Love In High School

Love In High School
Sahabat?



Tidak lama kemudian Zahra dan pak kepala sekolah sampai di kelas 10 IPA-2.


"Anak-anak ini ada siswa baru yang mendapat beasiswa." Ucap pak kepala sekolah kepada semua siswa IPA-2.


"Hai, selamat pagi semua perkenalkan nama aku Alissia Zahra, kalian bisa panggil aku Zahra." Ucap Zahra sambil menunduk karena malu.


Ternyata Zahra dan Misel satu kelas, mereka juga duduk satu bangku.


Skip istirahat


Bel istirahat sudah berbunyi Zahra pun diajak Misel untuk ke kantin. Dan mengenalkan Zahra ke sahabat Misel yang bernama Rizky.


"Zah kita kekantin yuk sekalian buat nawarin ke siswa lain tentang jamur crispy mu itu, siapa tau ada yang mau beli." Ajak Misel sambil menarik tangan Zahra.


"Ayo." Jawab Zahra semangat.


Mereka pun berjalan menuju kantin dan Zahra menawari daganganya ke siswa yang ia temui dijalan. Mereka pun bertemu dengan geng Tri SSM. Zahra juga menawari daganganya kepada mereka.


"Kamu mau beli gak ini jamur crispy enak banget lo dan harganya cuma 10.000 kok." Tanya Zahra kepada Tri SSM.


(Misel menginjak kaki Zahra dengan bermaksud untuk tidak menawarkan daganganya ke mereka, tetapi Zahra tidak mengerti dengan bahasa isyarat Misel.)


"Eh lo ngapain jualan di sini ini tu sekolahan bukan pasar! Lo kok juga bisa masuk sekolah ini?" Bentak Syifa.


"Lagian kita juga gak level makan-makanan kayak gini! iya kan girl?" Tanya misel kepada geng nya.


"Iya dong" Jawab gengnya kompak.


"Ke-kenalin nama aku Alissia Zahra, kalian bisa panggil aku Zahra. Aku bisa masuk ke sekolah ini karena mendapatkan beasiswa." Ujar Zahra gugup karena takut.


"Kalau gue panggil cupu boleh gak? seharusnya boleh sih karna itu cocok sama penampilan lo yang kampungan itu!" Ejek Syifa sambil mendorong Zahra.


"Eh lo itu bisa gak sih, gak bikin masalah sehari aja?" Ucap Misel.


"Enggak lah lo kan tau siapa gue, gue kan cewek yang berkuasa di sekolah ini!" Ujar Syifa.


"Udah lah Zah kita pergi aja dari sini, ngapain ngeladenin cewek sok cantik kaya mereka!" Ejek Misel untuk Tri SSM.


Misel dan Zahra pun pergi meninggalkan Tri SSM.


"Zah besok lagi lo jangan berani macem-macem sama mereka ya! mereka itu geng Tri SSM yang paling ditakuti semua siswa." Ujar Misel khawatir dengan Zahra.


"Kok nama geng nya Tri SSM emang singkatan nya apa Sel?" Tanya Zahra kebingungan.


"Tri SSM itu singkatan dari SYANTIK-SYANTIK MANJA. Sumpah gue jijik banget sama singkatanya." Ujar Misel jijik.


"OMG lucu banget singkatanya." Jawab Zahra kagum.


"Kayak gitu kamu bilang lucu Zah? Gue jijik banget sumpah." Ucap Misel.


"Yaudahlah kita gak usah bahas itu lagi udah enek gue." Kata Misel.


Tidak lama kemudian mereka pun sampai di kantin.


"Zah mau pesen makanan apa?" Tanya Misel untuk Zahra.


"Makanan yang paling murah disini apa?" Tanya Zahra ke Misel.


"Udahlah Zah lo gak usah mikirin harga nanti gue yang bayarin." Tawar Misel.


"Yaudah deh aku pesen makanan kayak kamu aja." Jawab Zahra.


"Btw makasih ya Sel kamu udah mau nraktir aku." Ucap Zahra.


"Iya sama-sama." Sahut Misel.


"Ini kak nota nya, total harganya 110.000 Nasi goreng nya 40.000×2\= 80.000, es teh nya 15.000×2\= 30.000." Kata pelayan yang ada dikantin itu sambil menjelaskan satu per satu harga makanan nya.


"Gila cuma nasi goreng aja harganya 40.000 mending gue beli di pinggir jalan cuma 10.000 dan isinya pun lebih banyak." Ucap Zahra terkejut.


"Udahlah emang segini kok harganya lagian ini dibuat oleh chef profesional wkwk." Ujar Misel sambil tertawa.


"Ini mas." Ucap Misel sambil menyerahkan uangnya ke pelayan itu.


"Ini Sel aku ganti uang kamu 20.000 dulu ya, nanti kalau jamur gue udah laku pasti gue balikin semuanya kok." Ucap Zahra sambil menyerahkan uangnya kepada Misel.


"Gak usah diganti Zah gak apa-apa kok, lagian cuma segitu doang aku mah kecil." Ucap Misel sambil menolak uang pemberian Zahra.


"Udah gak usah banyak omong deh mending lansung dimakan aja." Kata Misel sambil memakan makananya.


"Iya. Sekali lagi makasih ya Sel." Ucap Zahra.


Tidak lama kemudian ada seorang cowok yang menghampiri Zahra dan Misel. Cowok itu ikut bergabung dengan Zahra dan Misel.


"Itu siapa Sel?" Bisik Zahra di telinga Misel.


"Kenalin itu sahabat gue namanya Rizky." Kata Misel kepada Zahra.


"Riz kenalin ini Zahra." Ucap Misel kepada Rizky.


"Hai." Sapa Rizky sambil mengulurkan tanganya untuk mengajak Zahra bersalaman.


"Hai juga." Jawab Zahra sambil menerima uluran tangan Rizky.


"Zah lo mau gak jadi sahabat kita?" Tanya Misel kepada Zahra.


"Iya Zah lo mau gak pasti kalau bertiga seru." Ujar Rizky.


"Hah serius kalian mau jadi sahabat gue?" Tanya Zahra kaget.


"Gue kan cupu dan miskin, apa kalian gak malu?." Tanya Zahra sambil merendahkan dirinya.


"Enggak lah Zah ngapain kita malu?" Ujar Misel.


"Jadi gimana lo mau gak jadi sahabat kita?" Tanya Rizky.


"Ya mau dong." Jawab Zahra terharu.


"Yaudah kita masuk ke kelas aja yuk bentar lagi bel masuk kelas berbunyi." Ajak Misel


"Eh bentar es teh gue masih banyak, kan sayang kalau gak dihabisin, harganya aja mahal banget." Ucap Zahra sambil meminum es nya.


"Yaudah ini es teh nya aku bawa ke kelas aja." Kata Zahra sambil membawa es nya.


Author: Tenang aja itu tempat es nya cup kok gaes bukan gelas.


"Idih lebay banget sih." Ejek Misel ke Zahra.


Setelah itu mereka pergi untuk masuk ke kelas dan ternyata Rizky pun juga satu kelas dengan Zahra dan Misel. Mengapa Rizky tadi tidak ada di kelas waktu Zahra memperkenalkan dirinya dikelas? karena Rizky terlambat masuk kelas, dan itu pun sudah menjadi rutinitas Rizky setiap hari.


Mereka asik ngobrol sampai tidak memperhatikan jalan, tiba-tiba Zahra pun menabrak seseorang.


BUUGGHH!!


Siapakah seseorang yang ditabrak Zahra?


Tunggu kelanjutanya ya🤗.