MARRIED WITH MR PENGUIN

MARRIED WITH MR PENGUIN
Bab 18



"Ar.... "panggil Arka pada Aretha


"Iya Pak Arka, aku di sini akan bertugas sebagai asistent pribadi dari Pak Arka... " jawab Aretha menahan senyumnya karena merasa senang bisa memberi kejutan pada Arka.


"Bukankah Pak Arka sudah ada sekretaris yang akan membantunya..." Jawab Luna, mendengar jawaban Luna tatapan tajamnya langsung menuju pada Luna.


"Aku lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh putraku, dan sebagai pewaris tunggal Wijaya Group Arka membutuhkan banyak orang untuk membantunya. Posisinya di sini sama denganku. Aku juga mempunyai Asistent dan sekretaris.Apa semua ini masalah bagimu nona... ? tanya Rama


"T-tidak pak Rama, m-maaf.... "ucap Luna gugup, bisa-bisanya dia keceplosan bicara pada Rama pula.


"Baiklah, Ar kau bisa langsung bekerja Daddy percaya padamu...." ucap Rama pada Aretha dan mengelus rambut Aretha dengab lembut. Entah kenapa Arka tidak suka, Rama memberikan perhatian pada menantunya yang sudah ia anggap putrinya.


"Dad.... tanganmu " ucap Arka, Rama tersenyum jahil pada putranya itu.


"Dasar penguin kecil...." ejek Rama


"Aku sudah besar Dad.... aku sudah dewasa jangan memangggilku seperti itu lagi " jawab Arka kesal jika ia selalu di anggap anak kecil, Rama mengangkat alisnya sebelah sambil melihat putranya.


"Jika kau sudah dewasa buktikan padaku, memberiku cucu miasalnya" ucap Rama tergelak merasa lucu saat ia menyebut cucu. Rama yang masih tampan dan gagah akan mempunyai cucu. Dia bahkan terlihat seperti kakaknya Arka, di banding Daddy nya.


"Astaga....virus kambing memang sudah menempel padanya" gumam Arka.


"Aku mendengarmu bocah penguin, bekerjalah yang baik" ucap Rama sambil meninggalkan ruangan Arka.


*


*


*


Davin dan Livia bertengkar hebat, Davin marah saat tahu Livia menyusul Arka dan Aretha bulan madu. Dan fakta yang menyakitkannya adalah jika sebenarnya Livia sangat mencintai Arka.


"Apa maksud ucapanmu Livia....!!! "bentak Davin


"Apa telingamu itu tidak berfungsi, aku bilang aku menginginkan Arka....!!!" balas Livia tak kalah sengit menjawab pertanyaan Davin


"Lalu hubungan kita selama ini kau anggap apa Livia, aku sangat mencintaimu dan ini balasanmu padaku. Astaga.... " Davin menahan amarahnya yang kian memuncak pada Livia.


"Kau ingin tahu kenapa aku menjalin hubungan denganmu, itu karena aku sangat membenci Aretha. Aku benci semua yang ada pada dirinya. Kenapa gadis menyebalkan itu punya segalanya. Dan selalu mendapatkan apa yang ia inginkan, untuk itulah aku menggodamu. Aku ingin merebut apa yang ia punya semuanya.....!!! "ucap Livia


"Jadi selama ini kau membohongiku Livia, kau sangat tega padaku....?"


"Itu karena ku pikir kau tulus mencintaiku.... "jawab Davin.


'Dasar pria bodoh, dengarkan aku Davin mulai sekarang hubungan kita berakhir dan aku akan fokus mengejar Arkana pria yang jauh lebih hebat darimu....!!"


"Dia sudah menikah dengan Aretha kau lupa...? "


"Menikah karena di jodohkan ? aku mempunyai banyak kesempatan untuk mengambil hati Arka..... sudahlah aku malas bicara denganmu, hanya membuang waktuku saja... " ucap Livia sambil pergi meninggalkan ruang kerja Davin.


Hati Davin bagai tercubit, ia meratapi kebodohannya karena sudah meninggalkan Aretha gadis yang mencintainya dengan sangat tulus dan lebih bodohnya lagi ia menjalin hubungan dengan Livia, yang ternyata ia adalah wanita yang sangat jahat dan hanya memanfaatkannya saja.


Pikiran Davin pun menerawang jauh pada Aretha yang kini sudah menjadi milik Arka. Namun tadi Livia mengatakan jika Arka dan Aretha menikah karena di jodohkan. Itu berarti Davin masih punya kesempatan untuk memiliki Aretha.


Lagi pula Aretha masih mencintainya begitu pikirannya saat ini. Tidak mungkin Aretha mencintai Arka yang sudah ia anggap saudara itu. Kedekatan mereka hanyalah sebatas teman dekat.


"Aretha.... Kau harus menjadi milikku lagi " gumam Arka.


*


*


*


Wijaya Group


Hari yang di nanti-nanti oleh Luna dan berharap akan menjadi hari paling bahagia karena ia bisa bertemu dengan Arka. Kini hari ini terasa sangat menyebalkan, karena Luna merasa sangat sulit untuk mendekati Arka karena ada Aretha di sana. Dan lebih menyebalkan lagi karena tuhmgas asistent bisa membuat Aretha bisa menjadi lebih dekat dengan Arka.


Sungguh sangat sial Luna ini, apalagi Luna sangat menjaga imagenya sebagai wanita baik-baik. Ia tidak mau Arka menganggapnya sebagai wanita bar-bar.


"Pak Arka, tolong lihat berkas ini kalau sudah benar tolong tanda tangan di sini" ucap Luna.


"Baiklah...." ucap Arka, Luna melihat Arka dengan tatapan sangat kagum dan sangat mendamba. Aretha melihat gerakan mata Luna pada Arka. Dan tentu ia tahu maksud tatapan itu.


"Oh ya ampun, ternyata benar perempuan ini adalah bibit plankton yang mau mengambil resep cinta suami penguinku.Awas aja karena hamtaro akan berubah menjadi ikan piranha yang akan memangsa plankton" gumam Aretha


*


*


Likenya dong sumbangin 💃😘😘