MARRIED WITH MR PENGUIN

MARRIED WITH MR PENGUIN
Bab 64



A-apa...putus?" tanya Livia tidak percaya dengan apa yang ia dengar


"Iya, kita putus kau dengar itu, makanya buka telingamu itu baik-baik. Astaga lihatlah kasihan sekali telingamu itu, kau selalu memberinya beban gantungan semacam itu ck... " ucapan Sony memang tidak pernah enak di dengar di telinga Livia.Gantungan dia bilang, anting-anting yang cantik Sony bilang gantungan telinga, sungguh luar biasa anak dari Stevan dan Sera in.


Livia sampai menghembuskan nafas kasar, terlihat sekali ia menarik nafas dan mengeluarkannya. Livia bingung harus memulainya dari mana, karena saat ini Livia ingin sekali menelan Sony bulat-bulat.


"Kenapa? kau tidak menerima keputusan dariku yang ingin kita putus?" Melihat ekspresi Livia memutuskan Sony untuk bertanya seperti itu.


"Dengarkan aku makhluk aneh, ternyata otakmu itu memang tidak sepintar Papamu ya... " Apa yang Livia bicarakan ini memang benar adanya karena Sony adalah hasil dari pembuahan yang di hasilkan dari Stevan dan Sera yang becocok tanam. Tentu saja hasilnya akan menjadi setengah-setengah. Setengah Stevan yang pintar dan setengah dari Sera yan absurd dan kurang pintar seperti anak--anak pokemon.


"Hey apa maksudmu Dorayaki, kenapa kau mengatakan jika aku ini kurang pintar" ucap Sony yang tidak terima dengan ucapan darii Livia yang meragukan kemampuan otaknya yang pintar menurutnya.


"Kau bilang kita putus, memangnya kapan aku menjalin hubungan denganmu. Simpanlah otakmu di posisi yang benar agar kau bisa berpikir dengan normal" ucap Sintia


"Kau bilang kapan, begitu? Aihh... ingin sekali aku menjitak kepalamu yang tidak ada isinya itu " ucap Sony sambil menunjuk-nunjuk kening Livia dengan telunjuknya sambil mengintip pemandangan indah di depannya. Lumayan untuk cuci mata benar kata Stevan.


"Iya, memangnya kapan kita menjalin hubungan ?" Tanya Livia dengan nafas memburu, bicara dengan Sony ternyata menghabiskan kesabarannya yang hanya sedikit itu.


"Sudah bodoh, pelupa lagi dasar...dengarkan aku Dorayaki pikun. Saat kau bertemu dengan Pak Rama di rumah sakit kau bilang pada Bos ku itu kalau kita pacaran. Kau bahkan tidak bertanya dulu padaku. Kalau aku ini setuju atau tidak untuk menjadi pacarmu. Hingga akhirnya aku yang suci ini mengiyakan saja jika aku mempunyai hubungan dengan Dorayaki terkontaminasi sepertimu" ucap Sony dengan gamblang.


"Aku ingin sekali mencekikmu dasar asistent bodoh, saat itu hanya pura-pura saja masa begitu saja kau tidak mengerti. Sebenarnya otakmu itu terbuat dari apa... !!!" Livia berkata dengan menahan gemas pada Sony. Saking gemasnya Livia sampai ingin menggigit hatinya. Eh kenapa jadi hati....


"Kenapa kau tidak bilang jika itu pura-pura, ahh kau ini membuatku takut saja. Kau tahu sejak kau mengatakan itu padaku, aku jadi tidak bisa tidur aku jadi sangat gelisah dan juga tidak bisa berkonsentrasi saat bekerja. Karena aku sangat ketakutan " Jelas Sony, sekali lagi mulut lucknut Sony membuat Dorayaki ini tersungging eh tidak tapi tersinggung maksudnya. Gadis secantik Livia yang banyak dikejar oleh pria, malah di takuti oleh spesies aneh dihadapannya. Livia sungguh tidak terima.


"Kenapa kau selalu bilang jika kau takut padaku, memangnya apa yang pernah aku lakukan padamu heeh.... " Livia bertolak pinggang sambil mendongak melihat ke arah Sony yang tinggi menjulang.


"Aku takut digerayangi olehmu dan dipaksa minum susu dari pabrik milikmu. Aku takut bahkan sangat takut sekali. Aku sangat takut tidak bisa menolaknya. Kau tahu aku ini pria normal setiap kali melihatmu mataku selalu disuguhi pemandangan indah. Yaitu buah kelapamu yang indah dan seksi... " ucap Sony


"Apa...bukankah kau takut keracunan? "ejek Livia


"Kau bilang kan masih ori, jadi aku kepikiran tahu" ucap Sony sambil melihat ke arah benda yang menggantung indah dan sedang terlihat mengintip Sony dengan malu-malu.


"Astaga... " livia sampai geleng-geleng kepala mendengar perkataan Sony yang sangat jujur itu.


Udah tiga bab nihh... kayanya Mimin Khilaf ya hari ini 😆😆😆


Like sama komen ya biar Mimin semangat buat up 💃💃💃