
Ternyata yang Zahra tabrak itu adalah Farel.
"Heh lo punya mata gak sih?" Tanya Farel sambil membersihkan bajunya yang terkena tumpahan es teh.
"Ma-maaf aku gak sengaja." Jawab Zahra gugup dan sambil menunduk karena ketakutan.
"Gampang banget bilang maaf gitu aja! nih baju gue basah gara-gara ketumpahan es." Jawab Farel ngegas.
"Yaudah sini gue bersihin." Ucap Zahra sambil mengambil tisu dari tasnya.
"Eh lo kan yang hampir bikin mobil gue lecet kan?" Tanya Farel.
"Orang lo yang salah malah nyalahin gue." Balas Zahra kesal.
"Jangan pegang-pegang gue najis tau gak!" Kata Farel sambil menyingkirkan tangan Zahra yang sedang membersihkan baju Farel.
"Lo itu siapa kok bisa masuk di sekolahan bagus kayak gini, jangan-jangan lo mau ngemis ya." Ejek Farel.
"Lo itu pic*k apa gimana sih Rel? orang dia pake seragam ya pasti mau sekolah lah!" Sahut Misel emosi.
"Berani-beraninya lo ngatain Farel pic*k, lo mau di keluarkan dari sekolah ini sama Farel." Balas Ricky.
"Lagian Farel duluan yang ngatai Zahra pengemis!" Sahut Rizky.
"Dia itu siswa baru disekolah ini yang mendapatkan beasiswa." Ucap Rizky.
"Iya kenalin nama aku Alissia Zahra, kalian bisa panggil aku Zahra." Ucap Zahra sambil mengulurkan tangan ke Farel.
"Lo itu gak cocok punya nama Zahra cocoknya tu nama lo CUPU." Balas Farel menekankan kata cupu sambil menolak uluran tangan dari Zahra.
"Udah lah Rel mendingan kita pergi aja, ngapain lama-lama disini enek gue." Ucap Gavriel sambil menarik tangan Farel. Farel dan teman-temanya pun lansung pergi dan meninggalkan Zahra.
"Sel tadi itu siapa sih? kok dia sombong banget." Tanya Zahra.
"Dia itu Farel dan dia juga yang punya sekolahan ini. Kalau yang dua itu temenya Farel namanya Ricky dan Gavriel. Gue kasih tau ya, lo itu jangan berani macam-macam sama mereka nanti lo bisa di keluarin dari sekolah ini." Jawab Misel.
"Bukan hanya itu Zah mereka juga sering membully siswa lain." Sahut Rizky.
Basecamp Farel
"Gav tolong ambilin seragam baru di koperasi gue udah malu banget baju gue kotor kaya gini." Pinta Farel menyuruh Gavriel.
"Oke Rel." Jawab Gavriel sambil lari menuju koperasi.
Tidak lama kemudian Gavriel sudah sampai di basecamp sambil membawa seragam baru.
"Ini Rel seragamnya." Ujar Gavriel sambil menyerahkan seragam ke Farel.
"Makasih ya Gav lo emang sahabat terbaik gue" Balas Farel sambil merangkul Gavriel.
"Pelajaran apa Rel? matematika ya? tapi dia kan dapat beasiswa pastinya dia bisa ngerjain pelajaran yang kamu kasih." Ucap Gavriel polos.
"Bukan pelajaran kaya gitu o'on, maksudnya kita ngerjain dia ngerti gak!" Sahut Ricky ngegas.
"Oh gitu ya" Ucap Gavriel sambil menganggukan kepalanya.
"Udah lo diem aja gak usah ngomong." Ujar Farel.
"Jadi lo mau ngerjain dia kaya gimana Rel?" Tanya Ricky.
"Besok pagi kita kasih lem di kursinya si cupu, jadi besok pagi kita harus berangkat pagi biar gak keduluan si cupu dan teman-temanya." Ujar Farel sambil tersenyum sadis.
"Kenapa kursinya di kasih lem lo itu emang gak jelas deh Rel" Ucap Gavriel.
"DIEMM LO!" Ucap Farel dan Ricky kompak.
"Gue beneran gak ngerti tujuanya apa kok kursinya harus di kasih lem." Kata Gavriel kebingungan. Ya gitu lah Gavriel emang orangnya gak mudengan.
"Kalau kursinya dikasih lem trs si cupu duduk nanti dia kan gak bisa bangun karena pantatnya mempel di kursi, terus dia kalau jalan ada kursi yang mempel di pantat nya, pasti lucu deh HAHAHA." Ujar Farel sambil tertawa terbahak-bahak.
"Oh gitu ya." Balas Gavriel.
"Bagus juga ide lo." Ucap Ricky
"Sekarang kita harus cari tau kelas si cupu itu!" Kata Farel.
Mereka pun mencari dimana kelas Zahra, mereka bertanya kepada segeromboloan cewek-cewek.
"Heh lo tau gak kelas si cupu di mana?" Tanya Farel.
"Si-si cupu siapa Rel?" Jawab salah satu cewek itu gugup karena terpesona dengan kegantengan Farel.
"Itu loh siswa baru yang dapat beasiswa." Balas Gavriel.
"Oh Zahra. Zahra ada di kelas 10 IPA-2" Jawab cewek itu.
Tanpa bilang terimakasih Farel dan teman-temanya pergi meninggalkan segerombolan cewek-cewek itu.
Farel pun menjadi topik pembicaraan cewek-cewek itu, karena ke gantengan Farel tiada tandingnya.
"Eh gaes kenapa Farel nyariin kelas Zahra ya? apa Farel suka sama Zahra?"
"Ya gak mungkin lah Farel suka sama cewek cupu kayak Zahra."
"Lagian dia tadi manggil Zahra dengan panggilan si cupu."
Ya begitulah gosip mereka, mereka tidak mau Farel jadi milik siapapun kecuali dirinya sendiri.