnya pada Ramon yang sedang menyesap teh hangat buatan istrinya itu.
'Hemm.... " jawab Ramon
"Aku mau menikah.... " ucap Rasya tiba-tiba, membuat Ramon dan juga Sasa terkejut mendengar keinginan dari putera mereka satu-satunya itu.
"Menikah, dengan siapa?" tanya Ramon
"Dengan bidadariku, memangnya siapa lagi " ucap Rasya.
"Dasar otak micin, kau ingin menikahi puteri makhluk pelit itu ?" tanya Ramon
"Jangan berkata seperti itu tentang calon mertuaku " jawab Rasya, namun Sasa malah tergelak mendengarnya.
"Memangnya Sabrina mau nikah sama kamu? " tanya Sasa
"Aku akan memintanya untuk menikahiku Mih, aku sangat mencintainya. Nikahkan aku dengannya Pih... " ucap Rasya dengan memaksa.
"Kau meminta menikah seperti meminta permen saja, kenapa kau ingin sekali menikah? Apa terongmu itu sudah mual-mual ingin muntah? Dasar micin menyebalkan "Tanya Ramon kesal pada puteranya yang selalu menyebalkan ini.
"Dia di adon pake abon juga ya... jangan cuma nayalahin micin yang gurih "jawab Sasa
"Oh Tuhan kuatkan iman dan otaku untuk menghadapi makhluk-makhluk gurih ini" gumam Ramon.
"Pihh..... "
"Diam.... atau kau mau aku sunat lagi, otaku jadi mendadak kusut membayangkan akan berbesanan dengan asistent pelit itu " ucap Ramon lagi
*
*
*
Ya ampun anak Abon ngebet banget pengen nikah 😌 votenya dong mimin udah rajin nihh 😆😆💃💃