
Hari ini Farel tidak seperti biasanya. Farel bangun pagi dan segera pergi ke sekolah. Tetapi niat nya bukan untuk belajar, niat Farel untuk mengerjai si cupu yaitu Zahra. Seperti rencana Farel dan teman-temanya kemarin, Farel akan menaruh lem alteko di bangku Zahra.
"Den bangun den katanya mau berangkat pagi kesekolahnya." Ucap pembantu Farel sambil mengetuk pintu kamar Farel. Sebelumnya Farel sudah menyuruh pembantunya itu membangunkanya lebih pagi dari pada biasanya.
Farel mendengar suara pembantunya yang sedang membangunkan Farel, Farel pun langsung bangun dan bergegas untuk mandi.
Setelah mandi dan ganti baju Farel menghubungi Ricky dan Gavriel kalau Farel sudah siap untuk berangkat sekolah, eh bukan siap untuk berangkat sekolah tetapi siap untuk mengerjai si cupu Zahra. Setelah menghubungi teman-temanya Farel langsung pergi sarapan dengan mama papa nya.
"Tumben kamu bangunya pagi banget nak" Ujar mama Farel sambil mengelus kepala Farel.
"Iya ma, soalnya Farel udah gak sabar mau berangkat sekolah" Jawab Farel sambil tertawa nakal.
"Sekarang anak mama rajin banget sekolahnya biasanya juga males-malesan." Ujar ibu Farel sambil tersenyum.
"Paling juga ada mau nya tu anak." Kata papa Farel. Ya begitulah entah mengapa papa Farel akhir-akhir ini selalu cuek dan sensian kepada Farel, padahal dulu papa Farel sayang banget sama Farel.
"Papa itu gimana sih, Farel udah berubah menjadi lebih baik kok malah dibilang ada maunya." Sahut mama Farel kesal.
"Yaudah ma Farel mau berangkat dulu ya" Kata Farel sambil mengalihkan perhatian agar mama papanya tidak berantem.
"Loh makananya kok gak dihabisin sih?" Tanya mama Farel.
"Farel udah kenyang ma." Jawab Farel sambil mengulurkan tangan ke mama dan papanya.
"Yaudah hati-hati ya nak." Ujar mama Farel sambil memberi uang saku Farel.
Seperti biasa sebelum Farel berangkat sekolah Farel ke rumah Ricky dan Gavriel untuk berangkat sekolah bersama. Setelah Farel menghampiri teman-temanya Farel membeli lem dulu sebelum berangkat ke sekolah.
"Eh Rel jangan lupa mampir ke toko buat beli lem, katanya lo mau ngerjain Zahra." Kata Ricky.
"Nama dia tu si cupu bukan Zahra!" Bentak Farel.
Setelah sampai di toko mereka pun turun dan membeli lem.
"Mbak ada lem alteko gak?" Tanya Farel kepada pelayan toko.
"Ada, mau beli berapa kak?" Jawab pelayan itu.
"Satu aja mbak." Ucap Farel.
"Beli 2 aja Rel biar nanti Zahra kesusahan buat nyopotin kursinya." Sahut Gavriel.
"Iya ya, tumben lo pinter biasanya lo selalu o'on." Balas Farel sambil tertawa.
"Yaudah mbak beli 2." Ucap Farel kepada pelayan toko.
Author: Gaes ini bukan endors lem alteko ya, kalau pihak lem alteko mau ngendors aku juga boleh kok wkwk.
Lanjut ke cerita👇
Skip sampai di sekolah
Sesampainya di sekolah mereka langsung menuju ke kelas Zahra yaitu kelas 10 IPA-2. Di kelas itu sudah ada beberapa siswa yang sudah berangkat ke sekolah, Farel pun bertanya dimana tempat duduk Zahra.
"Heh dimana tempat duduk si cupu?" Tanya Farel ngegas.
"Si-si cupu siapa Rel?" Tanya salah satu siswa itu ketakutan.
"Itu lo Zahra." Sahut Gavriel.
"Oh Zahra, dia duduk di situ." Balas salah satu siswa itu sambil menunjukan tempat duduk Zahra.
Saat Zahra masuk ke kelas teman-teman di kelasnya pun tertawa se akan-akan ada yang lucu.
"Mereka kenapa ya kok pada tertawa, apa ada yang aneh dari aku?" Tanya Zahra dalam hati.
Zahra pun langsung duduk dan pelajaran pun dimulai. Tiba-tiba saat ia mau istirahat pantatnya nempel di kursi.
"Gaes ke kantin yuk." Ajak Misel ke Zahra dan Rizky.
"Kuy lah udah laper gue dari tadi" Jawab Rizky.
(Zahra berdiri untuk berjalan ke kantin.)
"HAHAHAHAHA." Teman-teman Zahra tertawa terbahak-bahak menertawakan Zahra yang berjalan dengan kursi dipantatnya.
Zahra berusaha menyopot kursi yang menempel di pantatnya itu tetapi tidak bisa dan teman-teman sekelas Zahra pun tambah menertawakan Zahra. Zahra malu dan langsung pergi begitu saja tanpa bilang ke Misel dan Rizky. Zahra pergi meninggalkan kelas dengan membawa kursi yang nempel dipantatnya itu, ya mau bagaimana lagi dilepas juga susah. Rizky pun menyusul Zahra dan mau membantu Zahra untuk melepaskan kursi itu. Sedangkan Misel bertanya kepada teman sekelasnya siapa yang sudah menaruh lem di kursi Zahra.
"Sini gue bantu copotin" Ucap Rizky sambil membantu Zahra. Dan tidak lama kemudian kursinya pun copot.
"Nih lo pakai buat nutupin celana lo yang sobek." Ujar Rizky sambil mencopot jaketnya lalu memberikanya ke Zahra.
"Makasih ya Riz lo baik banget deh." Balas Zahra sambil menutupi celananya yang sobek.
"Iya sama-sama." Kata Rizky
Sementara itu Misel masih di kelas ia sedang bertanya kepada teman-temanya siapa yang sudah menaruh lem di kursi Zahra.
"Siapa yang berani ngasih lem di tempat duduk Zahra?" Tanya Misel emosi sambil memukul meja.
"Siapa lagi kalau bukan Farel dan teman-temanya."
Setelah Misel mengetahui siapa yang menaruh lem di kursi Zahra, Misel pun langsung mencari Zahra dan Rizky. Tidak lama kemudian Misel pun ketemu dengan Zahra dan Rizky.
"Lo gak apa-apa kan Zah?" Tanya Misel khawatir.
"Gak apa-apa kok Sel." Jawab Zahra sambil tersenyum.
"Ternyata yang ngasih lem di kursi lo itu Farel dan teman-temanya." Ucap Misel.
"Kok Farel jahat banget ya sama aku, emangnya aku punya salah sama dia." Ujar Zahra.
"Emangnya lo gak inget Zah? kemarin kan lo numpahin es di bajunya Farel." Jawab Rizky.
"Aku kan udah minta maaf. Aku juga mau tanggung jawab mau ngebersihin bajunya tapi dia kan gak mau." Ucap Zahra.
"Udahlah Zah gak usah dipikirin, Farel itu udah biasa ngerjain orang kaya gitu jadi lo gak usah takut." Sahut Misel sambil menenangkan Zahra.
Basecamp Farel
"Eh gue gak bisa ngebayangin ekspresinya si cupu kayak gimana, pasti dia malu" Ucap Farel sambil tertawa terbahak-bahak.
"Iyalah Rel pasti sampai sekarang kursinya masih nempel di pantatnya." Balas Ricky sambil tertawa.
"Tapi kasian tau Rel kalau gak bisa lepas gimana?" Sahut Gavriel.
"Lo kok kasian sama dia jangan-jangan lo suka ya sama si cupu" Ujar Farel.
"Hi OGAH jijik banget gue suka sama dia, kayak gak ada cewek lain aja!" Balas Gavriel kesal.
Setelah itu bel masuk ke kelas pun berbunyi mereka langsung masuk ke kelas untuk mengikuti pelajaran.